Beban Utang Tinggi, Laba Emiten Pakan Ternak Ini Anjlok 48%
Senin, 01 Maret 2021 - 10:24 WIB
loading...
Ilustrasi. FOTO/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) mencatatkan penurunan laba bersih sepanjang tahun 2020. Pada laporan keuangan kuartal IV-2020 perseroan mencatatkan laba bersih sebesar Rp916,71 miliar atau lebih rendah 48,06 persen dibanding tahun 2019 sebesar Rp1,76 triliun.
Dikutip dari keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), penjualan neto Perseroan di kuartal IV-2020 tercatat sebesar Rp36,96 triliun atau turun 4,90 persen dari tahun sebelumnya sebesar Rp38,87 triliun, dengan laba per saham dasar Rp79.
Adapun penjualan perseroan terdiri atas peternakan komersial, pakan ternak, pengolahan hasil peternakan dan produk konsumen, budidaya perairan, pembibitan ayam, peternakan sapi, perdagangan dan lain-lain.
Baca Juga: Awal Pekan, Cek Saham Potensi Cuan Ini
Peternakan komersial tercatat Rp13,36 triliun atau lebih tinggi dari sebelumnya Rp11,53 triliun; pakan ternak tercatat Rp10,83 triliun atau lebih rendah dari sebelumnya Rp13,53 triliun; pengolahan hasil peternakan dan produk konsumen tercatat Rp5,22 triliun atau lebih rendah dari sebelumnya Rp5,81 triliun; budidaya peraian tercatat Rp3,34 triliun atau lebih tinggi dari sebelumnya Rp3,18 triliun.
Kemudian, pembibitan ayam tercatat Rp2,37 triliun atau lebih rendah dari sebelumnya Rp3,21 triliun; peternakan sapi tercatat Rp1,12 triliun atau lebih rendah dari sebelumnya Rp1,61 triliun; perdagangan dan lain-lain tercatat Rp1,43 triliun atau lebih tinggi dari sebelumnya Rp735,85 miliar.
Dikutip dari keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), penjualan neto Perseroan di kuartal IV-2020 tercatat sebesar Rp36,96 triliun atau turun 4,90 persen dari tahun sebelumnya sebesar Rp38,87 triliun, dengan laba per saham dasar Rp79.
Adapun penjualan perseroan terdiri atas peternakan komersial, pakan ternak, pengolahan hasil peternakan dan produk konsumen, budidaya perairan, pembibitan ayam, peternakan sapi, perdagangan dan lain-lain.
Baca Juga: Awal Pekan, Cek Saham Potensi Cuan Ini
Peternakan komersial tercatat Rp13,36 triliun atau lebih tinggi dari sebelumnya Rp11,53 triliun; pakan ternak tercatat Rp10,83 triliun atau lebih rendah dari sebelumnya Rp13,53 triliun; pengolahan hasil peternakan dan produk konsumen tercatat Rp5,22 triliun atau lebih rendah dari sebelumnya Rp5,81 triliun; budidaya peraian tercatat Rp3,34 triliun atau lebih tinggi dari sebelumnya Rp3,18 triliun.
Kemudian, pembibitan ayam tercatat Rp2,37 triliun atau lebih rendah dari sebelumnya Rp3,21 triliun; peternakan sapi tercatat Rp1,12 triliun atau lebih rendah dari sebelumnya Rp1,61 triliun; perdagangan dan lain-lain tercatat Rp1,43 triliun atau lebih tinggi dari sebelumnya Rp735,85 miliar.
Lihat Juga :