Mantul! PMI Manufaktur RI Torehkan Rekor Tertinggi di Maret 2021

Kamis, 01 April 2021 - 09:09 WIB
loading...
Mantul! PMI Manufaktur...
Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Di tengah pandemi Covid-19 yang belum usai, ada kabar baik datang dari sektor manufaktur Indonesia. Menggeliatnya aktivitas manufaktur terlihat dari laporan IHS Markit yang mencatat Purchasing Managers’ Index (PMI) Manufaktur Indonesia pada posisi 53,2 pada Maret 2021.

Angka tersebut naik tajam dari 50,9 pada bulan Februari 2021, bahkan ini merupakan raihan tertinggi sejak 2011 di mana IHS Markit pertama kali memulai pencatatan PMI.

Baca juga: Kinerja Manufaktur RI, Sri Mulyani Bilang Lebih Baik dari Thailand dan Malaysia

IHS Markit menyebut perbaikan signifikan hingga menorehkan rekor tersebut terjadi berkat pertumbuhan permintaan baru dan produksi (output), di mana keduanya naik pada kisaran terbesar selama periode survei satu dekade ini. "Produksi naik selama lima bulan berturut-turut yang didorong oleh kenaikan permintaan baru," bunyi keterangan tertulis IHS Markit, Kamis (1/4/2021).

Menanggapi capaian ini, Direktur Ekonomi IHS Markit Andrew Harker mengatakan, sektor manufaktur Indonesia mengakhiri kuartal I/2021 dengan rekor tertinggi, di mana perusahaan meningkatkan produksinya guna merespon peningkatan permintaan yang signifikan. "Hasil yang positif ini memberikan harapan bahwa sektor manufaktur akan mengalami tren kenaikan," ucapnya melalui keterangan tertulis.

Baca juga: Soal Industri Minyak Sawit, Indonesia Harus Fight Jaga Kepentingan Nasional

Dengan meningkatnya kapasitas produksi, imbuh dia, pasar ketenagakerjaan mulai stabil pada bulan Maret. "Jika tren beban kerja bertahan positif, maka kita boleh berharap akan terjadinya pertumbuhan penyerapan tenaga kerja dalam waktu dekat," tandasnya.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hadirkan Teknologi Smart...
Hadirkan Teknologi Smart Ecosystem Compactplus, Produksi Lokal Berstandar Internasional
Kemnaker: Korban PHK...
Kemnaker: Korban PHK Tembus 43.000 Orang, Sektor Manufaktur Terbanyak
Perusahaan APAC Berlomba...
Perusahaan APAC Berlomba Adopsi AI, Data Gudang Masih Jadi Hambatan
Aktivitas Pabrik di...
Aktivitas Pabrik di China Memburuk, Sinyal Peringatan bagi Ekonomi Dunia
Percepat Produktivitas...
Percepat Produktivitas Manufaktur dengan Solusi Jaringan dan Storage Berbasis AI
Pertumbuhan Industri...
Pertumbuhan Industri dan Kontraksi Listrik Dinilai Masih Rasional
Indonesia Manufacturing...
Indonesia Manufacturing Symposium 2026, Membangun Sistem Enterprise
Larangan Truk Sumbu...
Larangan Truk Sumbu 3 saat Momen Lebaran Berpotensi Ganggu Industri Manufaktur
Soal Pengadaan 105.000...
Soal Pengadaan 105.000 Kendaraan Koperasi Merah Putih, Evita: Momentum Perkuat Manufaktur Nasional
Rekomendasi
Kemlu Soal Deportasi...
Kemlu Soal Deportasi Abdul Karim Raeq Miqdad: Murni Isu Pidana, Tak Pengaruhi Dukungan untuk Palestina
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
Ruben Onsu Bongkar Bukti...
Ruben Onsu Bongkar Bukti Transfer Rp11,3 Miliar untuk Rumah Sarwendah
Berita Terkini
Bahas Efisiensi Anggaran...
Bahas Efisiensi Anggaran MBG, Purbaya dan Kepala BGN Baru Bakal Bertemu Minggu Depan
Bagaimana Public Listing...
Bagaimana Public Listing Mengubah Perusahaan Crypto?
Inflasi Kembali Muncul,...
Inflasi Kembali Muncul, Penting bagi Trader Mengamati Rilis CPI Berikutnya
Uang Beredar Tumbuh...
Uang Beredar Tumbuh 8,7%, Per Juni 2026 Tembus Rp10.432,8 Triliun
Pajak Ekonomi Digital...
Pajak Ekonomi Digital per Juni 2026 Capai Rp54,71 Triliun, Kripto Sumbang Rp2,09 T
Mengapa Didimax Menjadi...
Mengapa Didimax Menjadi Pilihan Banyak Trader? Ternyata ini Alasannya
Infografis
Joao Pinheiro, Wasit...
Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved