Agar Duit Rp15 Triliun Tepat Sasaran, DPR Desak BPH Migas Selesaikan Digitalisasi SPBU

Rabu, 27 Januari 2021 - 20:24 WIB
loading...
Agar Duit Rp15 Triliun...
foto/ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Komisi VII DPR RI melakukan rapat dengar pendapat dengan Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) . Rapat yang dipimpin Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Ramson Siagian menghasilkan delapan kesimpulan.

Salah satu kesimpulan tersebut mendesak Kepala BPH Migas agar meningkatkan koordinasi dengan Dirut PT Pertamina (Persero) untuk segera melakukan penyelesaian program digitalisasi SPBU dalam rangka pengawasan dan pengendalian BBM bersubsidi, termasuk pemasangan Automatic Tank Gauge (ATG), Electronic Data Capture (EDC), serta CCTV analitik. ( Baca juga:Komisi di DPR Diminta Gelar Rapat Gabungan Kebut Produksi Vaksin Merah Putih )

"Komisi VII DPR RI mendesak Kepala BPH Migas untuk meningkatkan kegiatan sosialisasi hilir migas kepada masyarakat, dan untuk kelancaran pelaksanaan sosialisasi di daerah-daerah agar berkoordinasi dan bersinergi dengan anggota Komisi VII DPR RI," ujar Ramson, Rabu (27/1/2021).

Komisi VII DPR RI juga mendesak BPH Migas untuk menambah jumlah lokasi BBM satu harga di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T) dan meningkatkan pengawasan kepada Pertamina agar meminimalisasi losses di setiap SPBU.

Komisi VII DPR RI mendukung BPH Migas untuk segera memiliki bagian anggaran yang terpisah dengan Kementerian ESDM dan berkoordinasi dengan Menteri Keuangan. Dalam hal ini, Komisi VII DPR RI akan mengajukan surat resmi kepada Menteri Keuangan agar rencana bagian anggaran terpisah tersebut dapat direalisasikan. ( Baca juga:Ternyata Ada Sesuatu yang Sebabkan Banjir di Depan Mabes Polri )

Kepala BPH Migas M. Fanshurullah Asa mengatakan, digitalisasi SPBU bertujuan agar penyaluran BBM tepat volume dan tepat sasaran. "Jadi yang diharapkan BPH Migas agar setiap liter BBM yang dibebankan APBN sebesar Rp15 triliun setiap tahun itu bisa dipertanggungjawabkan akuntabilitasnya," kata Fanshurullah.

Menurut dia, selama ini BPH Migas dengan karyawan yang hanya 300 orang kesulitan mengawasi setiap transaksi setiap volume liter BBM subsidi di sekitar 7.000 SPBU. "Oleh karena itu, solusi satu-satunya dengan digitalisasi," tuturnya.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Konsumsi BBM Subsidi...
Konsumsi BBM Subsidi di Awal 2025 Dipastikan Belum Over Kuota
Tantangan Distribusi...
Tantangan Distribusi BBM Bersubsidi di Tahun Baru 2025
Pertamina Siap Salurkan...
Pertamina Siap Salurkan BBM Subsidi di 2025, Ini Kuota untuk Pertalite dan Solar
Kuota BBM Pertalite...
Kuota BBM Pertalite Ditetapkan 31,2 Juta KL di 2025, Lebih Kecil dari 2024
Subsidi BBM Jadi Beban...
Subsidi BBM Jadi Beban APBN, Legislator: Harus Cari Cara Tepat Sasaran
Menjaga Kuota BBM Subsidi...
Menjaga Kuota BBM Subsidi Tepat Sasaran, Pertamina optimalkan Teknologi
Hidayat Nur Wahid Apresiasi...
Hidayat Nur Wahid Apresiasi Kesepakatan Ormas Islam soal Penetapan Iduladha 27 Mei 2026
DPR Minta Pelaku Dugaan...
DPR Minta Pelaku Dugaan Pencabulan di Pesantren Tlogowungu Pati Dihukum Berat
Sikapi Perang AS-Israel...
Sikapi Perang AS-Israel dengan Iran, Kemenhaj Siapkan Skenario Haji 2026
Rekomendasi
Ditahan KPK, Asrul Azis...
Ditahan KPK, Asrul Azis Tersangka Baru Kasus Kuota Haji Ajukan Praperadilan ke PN Jaksel
Diseminasi Eksaminasi...
Diseminasi Eksaminasi Ungkap Dugaan Kekeliruan Penegakan Hukum dalam Kasus Eks Dirut Indofarma
Judi Berkedok Game Center...
Judi Berkedok Game Center Digerebek, 69 Orang Ditangkap
Berita Terkini
Asprindo Dorong Skema...
Asprindo Dorong Skema Hybrid Pengelolaan Blok Andaman
20 Negara Pengimpor...
20 Negara Pengimpor Terbesar Produk China, Indonesia Peringkat Berapa?
Industri Diajak Bergerak...
Industri Diajak Bergerak Cepat Adopsi Energi Surya
Migrasi Pertamax ke...
Migrasi Pertamax ke Pertalite, Subsidi BBM Terancam Jebol Rp19,5 Triliun
Komitmen Perbaikan Tata...
Komitmen Perbaikan Tata Kelola Pengadaan Energi, Pertamina Patra Niaga Gelar FGD
Rupiah Menguat dalam...
Rupiah Menguat dalam Sepekan, Simak Prediksi Pekan Depan
Infografis
APBN Pernah Jebol Nyaris...
APBN Pernah Jebol Nyaris Rp1.000 Triliun, Ini 6 Defisit Terbesar Sepanjang Sejarah Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved