Diminta Bina Petani Kedelai, Importir: Itu Bukan Bidang Kami

Kamis, 21 Januari 2021 - 04:30 WIB
loading...
Diminta Bina Petani...
Ilustrasi Foto/Dok SINDOphoto
A A A
JAKARTA - Ketua Komisi IV DPR Sudin meminta para importir kedelai yang tergabung dalam Asosiasi Kedelai Indonesia (Akindo) jangan hanya bisa melakukan impor kedelai saja, namun juga dapat membantu produktivitas petani kedelai. Tujuannya untuk mengurangi ketergantungan impor akan kedelai.

"Usulan saya misalnya setiap importir membantu pengadaan bibit kedelai. Bagaimanapun kita ini di Indonesia. Tumbuhkan jiwa nasionalisme kita. Karena saya maunya kita jangan tergantung impor," ujarnya dalam rapat dengar pendapat (RDP) dengan Akindo dan koperasi produsen tahu dan tempe, Rabu (20/1/2021).

(Baca juga: Kebijakan Swasembada Kedelai )

Menanggapi itu, Ketua Umum Akindo Yusan mengatakan bahwa hal tersebut bukanlah bidang yang mereka kuasai. "Kalau membina petani Pak, menyediakan pupuk atau bibit, itu sama sekali bukan dunia pedagang, sehingga harus berpikir lagi di mana resources yang kita dapat," kata Yusan.

Dia menjelaskan, jika importir dibebankan hal seperti itu, maka harga kedelai akan tambah naik. Sebab, usul tersebut memerlukan biaya tambahan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Serap Beras Petani,...
Serap Beras Petani, Kapasitas Gudang Bulog Ditambah hingga 7 Juta Ton
BRI Salurkan KUR Rp65,95...
BRI Salurkan KUR Rp65,95 Triliun, Jangkau 558.000 Petani dan 23.000 Nelayan
Tingkatkan Produktivitas,...
Tingkatkan Produktivitas, Syngenta Bekali Petani Hortikultura dengan Buku Pintar
Regenerasi Petani, Kementan...
Regenerasi Petani, Kementan Ajak Anak Muda Masuk Pendidikan Vokasi Pertanian
Petani Minta Kaji Ulang...
Petani Minta Kaji Ulang Rencana Daerah Tarik Pajak Pohon Sawit
Lahan Pascabencana Dipulihkan,...
Lahan Pascabencana Dipulihkan, Mentan Amran Pastikan Petani Sumatera Digaji
Wamenkum: 20 DIM RUU...
Wamenkum: 20 DIM RUU Polri Bakal Dibahas Bareng DPR
Relawan Tim 8 Prabowo-Gibran:...
Relawan Tim 8 Prabowo-Gibran: Program Perhutanan Sosial Jangkau 2 Juta Keluarga Petani
Dadan Hindayana Cs Terjerat...
Dadan Hindayana Cs Terjerat Korupsi, DPR Perketat Pengawasan Tata Kelola di BGN
Rekomendasi
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Meningkat, Perang Hadir di Depan Rumah Warga Rusia
Rekrutmen PPPK Guru...
Rekrutmen PPPK Guru Sekolah Rakyat 2026 Dibuka Hari Ini, Cek Link Pendaftarannya
Gempa Magnitudo 8,1...
Gempa Magnitudo 8,1 Guncang Filipina, Peringatan Tsunami Dikeluarkan, Warga Kocar-kacir Selamatkan Diri
Berita Terkini
Libur Sekolah 2026,...
Libur Sekolah 2026, Tarif Angkutan Penyeberangan Diskon Sekitar 21,9%
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
PLN EPI Targetkan Pengembangan...
PLN EPI Targetkan Pengembangan Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Dukung Transisi Energi
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
Infografis
Bersiap Perang, 450...
Bersiap Perang, 450 Juta Warga Uni Eropa Diminta Timbun Makanan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved