Penggunaan Ringgit Marak, Pemerintah Harus Perbaiki Infrastruktur di Perbatasan
Selasa, 09 Februari 2021 - 22:49 WIB
loading...
Foto/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - Penggunaan mata uang Ringgit di daerah perbatasan kembali menjadi sorotan imbas dari penangkapan penangkapan Zaim Saidi, inisiator penggunaan Dinar-Dirham di Pasar Muamalah Depok. Pasalnya, penggunaan mata uang asal Malaysia di perbatasan Indonesia-Malaysia masih sering terjadi.
Melihat fenomena tersebut, Kepala Riset dan Edukasi Monex Investindo Futures, Ariston Tjendra menuturkan, hal tersebut kemungkinan terjadi karena kebanyakan barang yang berada di perbatasan berasal dari Malaysia dan transaksi dilakukan dengan masyarakat dari Malaysia.
(Baca juga: Penggunaan Dinar Picu Soal Ringgit di Perbatasan, Ini Jawaban BI )
"Sehingga (ringgit) (digunakan) untuk memudahkan menggunakan mata uang negara tersebut," ujar Ariston saat dihubungi MNC Portal Indonesia, Selasa (9/2/2021).
Namun, di sisi lain Bank Indonesia menyatakan bahwa pihaknya selama ini terus melakukan edukasi penggunaan rupiah di daerah terdepan terpencil dan terluar (3T), termasuk untuk daerah perbatasan.
Melihat fenomena tersebut, Kepala Riset dan Edukasi Monex Investindo Futures, Ariston Tjendra menuturkan, hal tersebut kemungkinan terjadi karena kebanyakan barang yang berada di perbatasan berasal dari Malaysia dan transaksi dilakukan dengan masyarakat dari Malaysia.
(Baca juga: Penggunaan Dinar Picu Soal Ringgit di Perbatasan, Ini Jawaban BI )
"Sehingga (ringgit) (digunakan) untuk memudahkan menggunakan mata uang negara tersebut," ujar Ariston saat dihubungi MNC Portal Indonesia, Selasa (9/2/2021).
Namun, di sisi lain Bank Indonesia menyatakan bahwa pihaknya selama ini terus melakukan edukasi penggunaan rupiah di daerah terdepan terpencil dan terluar (3T), termasuk untuk daerah perbatasan.
Lihat Juga :