OJK Minta Bankir Berhati-hati dalam Restukturisasi Kredit

Selasa, 19 Januari 2021 - 12:20 WIB
loading...
OJK Minta Bankir Berhati-hati...
foto/ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Heru Kristiyana mengatakan, masih ada tantangan bagi industri perbankan Indonesia dalam jangka pendek dan juga jangka panjang. Dalam jangka pendek adalah bank harus bisa melakukan pemulihan sektor riil dan konsolidasi untuk mengatasi pandemi.

"Terkait ini proses pemulihan sektor riil masih memerlukan waktu. Makanya akan kita addres supaya bank kita memiliki daya tahan untuk menyerap cadangan sebagai dampak restrukrisasi kredit," ucap Heru secara virtual di Jakarta, Selasa. ( Baca juga:Kredit Perbankan Diproyeksikan Tumbuh 7,5% di 2021 )

Menurut Heru, restrukrisasi kredit masih membutuhkan perpanjangan. Maka dari itu dikeluarkanlah POJK Nomor 48 /POJK.03/2020 Tentang Perubahan Atas Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 11/POJK.03/2020 Tentang Stimulus Perekonomian Nasional Sebagai Kebijakan Countercyclical Dampak Penyebaran Coronavirus Disease 2019.

Aturan itu bertujuan antara lain untuk memberikan ruang bagi debitur-debitur yang berkinerja bagus, namun menurun kinerjanya karena terdampak Covid 19 untuk dibantu perbankan melalui restrukturisasi kreditnya.

"Namun kita minta pada bankir agar berjaga-jaga kalau restrukrisasi tidak berhasil. Dan bankir harus berhati-hati kalau restrukrisasi tidak berjalan, bisa membentuk rasio cadangan (CKPN)," katanya. ( Baca juga:Benarkah Sains Bisa Membuktikan Kebenaran Adanya Akhirat? )

Selain itu, lanjut dia, pada saat pembagian deviden bisa dulu dilakukan stress testing yang bertujuan melihat CKPN untuk menganitisipasi dampak restrukrisasi. Dengan restrukturisasi, debitur dapat memiliki ruang bernapas dan bank dapat secara proaktif membantu debitur-debitur yang dalam kondisi bagus tersebut menata cashflownya.

"Kita sudah memasuki unsur kehati-kehatian pada POJK 48. Ini bertujuan agar para bankir bisa prudent terhadap restrurisasi mereka," kata dia.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
OJK Blak-blakan soal...
OJK Blak-blakan soal 4 Penyebab IHSG Ambrol Sejak Awal Tahun 2026
Porsi Free Float Dipenuhi...
Porsi Free Float Dipenuhi hingga 40%, OJK Ungkap Emiten Bakal Dapat Insentif Pajak
IHSG Jatuh Terseret...
IHSG Jatuh Terseret Rilis MSCI ke 6.734, OJK: Masih Batas Wajar
Penghimpunan Dana di...
Penghimpunan Dana di Pasar Modal Tembus Rp59,35 Triliun, Ketua OJK Tekankan Kepercayaan Investor
OJK Targetkan Pasar...
OJK Targetkan Pasar Modal Sumbang Rp1.812 Triliun untuk Kebutuhan Investasi Nasional
Pertumbuhan Kredit Februari...
Pertumbuhan Kredit Februari 2026 Sedikit Lambat ke 9,37%, Perbankan Salurkan Rp8.559 T
Ratusan Mahasiswa Surabaya...
Ratusan Mahasiswa Surabaya Ikuti Edukasi Asuransi yang Digelar BRI Insurance
OJK dan Bareskrim Usut...
OJK dan Bareskrim Usut Dugaan Pidana Pasar Modal, MA Pastikan Dana Nasabah Aman
OJK Sebut Sekuritas...
OJK Sebut Sekuritas Goreng Saham BEBS Raup Untung Rp14,5 Triliun
Rekomendasi
Geger, WNI Bunuh WNI...
Geger, WNI Bunuh WNI di Hokkaido Jepang, Satu Anggota Polisi Ikut Terluka
15.080 Peserta Siap...
15.080 Peserta Siap Ikuti Riau Bhayangkara Run 2026
Bhakti TNI, Satgas Yonif...
Bhakti TNI, Satgas Yonif 631/Antang Bangun MCK di Dagai Puncak Jaya
Berita Terkini
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
PLN EPI Targetkan Pengembangan...
PLN EPI Targetkan Pengembangan Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Dukung Transisi Energi
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
Kanda Dukung Afi Trending...
'Kanda Dukung Afi' Trending Global Jelang Pemilihan Ketum Hipmi
Infografis
Menelusuri Jejak 6 Kartel...
Menelusuri Jejak 6 Kartel Paling Kejam dalam Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved