Suku Bunga Acuan Tetap, Rupiah Makin Mantap ke Rp14.770

Selasa, 19 Mei 2020 - 16:48 WIB
loading...
Suku Bunga Acuan Tetap,...
Kurs rupiah pada Selasa ini semakin mantap ke level Rp14.770 per dolar Amerika Serikat. Foto/SINDOnews/Yorri Farli
A A A
JAKARTA - Keputusan Bank Indonesia (BI) tetap mempertahankan suku bunga acuan di level 4,5% menjadi katalis bagi nilai tukar rupiah. BI mengatakan kebijakan mempertahankan suku bunga karena mempertimbangkan stabilitas nilai tukar ditengah ketidakpastian pasar keuangan global akibat pandemi Covid-19.

Kebijakan BI membuat nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) semakin mantap pada Selasa (19/5/2020). Rupiah di pasar spot Bloomberg, menguat 80 poin atau 0,54% menjadi Rp14.770 per USD.

Dalam pembukaan di pasar spot, kurs rupiah berotot 45 poin atau 0,37% ke level Rp14.805 per USD, dibanding Senin kemarin di Rp14.850 per USD. Selasa ini, rupiah diperdagangkan di Rp14.770-Rp14.831 per USD.

Rupiah dan sejumlah mata uang Asia lainnya digdaya melawan dolar AS. Ringgit Malaysia memimpin penguatan +0,59%, disusul won Korea Selaan +0,58%, rupiah +0,54%, rupee India +0,36%, peso Filipina +0,35%, baht Thailand +0,34%, dolar Singapura +0,13%, dolar Taiwan +0,12%, dan yuan China +0,02%. Satu-satunya mata uang Asia yang melemah adalah yen Jepang -0,19%.

Baca: Bank Indonesia Tahan Suku Bunga Acuan di 4,5%

Melansir dari CNBC, dolar AS mengalami kerugian terhadap mata uang utama pada Selasa ini, setelah perusaahan bioteknologi AS, Moderna melakukan uji coba vaksin untuk Covid-19. Hal ini meningkatkan sentimen investor untuk beralih ke aset berisiko.

Indeks dolar AS yang mengukur kinerja greenback melawan enam mata uang utama, melemah ke level 99,45, setelah sebelumnya berada di level 100.
(bon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
Rupiah Hari Ini Berakhir...
Rupiah Hari Ini Berakhir Merayap ke Rp18.036 per Dolar AS, Berikut Sebabnya
Rupiah Ambruk Tembus...
Rupiah Ambruk Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Pengusaha Ritel Sport Jantung
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
Purbaya Tepis Isu Mundur...
Purbaya Tepis Isu Mundur dari Kursi Menkeu di Tengah Kejatuhan Rupiah Rp18.039
BI Rate Naik dan Rupiah...
BI Rate Naik dan Rupiah (tetap) Melemah
Maia Estianty Soroti...
Maia Estianty Soroti Dolar Tembus Rp18.000, Curhat soal Pajak
Rupiah, IHSG, dan Krisis...
Rupiah, IHSG, dan Krisis Kepercayaan
Rekomendasi
Kemenhaj Ingatkan Jemaah...
Kemenhaj Ingatkan Jemaah Haji Tak Bawa Air Zamzam dalam Koper
Menekraf Dukung Festival...
Menekraf Dukung Festival Burger Dunia, Perkuat Ekosistem Kuliner Nasional
Prabowo Kenang Hari...
Prabowo Kenang Hari Lahir Soekarno Lewat Potret Sang Proklamator
Berita Terkini
Lompatan Besar Transportasi...
Lompatan Besar Transportasi Publik Jakarta: Terbaik Kedua di ASEAN, Posisi ke-27 Dunia
IHSG Sepekan Ambruk...
IHSG Sepekan Ambruk 8,69%, Market Cap Menyusut Jadi Rp9.807 Triliun
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
Infografis
Waspada! Ini Gejala...
Waspada! Ini Gejala Super Flu yang Masuk ke Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved