Wow! Australia Setop BLT Subsidi Gaji Rp1.000 Triliun

Jum'at, 19 Maret 2021 - 18:06 WIB
loading...
Wow! Australia Setop...
Ilustrasi. FOTO/ABC News
A A A
JAKARTA - Pemerintah Australia memutuskan tidak memperpanjang program bantuan subsidi gaji yang diperkirakan menelan anggaran mencapai Rp1.000 triliun tersebut. Program subsidi gaji yang diberikan selama pandemi Covid-19 akan dihentikan akhir bulan ini tepatnya pada 28 Maret 2021.

Baca Juga: Pengusaha Homestay Sedih Dengar BLT Subsidi Gaji Akan Dihentikan

Menteri Perbendaharaan Negara Australia Josh Frydenberg mengatakan bahwa penghentian bantuan subsidi gaji bukan karena pemerintah tidak mampu melanjutkan program tersebut tapi justru dianggap akan mengganggu pemulihan ekonomi. Ia mengatakan, apabila subsidi gaji dilanjutkan usaha tidak tumbuh secara berkelanjutan, begitu juga alokasi pekerja dan kapital market menjadi tidak efektif dalam perekonomian.

"Berakhirnya JobKeeper juga akan memaksa pemerintah negara bagian untuk berpikir dua kali sebelumnya menutup perbatasannya," kata dia seperti dilansir dari ABC News, di Jakarta, Jumat (19/3/2021).

Baca Juga: Ini Dia Emiten Kakap Penerima BLT Subsidi Gaji di Aussie

Sebagai informasi, selama pandemi banyak perusahaan terpaksa tutup akibat adanya pembatasan sosial sehingga banyak kehilangan konsumen. Alasan itu kemudian pemerintah meluncurkan program bantuan subsidi gaji. Melalui subsidi gaji pemerintah berupaya membantu dunia usaha agar jangan sampai melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK). Selama Desember 2020 1,5 juta warga Australia termasuk warga Indonesia yang menetap di Aussie memperoleh subsidi gaji.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
One Global Capital Gelar...
One Global Capital Gelar Roadshow, Hadir di Kota Utama Indonesia dan Asia
One Global Capital Perluas...
One Global Capital Perluas Portofolio Resor melalui Hotel Butik di Parramatta
Impor Darurat, Dua Kargo...
Impor Darurat, Dua Kargo LPG dari Australia Masuk Minggu Ini
Bangun Food Estate,...
Bangun Food Estate, Airlangga Sebut Tanah Merauke Lebih Baik dari Australia
Ramai Kabar Bantuan...
Ramai Kabar Bantuan Subsidi Upah 2026 Segera Cair, Kemnaker Angkat Suara
Bos Danantara Temui...
Bos Danantara Temui 5 CEO Australia, Bahas Investasi Sektor Kesehatan hingga Nikel
Kemendikdasmen Gandeng...
Kemendikdasmen Gandeng Australia Ciptakan Sekolah Aman dan Nyaman
Negara Tetangga Indonesia...
Negara Tetangga Indonesia Ini dan Sekutunya Kembangkan Drone Bawah Laut
Rusia Sebut Tetangga...
Rusia Sebut Tetangga Indonesia Ini Bisa Menjadi Markas Senjata Nuklir AS
Rekomendasi
6 Jet Tempur Canggih...
6 Jet Tempur Canggih yang Bakal Panaskan Langit ASEAN: F-35 Singapura hingga Rafale Indonesia
Harta Kekayaan Silmy...
Harta Kekayaan Silmy Karim Rp234,5 Miliar, Kini Jadi Tersangka Dugaan Pemerasan
Ingin Menikah? Bulan...
Ingin Menikah? Bulan Zulhijjah dan Muharram Jadi Waktu yang Penuh Keberkahan
Berita Terkini
Pastikan Kelancaran...
Pastikan Kelancaran Pemulangan Jemaah Haji, Garuda Indonesia Intensif Koordinasi dengan Arab Saudi
DSI Dinilai Bisa Perkuat...
DSI Dinilai Bisa Perkuat Ekspor dan Transparansi Tata Kelola SDA
IHSG Kebakaran, Rontok...
IHSG 'Kebakaran', Rontok 3,58% ke 5.734 Siang Ini
Mendorong Standar Baru...
Mendorong Standar Baru Hilirisasi Nikel Berkelanjutan Tengah Tuntutan Global
DPR Sahkan Revisi UU...
DPR Sahkan Revisi UU PPSK Hari Ini, Berikut Poin-poin Lengkapnya
Ayo Belajar Cara Investasi...
Ayo Belajar Cara Investasi ETF di IG Live MNC Sekuritas: Investasi Simpel dengan Diversifikasi Otomatis
Infografis
Rp603 Triliun Milik...
Rp603 Triliun Milik Amerika Serikat Habis Terbakar di Langit Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved