Anggaran Pemulihan Ekonomi Rp515 T di 2021, Ini Rincian Alokasinya
Selasa, 23 Februari 2021 - 17:10 WIB
loading...
Foto/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - Pemerintah memproyeksikan anggaran Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) 2021 mencapai Rp515 triliun. Jumlah itu terdiri dari berbagai program PEN tahun ini.
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menyebut, program PEN tersebut akan ditujukan bagi pemberdayaan dan percepatan penyerapan tenaga kerja.
"Bagaimana kita memprioritaskan pemberdayaan dan percepatan penyerapan tenaga kerja, kalau di sini, kita lihat PEN dari pada program pemulihan ekonomi untuk tahun 2021," ujar Erick, Selasa (23/2/2021).
(Baca juga: APBN Boncos Rp45,7 T di Awal 2021, Sri Mulyani: Bekerja Keras Tahan Pukulan Pandemi )
Adapun program yang dimaksud, pertama insentif usaha dengan alokasi anggaran sebesar Rp53,86 triliun. Program ini terdiri atas PPH Pasal 21 DTP, pembebasan PPH 21 impor, pengembalian pendahuluan PPN, PPh final DTP UMKM, pengurangan anggaran PPh badan, PPN tidak dipungut KB/KITE, serta insentif bea masuk.
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menyebut, program PEN tersebut akan ditujukan bagi pemberdayaan dan percepatan penyerapan tenaga kerja.
"Bagaimana kita memprioritaskan pemberdayaan dan percepatan penyerapan tenaga kerja, kalau di sini, kita lihat PEN dari pada program pemulihan ekonomi untuk tahun 2021," ujar Erick, Selasa (23/2/2021).
(Baca juga: APBN Boncos Rp45,7 T di Awal 2021, Sri Mulyani: Bekerja Keras Tahan Pukulan Pandemi )
Adapun program yang dimaksud, pertama insentif usaha dengan alokasi anggaran sebesar Rp53,86 triliun. Program ini terdiri atas PPH Pasal 21 DTP, pembebasan PPH 21 impor, pengembalian pendahuluan PPN, PPh final DTP UMKM, pengurangan anggaran PPh badan, PPN tidak dipungut KB/KITE, serta insentif bea masuk.
Lihat Juga :