Insiden Kilang Balongan, Pertamina Siap Bayar Perbaikan Fasum dan Fasos

loading...
Insiden Kilang Balongan, Pertamina Siap Bayar Perbaikan Fasum dan Fasos
Kilang Pertamina Balongan terbakar. Foto/Dok Antara
JAKARTA - PT Pertamina (Persero) menepati komitmennya untuk segera memberikan biaya perbaikan fasilitas umum (fasum) dan fasilitas sosial (fasos) yang terdampak insiden di Kilang Balongan pada Sabtu (10/4) bertempat di Kecamatan Balongan.

Tim internal Pertamina telah berhasil memverifikasi 61 unit fasum dan fasos di 6 desa terdampak yakni Desa Balongan, Rawadalem, Sukareja, Sukaurip dan Tegalurung yang berada di Kecamatan Balongan.

Sebelum penyampaian biaya perbaikan, dilakukan sosialisasi kepada perwakilan dari pengelola fasum fasos tersebut untuk menginformasikan mekanisme penilaian kerusakan, pembayaran serta pertanggungjawaban penggunaan biaya perbaikan.

Baca juga: Dirawat 2 Pekan, Korban Kebakaran Kilang Pertamina Balongan Meninggal

Nampak hadir dalam sosialisasi tersebut adalah Asisten Daerah II Kabupaten Indramayu Maman Kostaman, Camat Balongan Udi Mashudi, dan tim Pertamina untuk penanggulangan dampak sosial dan lingkungan.



"Menjelang Ramadan, diutamakan perbaikan fasum sehingga bisa secepatnya digunakan untuk beribadah. Sedangkan untuk penggantian perbaikan kerusakan rumah warga akan disampaikan segera setelah verifikasi selesai," terang Camat Balongan, Udi Mashudi.

Perbaikan fasum dan fasos ditargetkan dapat diselesaikan secara swakelola dalam jangka waktu sekitar 5 hari dimulai pada hari Minggu. Harapannya fasilitas ibadah seperti masjid dan musholla dapat segera dipergunakan warga untuk beribadah di bulan Ramadhan.

Baca juga: Jelang Ramadan, Harga Sembako di Pasar Tradisional Masih Stabil

Salah satu perwakilan pengelola fasum fasos yang turut menerima biaya perbaikan, Suradi dari Blok Kesambi Desa Balongan mengucapkan terima kasih atas pemberian biaya perbaikan terhadap musholla Baitul Muslimin.

Sementara itu, tim verifikasi gabungan juga masih terus melakukan verifikasi kerusakan rumah warga. Dari 3100 laporan, telah selesai dilakukan verifikasi sebanyak 2250 unit dan sisanya ditargetkan akan selesai pada awal minggu depan.
(ind)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top