Mastel Ingatkan Tugas Pemerintah Terus Genjot Literasi Digital
Sabtu, 02 Januari 2021 - 23:40 WIB
loading...
Mastel menyatakan peran pemerintah sangat penting untuk semakin meningkatkan literasi digital di masyarakat. Foto/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - Ketua Umum Masyarakat Telematika (Mastel) Indonesia Kristiono mengingatkan peran pemerintah sangat penting untuk semakin meningkatkan literasi masyarakat dalam membedakan hoaks dan informasi sebenarnya. Terlebih saat ini ada peningkatan tren masyarakat mengakses sosial media (sosmed) karena menghabiskan momen liburan di rumah.
Hal ini sejalan dengan fenomena penyebaran hoaks yang semakin ramai khususnya terkait Habib Rizieq Shihab dan FPI. Salah satu yang paling krusial belum lama ini adalah penyebaran screenshot atau tangkapan layar WhatsApp yang menggunakan nama Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Fadil Imran.
Isinya membahas operasi penangkapan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab. Polisi menduga, informasi tersebut sengaja diciptakan oleh pihak-pihak tertentu dengan tujuan memprovokasi.
Baca Juga : Blibli #BagiBagiIlmu: Gerakan Literasi Digital di Dunia Pendidikan
“ Literasi digital sudah menjadi salah satu program prioritas pemerintah agar masyarakat kritis dan bijak. Khususnya dalam menggunakan sosmed agar lebih bermanfaat. Kominfo juga sudah punya tools untuk memantau penyebaran hoaks tersebut,” ujar Kristiono di Jakarta, Sabtu (2/1/2021).
Hal ini sejalan dengan fenomena penyebaran hoaks yang semakin ramai khususnya terkait Habib Rizieq Shihab dan FPI. Salah satu yang paling krusial belum lama ini adalah penyebaran screenshot atau tangkapan layar WhatsApp yang menggunakan nama Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Fadil Imran.
Isinya membahas operasi penangkapan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab. Polisi menduga, informasi tersebut sengaja diciptakan oleh pihak-pihak tertentu dengan tujuan memprovokasi.
Baca Juga : Blibli #BagiBagiIlmu: Gerakan Literasi Digital di Dunia Pendidikan
“ Literasi digital sudah menjadi salah satu program prioritas pemerintah agar masyarakat kritis dan bijak. Khususnya dalam menggunakan sosmed agar lebih bermanfaat. Kominfo juga sudah punya tools untuk memantau penyebaran hoaks tersebut,” ujar Kristiono di Jakarta, Sabtu (2/1/2021).
Lihat Juga :