Nilai Tukar Petani Januari 2021 Nyaris Flat

Senin, 01 Februari 2021 - 18:00 WIB
loading...
Nilai Tukar Petani Januari...
BPS melaporkan bahwa Nilai Tukar Petani (NTP) di Januari 2021 sebesar 103,26. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan bahwa Nilai Tukar Petani (NTP) di Januari 2021 sebesar 103,26. Kepala BPS Suhariyanto mengatakan, nilai itu hampir sama dengan posisi NTP pada bulan Desember 2020 yang sebesar 103,25.

"Sehingga dari sini kita bisa melihat bahwa NTP Januari 2021 flat atau hampir sama dengan NTP pada bulan Desember 2020," kata Suhariyanto secara virtual, Senin (1/2/2021).

Baca Juga: Ridwan Kamil Gulirkan Program 5.000 Petani Milenial, Ini Tanggapan Duta Petani Andalan Kementan

Meski demikian, apabila dilihat dari per subsektornya, Suhariyanto mengatakan bahwa terdapat pergerakan dimana dari seluruh subsektor ada dua NTP yang mengalami penurunan. Keduanya yakni NTP tanaman pangan dan NTP peternakan.
Baca Juga : Miris, Wapres Sebut Produktivitas Tenaga Kerja RI Kalah Jauh dari Singapura

Untuk tanaman pangan, Suhariyanto menjelaskan bahwa NTP-nya mengalami penurunan. Hal itu akibat adanya kenaikan indeks harga yang dibayar (kepada) petani, yang hanya mencapai 0,8% akibat kenaikan harga gabah.
Baca Juga : Lomba Cari Penawar Corona, Sputnik V Dipesan Malaysia-India dan 25 Negara Lain

"Sementara kenaikan harga yang dibayar petani lebih tinggi, yaitu sebesar 0,47%. Ini yang menyebabkan NTP untuk tanaman pangan mengalami penurunan," paparnya.

Suhariyanto menambahkan, hal yang sama juga terjadi untuk subsektor peternakan. Di mana, terdapat penurunan NTP sebesar 0,72% karena indeks harga yang diterima oleh petani mengalami penurunan, akibat adanya penurunan harga telur ayam ras.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ekspor April 2026 Melesat...
Ekspor April 2026 Melesat 21,98% Tembus Rp449.6 Triliun, Ini Penopangnya
Inflasi Indonesia Mei...
Inflasi Indonesia Mei 2026 Capai 3,08%, Ini Pendorongnya
BPS: Neraca Dagang RI...
BPS: Neraca Dagang RI Januari-April 2026 Surplus USD5,64 Miliar
Serap Beras Petani,...
Serap Beras Petani, Kapasitas Gudang Bulog Ditambah hingga 7 Juta Ton
BRI Salurkan KUR Rp65,95...
BRI Salurkan KUR Rp65,95 Triliun, Jangkau 558.000 Petani dan 23.000 Nelayan
BPS: Jumlah UMKM di...
BPS: Jumlah UMKM di Indonesia Capai 59 Juta Usaha Tahun 2023
Relawan Tim 8 Prabowo-Gibran:...
Relawan Tim 8 Prabowo-Gibran: Program Perhutanan Sosial Jangkau 2 Juta Keluarga Petani
Polinema Bantu Petani-UMKM...
Polinema Bantu Petani-UMKM Melon Blitar Go Digital dan Hemat Energi
BLFC Mojokerto Jadi...
BLFC Mojokerto Jadi Contoh Kolaborasi Pemberdayaan Ekonomi Petani
Rekomendasi
2 Pengusaha Divonis...
2 Pengusaha Divonis 1,5 Tahun Penjara, Kuasa Hukum: PT KEM Korban Sistem di Kemnaker
Mengukur Kunci Sukses...
Mengukur Kunci Sukses Daerah, RGSS Resmi Hadir
Pendakian Gunung Meningkat,...
Pendakian Gunung Meningkat, Menhut Siapkan Pengaturan untuk Cegah Kecelakaan dan Sampah
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
Infografis
Daftar Nilai Rerata...
Daftar Nilai Rerata TKA 2025 Tiap Provinsi, Yogyakarta Tertinggi untuk Skor Matematika
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved