BPK Sebut Penanganan Covid Memunculkan Celah Korupsi

Senin, 11 Januari 2021 - 11:21 WIB
loading...
BPK Sebut Penanganan...
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menyebutkan pandemi Covid-19 memunculkan adanya celah korupsi di anggaran penanganan virus Covid-19 . Ketua BPK Agung Firman Sampurna mengatakan akan melakukan pengawasan ketat untuk menutup celah tersebut.

"Semakin banyak tindakan dilakukan untuk mencapai tujuan ini, perlu banyak tindakan untuk menjamin adanya tata kelola pemerintahan yang kuat. Risiko atas pengeluaran tidak baik, pemborosan, korupsi dan kecurangan mungkin lebih mudah terjadi pada saat kebingungan tiba-tiba, meningkatkan risiko tidak mencapai tujuan yang dimaksudkan," kata Firman dalam video virtual, Senin (11/1/2021). ( Baca juga:Ketua BPK Sebut Lima Target Pembangunan Bekerlanjutan Gagal Tercapai )

Kata dia, pemerintah di seluruh dunia telah menetapkan berbagai insentif dan kebijakan untuk menekan penyebaran virus Covid, dan untuk mempertahankan kesejahteraan warga serta layanan publik. Saat ini sedang berlangsung investigasi di Indonesia dengan kemungkinan yang cukup besar kesalahan alokasi dana bantuan Covid-19.

"Ini menunjukkan sebagian bahwa sistem pengawasan di Indonesia berfungsi dan dengan jelas menunjukkan bahwa audit BPK yang efektif akan mendukung tujuan nasional untuk pemerintahan yang baik," paparnya. ( Baca juga:Trilogi Evander Holyfield vs Mike Tyson Megaduel Rp2,8 Triliun! )

Dia menjelaskan transparansi dan akuntabilitas adalah dua komponen utama tata kelola yang baik. Itu tidak boleh dikompromikan, bahkan selama krisis Covid-19.

"Semua pemangku kepentingan harus sadar dan berusaha untuk mempromosikan nilai-nilai tersebut, bahkan saat menangani masalah kritis lainnya. BPK menyadari kondisi tersebut maka dilakukan audit komprehensif berbasis risiko," tandasnya.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Respons Purbaya Saat...
Respons Purbaya Saat Bea Cukai Digeledah Kejagung: Biar Aja
BPK Serahkan LHP ke...
BPK Serahkan LHP ke Badan Bank Tanah, Pendorong Perbaikan Internal
Pengamat: Imbauan Kejagung...
Pengamat: Imbauan Kejagung Bukti BBM Pertamina Sesuai Standar
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Jadi Saksi dalam Dugaan Korupsi Digitalisasi SPBU Telkom
Sah! DPR RI Resmi Umumkan...
Sah! DPR RI Resmi Umumkan Anggota Terpilih BPK 2024-2029, Ini Daftarnya
DPR Resmi Umumkan 5...
DPR Resmi Umumkan 5 Calon Anggota BPK, Berikut Daftarnya
Mantan Wakapolri Oegroseno...
Mantan Wakapolri Oegroseno Dipanggil soal Dugaan Korupsi Lahan, Kortastipikor: Masih Penyelidikan
Polisi Ungkap Dugaan...
Polisi Ungkap Dugaan Korupsi Proyek Pengadaan Batu Bara, 3 Orang Jadi Tersangka
Tangani Kasus Febrie,...
Tangani Kasus Febrie, Kejagung Diminta Transparan dan Bebas dari Konflik Kepentingan
Rekomendasi
SPMB Sekolah Nasional...
SPMB Sekolah Nasional Terintegrasi 2026 Dimulai 21 Juli, Ini Jadwal Seleksi hingga MPLS
TNI Habema Bergerak...
TNI Habema Bergerak Lebih Cepat, Ancaman Kelompok Bersenjata di Intan Jaya Dicegah
Sebelum Ditangkap KPK,...
Sebelum Ditangkap KPK, Bupati Lombok Barat Sempat Nobar Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Prabowo: 66,4 Juta Warga...
Prabowo: 66,4 Juta Warga RI Dapat LPG Subsidi, Lebih Banyak dari Penduduk Singapura
Menanti Peran Besar...
Menanti Peran Besar Pertamina dalam Proyek LNG Kelas Dunia Blok Masela
Purbaya Segera Temui...
Purbaya Segera Temui Kepala BGN, Bahas Pemotongan Anggaran MBG
Soal Investor PFII Bebas...
Soal Investor PFII Bebas Pajak hingga 50 Tahun, Purbaya: Masih Belum Tentu
Purbaya: Stabilitas...
Purbaya: Stabilitas Sistem Keuangan Tetap Terjaga di Semester I 2026
Enam Minggu Beroperasi,...
Enam Minggu Beroperasi, DSI Himpun Devisa USD10,5 Miliar
Infografis
8 Menteri Era Jokowi...
8 Menteri Era Jokowi yang Terjerat Kasus Korupsi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved