Tanggapan Erick Thohir Soal Transparansi Data Covid di Masa Terawan
Jum'at, 29 Januari 2021 - 16:39 WIB
loading...
Menteri BUMN Erick Thohir. FOTO/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir merespons pernyataan masyarakat massa soal transparansi data Covid-19 di Indonesia. Mereka menilai sejak awal Mantan Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto terkesan tertutup soal akurasi publikasi data.
Terawan sendiri pernah meminta kepada Komisi IX DPR agar rapat kerja yang digelar pada Mei 2020 lalu harus dilakukan secara tertutup. Padahal, rencananya dalam rapat tersebut, Komisi IX akan meminta penjelasan kepada Terawan mengenai teknis upaya penanganan Covid-19 di Indonesia.
Baca Juga: Respons Ledakan 1 Juta Kasus Covid, Erick Thohir: Itulah Kenyataannya
Meski begitu, Erick tetap membela Terawan. Ia beranggapan kritikan adalah biasa tapi tidak harus menghakimi orang lain karena dalam penanganan Covid-19 pemerintah selalu bekerja sama. Erick sendiri tak memungkiri, sebagai pemangku kebijakan seyogyanya mengedepankan keterbukaan informasi kepada publik.
"Kami tentu sebagai kementerian, kita berkewajiban mendukung Pak Menkes dan seluruh kementeriannya, tanpa menghakimi siapa yang salah karena semua itu kita lakukan secara bersamaan," ujar Erick Jumat (29/1/2021).
Terawan sendiri pernah meminta kepada Komisi IX DPR agar rapat kerja yang digelar pada Mei 2020 lalu harus dilakukan secara tertutup. Padahal, rencananya dalam rapat tersebut, Komisi IX akan meminta penjelasan kepada Terawan mengenai teknis upaya penanganan Covid-19 di Indonesia.
Baca Juga: Respons Ledakan 1 Juta Kasus Covid, Erick Thohir: Itulah Kenyataannya
Meski begitu, Erick tetap membela Terawan. Ia beranggapan kritikan adalah biasa tapi tidak harus menghakimi orang lain karena dalam penanganan Covid-19 pemerintah selalu bekerja sama. Erick sendiri tak memungkiri, sebagai pemangku kebijakan seyogyanya mengedepankan keterbukaan informasi kepada publik.
"Kami tentu sebagai kementerian, kita berkewajiban mendukung Pak Menkes dan seluruh kementeriannya, tanpa menghakimi siapa yang salah karena semua itu kita lakukan secara bersamaan," ujar Erick Jumat (29/1/2021).
Lihat Juga :