Rektor Atma Jaya Kenang Prof. Firmanzah: Kami Dulu Sama-Sama Cari Kontrakan

Sabtu, 06 Februari 2021 - 13:00 WIB
loading...
Rektor Atma Jaya Kenang...
foto/ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Sosok Prof. Firmanzah atau akrab disapa dengan Prof. Fizh meninggalkan banyak kenangan baik pada banyak orang. Salah satunya adalah Rektor Universitas Atma Jaya Agustinus Prasetyantoko.

Kepada MNC Portal Indonesia, dirinya bercerita sudah berkawan dengan almarhum sejak mereka berdua mendapat beasiswa penuh dari Pemerintah Perancis. Mereka akrab sejak menjalani persiapan kursus bahasa, mencari pembimbing, dan bersekolah di tempat yang sama.

"Kami dulu sama-sama cari kontrakan, dan pulang pergi ke kampus bareng. Suatu ketika persediaan bahan makanan menipis, kami berbagi bekal. Kami masak Indomie berdua," tutur ekonom yang akrab disapa Pras ini, saat dihubungi MNC Portal Indonesia hari ini (6/2) di Jakarta.

Dia mengakui kapasitas almarhum sebagai seorang pemimpin sejak muda. Berikutnya ketika semakin dewasa, Fizh adalah orang yang berpikir jauh atau visioner. "Dia juga sangat disiplin dan tertib dalam hidupnya. Tidak aneh-aneh, jalannya selalu lurus," imbuhnya. ( Baca juga:Ketua MWA UI Saleh Husin: Selamat Jalan Prof Firmanzah )

Pras mengatakan dirinya sangat kehilangan seorang sahabat yang memiliki visi dan ketekunan keras. "Mungkin dia terlalu keras dengan dirinya, sehingga fisiknya tidak mendukung," sebutnya jujur.
Baca juga: Aplikasi Perlindungan Data Privasi Smartphone Berkedok Kalkulator

Ekonom Fakultas Ekonomi dan Bisnis UI (FEBUI) Toto Pranoto juga mengenal baik Prof. Firmanzah yang merupakan alumni FEUI angkatan 1994. Almarhum menjadi Dekan FEUI pada usia 32 tahun di periode 2009-2013. Saat ini juga masih menjabat sebagai Rektor Universitas Paramadina untuk periode kedua.
Baca Juga : 1,5 Miliar Smartphone Diprediksi Terjual di 2021

"Almarhum menjadi satu-satunya profesor yang dilahirkan UI saat masih sebagai BHMN dulu," kata Toto saat dihubungi MNC Portal Indonesia.

Dia menyanjung Fizh sebagai penulis buku yang produktif, terutama terkait marketing politics. Semasa menjabat dekan, almarhum sukses merintis jalan kolaborasi FEUI kerja sama dengan beberapa universitas papan atas dunia. Di antaranya membawa program studi Magister Manajemen UI menjadi bagian dari Global Network of Yale University. ( Baca juga:Inilah 10 Petarung UFC Berpenghasilan Terbanyak Tahun 2020 )

"Fizh juga cukup dikenal dekat dengan para mahasiswa semasa kepemimpinannya," tambahnya.

Pengamat ekonomi dari INDEF Bhima Yudhistira juga mengakui Fizh sebagai sosok yang santun dan penuh pemikiran menarik saat diajak diskusi. "Almarhum sosok yang humble. Dunia akademis maupun ekonomi kehilangan tokoh besar hari ini," kata Bhima.

Dia juga menyanjung Prof. Fizh sebagai all around academician yang berarti punya pandangan komprehensif soal berbagai aspek ekonomi. Dia bisa diskusi mulai soal fiskal, soal makro ekonomi juga sangat khatam. Tapi yang paling menonjol memang marketing politik.

"Bidang ini sudah dikembangkan oleh beliau jauh sebelum menjadi staff khusus era SBY," ceritanya.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ekonom Sarankan PT DSI...
Ekonom Sarankan PT DSI Jadi Pengawas Ekspor SDA, Bukan Eksportir Tunggal
Perluas Akses Edukasi...
Perluas Akses Edukasi Pasar Modal Syariah, MNC Sekuritas Resmikan GI BEI Syariah Universitas Paramadina
Awan Gelap Ekonomi RI,...
Awan Gelap Ekonomi RI, Mayoritas Para Ahli Sepakat Memburuk dari 3 Bulan Lalu
Penting! Bank Indonesia...
Penting! Bank Indonesia Harus Jaga Suku Bunga di Level 5,75%
UI Dukung Program Sekolah...
UI Dukung Program Sekolah Adiwiyata dengan Edukasi 3R
Ramai-ramai Guru Besar...
Ramai-ramai Guru Besar Minta Audit Investigasi Bansos Jokowi Nyaris Rp500 Triliun
Perkuat Kolaborasi dan...
Perkuat Kolaborasi dan Kepemimpinan Kreatif, HIMA PUSAKA MNC University Gelar Studi Banding Bersama Universitas Paramadina
Anies Dorong Mahasiswa...
Anies Dorong Mahasiswa Kuasai AI: Itu Asisten, Jangan Jadi Substitute
UU Ketenagakerjaan Berkeadilan...
UU Ketenagakerjaan Berkeadilan Harus Didukung Kebijakan Ekonomi Pro Rakyat
Rekomendasi
Jirayut Debut Akting...
Jirayut Debut Akting di Film Cek Kodham, Akui Sempat Tak Percaya Diri
Honda BeAT 2026 Resmi...
Honda BeAT 2026 Resmi Berubah: Harga Mulai Rp19 Juta, Ini Daftar Lengkap Pembaruannya
Jokowi Minta Kader PSI...
Jokowi Minta Kader PSI Hidupkan Mesin Partai sampai Tingkat Desa
Berita Terkini
Raih Penghargaan Infobank,...
Raih Penghargaan Infobank, MNC Guna Usaha Indonesia Catat Kinerja Unggul Selama 10 Tahun Berturut-turut
Raih Penghargaan Infobank,...
Raih Penghargaan Infobank, MNC Finance Catat Kinerja Terbaik Selama Lima Tahun Berturut-turut
Panda Bond Bakal Dinilai...
Panda Bond Bakal Dinilai Lembaga Rating China, Purbaya Tak Peduli Hasil S&P dan Moody's
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Optimalkan Distribusi BBM di Tengah Lonjakan Permintaan
BPS Canangkan Sensus...
BPS Canangkan Sensus Ekonomi 2026 di Kalimantan Timur: Perkuat Kompas Pembangunan Daerah
GAPKI: Pengawasan Ekspor...
GAPKI: Pengawasan Ekspor Sawit Sudah Ketat, Kuncinya Penegakan Hukum
Infografis
4 Negara yang Dulu Mayoritas...
4 Negara yang Dulu Mayoritas Muslim Kini Jadi Minoritas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved