Mal Diberlakukan Jam Malam Bikin Pengusaha Ketar-Ketir
Rabu, 16 Desember 2020 - 16:20 WIB
loading...
Himpunan Peritel dan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (HIPPINDO) meminta kebijaksanaan dari pemerintah agar tidak melakukan jam pengetatan di mal. Foto/SINDO Photo
A
A
A
JAKARTA - Himpunan Peritel dan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (HIPPINDO) meminta kebijaksanaan dari pemerintah agar tidak melakukan jam pengetatan di mal . Dikhawatirkan, dengan adanya kebijakan pengetatan jam tersebut bisa mempengaruhi masyarakat datang ke mal.
"Kami sangat mengkhawatirkan hal ini. Kami ingin pemerintah lebih bijaksana dalam pemulihan ekonomi di sektor ritel ," ujar Ketum Hippindo, Budihardjo Iduansjah dalam webinar di Jakarta, Rabu (16/12/2020).
(Baca Juga: Siap-siap! Jam 19.00 Teng Mal di Jabodetabek Harus Tutup )
Ia menjelaskan, momen ritel offline untuk mendapatkan pemasukan yang lebih itu hanya terjadi dua kali, yaitu pada saat lebaran dan Natal. Apalagi saat ini pihaknya sedang menyelenggarakan program Hari Belanja Diskon Indonesia (HBDI).
"Momen saat Lebaran kita tutup dan Natal ini kesempatan terakhir bagi peritel di 2020. Semoga kita bisa ambil kesempatan itu," jelasnya.
"Kami sangat mengkhawatirkan hal ini. Kami ingin pemerintah lebih bijaksana dalam pemulihan ekonomi di sektor ritel ," ujar Ketum Hippindo, Budihardjo Iduansjah dalam webinar di Jakarta, Rabu (16/12/2020).
(Baca Juga: Siap-siap! Jam 19.00 Teng Mal di Jabodetabek Harus Tutup )
Ia menjelaskan, momen ritel offline untuk mendapatkan pemasukan yang lebih itu hanya terjadi dua kali, yaitu pada saat lebaran dan Natal. Apalagi saat ini pihaknya sedang menyelenggarakan program Hari Belanja Diskon Indonesia (HBDI).
"Momen saat Lebaran kita tutup dan Natal ini kesempatan terakhir bagi peritel di 2020. Semoga kita bisa ambil kesempatan itu," jelasnya.
Lihat Juga :