Viral Uang Simpanan Dimakan Rayap, Ini Saran dari LPS

Kamis, 07 Januari 2021 - 13:29 WIB
loading...
Viral Uang Simpanan...
LPS berharap kejadian viral soal uang simpanan yang rusak dimakan rayap menjadi pelajaran berharga bagi masyarakat. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan tumpukan uang senilai total Rp15 juta rusak dan bolong-bolong akibat dimakan rayap. Uang itu ternyata disimpan lebih dari satu tahun oleh sang pemilik di bawah kasur.

Pemilik uang itu adalah bibi dari Citra Permatasari yang tinggal di Woimenda, Sulawesi Tenggara. Citra mengaku uang itu disimpan di bawah kasur, karena lokasi rumah bibinya jauh dari bank. Sedianya, sang bibi akan menggunakan uang itu untuk merenovasi rumah.

(Baca Juga: 14 Bulan Disimpan di Bawah Kasur Seorang Janda, Uang Rp15 Juta Hancur Dimakan Rayap)

Menanggapi video viral itu, Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) pun buka suara. Sekretaris LPS Muhamad Yusron meminta kejadian itu menjadi pembelajaran bagi masyarakat agar menyimpan uangnya di bank.

"Apalagi uangnya cukup besar, yakni Rp15 juta, sebaiknya disimpan di bank. Sayang sekali uang yang tadinya akan digunakan untuk merenovasi rumah, kini dimakan rayap dan tidak bernilai lagi," tutur Yusron saat dihubungi media, Kamis (7/1/2021).

Yusron menjelaskan menabung uang di perbankan sangat aman, apalagi uangnya bisa diambil kapan saja. "Nabung di bank dijamin oleh kami LPS, dengan maksimal tabungan Rp2 miliar. Jadi kalau banknya bangkrut atau ditutup, kami yang akan jamin, pastinya lebih aman," tegas Yusron.

Meski bertempat tinggal jauh dari perbankan, Yusron berharap masyarakat tetap memilih untuk menabung uangnya di bank daripada menyimpan uang tersebut di rumah. Menyimpan uang di rumah menurutnya memiliki risiko yang banyak.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
33 Bank Siap Gelontorkan...
33 Bank Siap Gelontorkan Kredit Rp178 Triliun ke Danantara, Buat Apa?
Tekan Risiko Turun Kelas,...
Tekan Risiko Turun Kelas, 51,8% Kelas Menengah Pisahkan Pos Pengeluaran
15 Juta Usia Produktif...
15 Juta Usia Produktif Belum Punya Rekening Bank, Begini Pesan Ketua LPS
SMBC Indonesia Fokus...
SMBC Indonesia Fokus Optimalkan Ketahanan Bisnis
RUPST SMBC Indonesia...
RUPST SMBC Indonesia Setujui Pembagian Dividen, Bukti Komitmen ke Pemegang Saham
Kinerja Positif, Hana...
Kinerja Positif, Hana Bank Catat Laba Bersih Rp611 Miliar di 2025
Pernyataan Amien Rais...
Pernyataan Amien Rais di-Take Down, Meutya Hafid: Kewenangan Komdigi, soal Gugatan Itu Tak Benar
Bukan Kebebasan Berpendapat,...
Bukan Kebebasan Berpendapat, Pigai: Pernyataan Amien Rais Diduga Pelanggaran HAM
Rayakan Usia 6 Dekade,...
Rayakan Usia 6 Dekade, Bank Papua Gelar Turnamen Tenis Bank Papua Open 2026
Rekomendasi
Istana Tepis Isu Pengunduran...
Istana Tepis Isu Pengunduran Diri Menkeu Purbaya
Jerman Gagal Peroleh...
Jerman Gagal Peroleh Kursi di Dewan Keamanan PBB untuk Pertama Kali
KKP Tangkap Kapal Asing...
KKP Tangkap Kapal Asing Pengangkut 1,2 Ton Ikan Napoleon Ilegal
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
Infografis
Bakar Uang Demi Perang:...
Bakar Uang Demi Perang: Jejak Kelam Ekonomi Militer AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved