Terungkap! Ini Alasan Jokowi Pecat Salah Satu Pejabat Tinggi Pertamina

Selasa, 09 Maret 2021 - 21:21 WIB
loading...
Terungkap! Ini Alasan...
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan. FOTO/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjiatan mengungkapkan alasan mengapa Presiden Joko Widodo memecat salah satu pejabat tinggi di Pertamina. Ia mengungkapkan bahwa pejabat tersebut tersebut tidak memiliki jiwa nasionalisme hanya mementingkan urusan pribadi.

"Kecintaan kepada idealisme itu menurut saya kurang. Anda lebih muda dari saya. Saya 74 tahun tahun ini. Jadi saya sedih kadang-kadang melihat anak muda itu, maaf istilah saya melacurkan profesionalismenya hanya sekedar gini (uang) saja," ujar di dalam acara Rakernas Penguatan Ekosistem Inovasi Teknologi BPPT 2021.

Baca Juga: Luhut Bongkar Ada Pejabat Tinggi Pertamina Dipecat Presiden Jokowi

Kemudian, kata Luhut, pihaknya telah melakukan perbincangan dengan Jokowi terkait TKDN. Di mana, penggunaan TKDN sangatlah penting untuk mendukung pembukaan lapangan kerja. "Jadi, saya jelaskan kepada Pak Presiden, kita punya belanja modal, belanja barang itu kira-kira Rp1.300 triliun. Anda bisa bayangkan semua apabila itu bisa kita gunakan 60% atau 50% saja local content itu 50 bilion dollar (AS)," ungkap dia.

Baca Juga: Gara-gara Ini, Luhut & Jokowi Marah Besar ke Pertamina

Dia juga menjelaskan bahwa TKDN akan menciptakan jutaan lapangan kerja. Selain itu, penggunaan TKDN juga berdampak pada penghematan yang signifikan dan kemajuan anak bangsa. "Saya pusing 3 tahun ini. Padahal kita punya BPPT, apa saja. Alsintan kita masih berapa kali. Kita udah putusin harus pakai. Harus. Namun presiden tanya, kenapa nggak jalan pak Luhut? Saya bilang, pak tidak ada yang dipecat," tandas dia.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Chatib Basri Sangkal...
Chatib Basri Sangkal Ditawari Prabowo Posisi Menkeu Gantikan Purbaya
Dasco Ungkap Tujuan...
Dasco Ungkap Tujuan Prabowo Panggil Chatib Basri-Luhut ke Istana
Bareng Luhut Temui Prabowo,...
Bareng Luhut Temui Prabowo, Chatib Basri Buka Suara soal Isu Gantikan Purbaya
Rupiah Nyungsep ke Rp17.667/USD,...
Rupiah Nyungsep ke Rp17.667/USD, Luhut Ingatkan OJK Punya Tugas Tambahan
Luhut Buka Suara Soal...
Luhut Buka Suara Soal Gonjang-ganjing Bursa Saham RI: Investor Global Masih Wait and See
Prabowo dan Luhut Bertemu...
Prabowo dan Luhut Bertemu Empat Mata di Istana, Ini yang Dibahas
Ketum All Cipayung Nusantara...
Ketum All Cipayung Nusantara Berharap Sidang Kasus Ijazah Jokowi Digelar Terbuka
Pengacara Jokowi: Ada...
Pengacara Jokowi: Ada Dugaan Manipulasi Bukti Elektronik dalam Kasus Ijazah Jokowi
Luhut: Bansos ke Depan...
Luhut: Bansos ke Depan Tak Lagi Barang, Diberi Cash Transfer Rp5,4 Juta per Orang
Rekomendasi
Bertemu Prabowo, Dirut...
Bertemu Prabowo, Dirut KAI Bocorkan Rencana Stasiun Gambir Terintegrasi KRL
KPK: Bupati Muara Enim...
KPK: Bupati Muara Enim Suap ASN BPK demi Pertahankan Opini WTP
Bacaan Niat 3 Jenis...
Bacaan Niat 3 Jenis Puasa Sunnah di Bulan Muharram
Berita Terkini
Pertamax Naik Picu Migrasi...
Pertamax Naik Picu Migrasi Besar-besaran ke Pertalite, Subsidi BBM Jebol?
Canangkan Sensus Ekonomi...
Canangkan Sensus Ekonomi 2026 di Sulawesi Selatan, Kepala BPS RI Gaungkan Rumus TIR
LM FEB UI Tekankan Pentingnya...
LM FEB UI Tekankan Pentingnya Merekayasa Human Performance di Era AI
Rupiah Melemah, Bagaimana...
Rupiah Melemah, Bagaimana Nasib Proyek IKN?
Indodax Perkuat Pengawasan...
Indodax Perkuat Pengawasan Transaksi Kripto Berbasis AI
Krisis Energi Global,...
Krisis Energi Global, China dan Saudi Aramco Gelar Pertemuan Darurat
Infografis
Salah Satu Bulan Suci,...
Salah Satu Bulan Suci, Ini Amalan-Amalan di Bulan Rajab
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved