Mau Bikin Bank Sendiri, Opsi Ini Paling Pas Buat Muhammadiyah

Kamis, 31 Desember 2020 - 10:14 WIB
loading...
Mau Bikin Bank Sendiri,...
Secara permodalan dan juga captive market, PP Muhammadiyah dinilai sangat mungkin untuk memiliki dan mengelola bank syariah sendiri. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - PP Muhammadiyah diisukan berencana mendirikan bank syariah . Isu tersebut muncul seiring dengan rencana Muhammadiyah menarik seluruh dananya dari Bank Syariah Indonesia (BSI) hasil merger bank-bank syariah milik bank BUMN.

Menanggapi isu tersebut, Ekonom CORE Piter Abdullah menilai dari sisi permodalan dan juga pasar, sangat memungkinkan bagi Muhammadiyah untuk mendirikan bank sendiri. Namun, dia menilai Muhammadiyah akan kesulitan mendapatkan perizinan jika berencana untuk mendirikan bank baru.

(Baca Juga: Jika Diikuti Kadernya, Penarikan Dana Muhammadiyah Bikin Repot Bank Syariah Indonesia)

"Muhammadyah saya kira punya sumber modal dan captive market yang sangat kuat untuk mengelola sebuah bank. Tapi OJK (Otoritas Jasa Keuangan) tidak akan menerbitkan izin bank baru di tengah upaya melakukan konsolidasi perbankan nasional," kata Piter saat dihubungi SINDOnews di Jakarta, Kamis (31/12/2020).

Namun, menurut dia Muhammadiyah tetap berpeluang memiliki bank sendiri dengan melakukan akuisisi terhadap bank-bank kecil yang saat ini memang harus melakukan konsolidasi untuk memenuhi persyaratan modal yang baru.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sinergi BSI dan BPJS...
Sinergi BSI dan BPJS Ketenagakerjaan, Hadirkan KPR Syariah 30 Tahun untuk Jutaan Pekerja
Perkuat Ekonomi Rakyat,...
Perkuat Ekonomi Rakyat, BSI Apresiasi Penempatan SAL untuk Pembiayaan Produktif
Akuisisi Aster Jadi...
Akuisisi Aster Jadi Titik Balik Chandra Asri Group, Diversifikasi Bisnis Mulai Dongkrak Kinerja
Makin Mudah Berinvestasi,...
Makin Mudah Berinvestasi, Pegadaian dan KSEI Gandeng Tangan Kembangkan ETF Emas
Cicil Emas BSI Makin...
Cicil Emas BSI Makin Diminati, Meningkat Lebih dari 97,90% Setahun
Momogi Group Akuisisi...
Momogi Group Akuisisi Bibica, Siap Pimpin Pasar FMCG Regional
Menlu dan Ketua MPR...
Menlu dan Ketua MPR Bawa Delegasi PBNU-Muhammadiyah ke Pemakaman Ali Khamenei
Pertajam DIM RUU Pemilu,...
Pertajam DIM RUU Pemilu, DPR Buka Peluang Kunjungi NU, Muhammadiyah, hingga Walubi
Din Syamsuddin Ungkap...
Din Syamsuddin Ungkap Bung Karno Tokoh Dikagumi Dunia Internasional
Rekomendasi
KDKMP Bakal Jadi Pusat...
KDKMP Bakal Jadi Pusat Ekonomi Desa, Mendes: 80% Penghasilan Dikembalikan ke Masyarakat
KPK Kembali Geledah...
KPK Kembali Geledah Rumah Etik Suryani dan Kepala Dinas PU, Sejumlah Dokumen Disita
Iran Tak Punya Rencana...
Iran Tak Punya Rencana Negosiasi dan akan Terus Balas Serangan AS
Berita Terkini
Percepat Terbentuknya...
Percepat Terbentuknya Ekosistem Pasar Karbon Nasional yang Kredibel, Transparan, dan Berdaya Saing
Bio Farma Luncurkan...
Bio Farma Luncurkan Bio-TCV, Perkuat Kedaulatan Vaksin Lewat Kolaborasi Akademisi dan Industri
Kucuran Investasi Rp1.010,6...
Kucuran Investasi Rp1.010,6 Triliun di Paruh Pertama 2026 Serap 1,4 Juta Tenaga Kerja
Gerak Cepat, BRI Insurance...
Gerak Cepat, BRI Insurance Serahkan Klaim Asuransi Alat Berat Rp322 Juta ke Nasabah Pangkal Pinang
Pegadaian Perluas Program...
Pegadaian Perluas Program Pande Emas Perkuat Ekosistem Bullion Services
Bahlil Sebut Kehadiran...
Bahlil Sebut Kehadiran Blok Masela Mampu Dongkrak PDB Nasional hingga Rp2.477 Triliun
Infografis
Muncul di Samudera Arktik,...
Muncul di Samudera Arktik, Ini Tanda Kiamat Paling Nyata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved