Tata Niaga Ayam Tak Sehat, Kementerian Perdagangan Diminta Turun Tangan

Kamis, 25 Maret 2021 - 12:27 WIB
loading...
Tata Niaga Ayam Tak...
Proses pengangkutan ayam di sebuah peternakan ayam di Bogor. (Foto: Ist)
A A A
JAKARTA - Kementerian Perdagangan (Kemendag) diminta turun tangan membenahi tata niaga komoditas ayam di dalam negeri yang rantai distribusinya terlalu panjang. Pembenahan ini diperlukan untuk menyelamatkan para peternak ayam mandiri atau peternak ayam rakyat dari kerugian yang kian besar.

“Harus ada gebrakan dari Kemendag untuk memberi peringatan atau memanggil mereka yang bermain di rantai pasar ayam ini,” kata Ketua Dewan Pembina Gabungan Organisasi Peternak Ayam Nasional (Gopan) Tri Hardiyanto kepada SINDONEWS, Kamis (25/3/2021).

(Baca juga:Perusahaan Peternakan Ayam Cari Duit di Bursa Saham)

Tri Hardiyanto mengatakan selama ini terjadi praktik perdagangan ayam yang tidak sehat. Praktik yang tidak sehat itu terutama terjadi pada perdagangan ayam yang masih hidup.

Menurutnya, kondisi itu bermula ketika perusahaan besar di industri perunggasan nasional atau biasa disebut integrator menggunakan broker untuk menyuplai ayam hidup ke pasar becek (wet market) yang umumnya berada di pasar-pasar tradisional.

(Baca juga:Lupa Padamkan Api Tungku, Rumah-Peternakan Ayam di Cimahi Jadi Abu)

“Ironisnya, mereka membuat kondisi di pasar perunggasan nasional itu layaknya bottle nect. Di kandang, ayam hidupnya itu tidak terkendali, tapi broker membuat supply di pasar yang dia kuasai dia kendalikan,” ujarnya.

Broker ayam ini, kata Tri Hardiyanto, memiliki lima rantai distribusi. Mulai dari pedagang besar, penangkap ayam kecil, pemotong kecil, selanjutnya ke pelapak.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Indo Livestock 2026...
Indo Livestock 2026 Satukan Pelaku Industri dari 30 Negara, Perkuat Daya Saing Industri Peternakan RI
Ini Jenis Produk Sawit...
Ini Jenis Produk Sawit dan Batu Bara yang Ekspornya Diatur Lewat PT DSI
Pemerintah Pastikan...
Pemerintah Pastikan Harga MinyaKita Naik, Ini Sebabnya
Pemerintah Godok Aturan...
Pemerintah Godok Aturan Baru Kenaikan HET MinyaKita
Bahan Baku Plastik Langka,...
Bahan Baku Plastik Langka, Indonesia Sibuk Cari Sumber Pasokan Alternatif ke 3 Negara
China dan Indonesia...
China dan Indonesia Makin Mesra, Nilai Ekspor Nasional Tembus Rp1.000 Triliun
Generasi Hijau dari...
Generasi Hijau dari Lereng Merapi: Pemuda Boyolali Pimpin Masa Depan Peternakan Berkelanjutan
Prihatin Harga Telur...
Prihatin Harga Telur Anjlok, Sarifah DPR Dorong Kemendag Gandeng BGN
Infrastruktur Dinilai...
Infrastruktur Dinilai Belum Siap, Investasi Peternakan Ayam Disarankan Ditunda
Rekomendasi
10 Ayat Al-Quran tentang...
10 Ayat Al-Qur'an tentang Berbakti kepada Orang Tua, Lengkap dengan Arab, Latin, dan Artinya
Tertarik Menjadi Guru?...
Tertarik Menjadi Guru? Kemendikdasmen Buka Pendaftaran Seleksi PPG 2026
Kisah Uwais Al-Qarni,...
Kisah Uwais Al-Qarni, Teladan Berbakti kepada Orang Tua yang Dijamin Doanya Mustajab
Berita Terkini
Mengapa Sensus Ekonomi...
Mengapa Sensus Ekonomi Masih Dilakukan dari Pintu ke Pintu?
AllianzGI Sebut Pasar...
AllianzGI Sebut Pasar Global Masih Resilien, Seleksi Aset Jadi Kunci di Tengah Ketidakpastian
TikTok soal Kabar PHK...
TikTok soal Kabar PHK 90% Karyawan Tokopedia: Ini Bukan Keputusan Mudah
Citi Indonesia Perkuat...
Citi Indonesia Perkuat Jaringan Global Dorong Pertumbuhan Bisnis
Telkom Akses Dorong...
Telkom Akses Dorong Pemerataan Talenta Digital di Daerah 3T Melalui Program Fiber Academy
MNC Sekuritas Dorong...
MNC Sekuritas Dorong Investor Mulai Investasi Reksa Dana lewat Promo Bonus Unit Penyertaan 100%
Infografis
Bakal Ditangkap, Putin...
Bakal Ditangkap, Putin Diminta Tak Hadiri KTT BRICS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved