Target 100 Persen Air Minum Layak di 2024 Masih Banjir Tantangan

Kamis, 04 Maret 2021 - 18:40 WIB
loading...
Target 100 Persen Air Minum Layak di 2024 Masih Banjir Tantangan
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Pemerintah terus mengkaji peluang sinergi alternatif pembiayaan untuk mencapai target 100% air minum layak di tahun 2024. Direktorat Air Minum, Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyebut, terdapat tantangan dan peluang dalam pemenuhan target tersebut.

Direktur Air Minum, Ditjen Cipta Karya, Kementerian PUPR, Yudha Mediawan mengatakan, tantangan yang ada adalah upaya meningkatkan jumlah sambungan baru air minum di Indonesia. ( Baca juga:Gandeng BNPB, Sandiaga Uno Petakan Masalah dan Solusi Penanganan Covid-19 Demi Pulihkan Pariwisata )

"Di sini kita melihat bahwa tantangan itu cukup banyak. Ada dari percepatan pertumbuhan penduduk, pemekaran wilayah, perekonomian, lingkungan dan regulasi ataupun otonomi daerah," ujar Yudha dalam Webinar “Our Challenges Are Your Opportunities”, Kamis (4/3/2021).

Meskipun banyak tantangan, Yudha menyebut situasi itu justru dapat menjadi peluang dan seluruh tantangan tersebut harus dapat diubah menjadi suatu peluang.

"Peluang itu apa? Di sini terbuka lebar pengembangan kawasan baru yang sesuai dengan tata ruang. Jadi, artinya kita sudah punya skenario-skenario yang artinya bisa dilakukan utilitasi prasarana dasar yang ada di air minum. Kedua, partisipasi swasta atau badan usaha," kata dia.

Sementara itu, untuk kebutuhan pembiayaan kurang lebih membutuhkan Rp108 triliun dari total Rp143 triliun. Dia berharap, untuk investasi kerja sama pemerintah dengan badan usaha (KPBU) dan business to business terdapat peluang kurang lebih Rp30 triliun yang diharapkan untuk proyek periode 2020-2024 bisa terkumpul. ( Baca juga:Kisah Imam Syafi’i Ngalap Berkah di Kuburan Imam Abu Hanifah )

"Pola investasi kita biasanya KPBU, yang lebih mudah lagi prosesnya yang tidak terlalu ribet menggunakan B to B atau pinjaman perbankan. Tentu ini semua nantinya akan kita lakukan fasilitas supaya benar-benar menarik untuk investasi di air minum," ucapnya.
(uka)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1453 seconds (11.210#12.26)