Waskita Karya Optimistis Kinerja Membaik Setelah Pandemi

Rabu, 14 April 2021 - 06:57 WIB
loading...
Waskita Karya Optimistis...
Direktur Utama PT Waskita Karya (Persero) Tbk Destiawan Soewardjono. FOTO/EKO PURWANTO
A A A
BUSINESS LEADER

Direktur Utama PT Waskita Karya (Persero) Tbk
Destiawan Soewardjono

Pandemi virus korona ( Covid-19 ) berdampak terhadap seluruh sektor bisnis. Salah satu BUMN sektor konstruksi yang terdampak cukup dalam akibat pandemi ini yaitu PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT).

Berdasarkan laporan keuangan konsolidasian 31 Desember 2020, PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT) mencatatkan kerugian bersih yang dapat diatribusikan kepada entitas induk sebesar Rp7,3 triliun. Hal ini utamanya disebabkan oleh peningkatan beban pinjaman dari investasi jalan tol, penurunan produktivitas proyek, serta beban operasi yang cukup besar akibat Pandemi Covid-19.

Meski demikian, Waskita Karya optimistis dapat mengembalikan kinerja di tahun 2021 seiring dengan program vaksinasi Covid-19 secara massal. Sedangkan segmen bisnis jasa konstruksi tetap menjadi andalan untuk meningkatkan profitablitas perusahaan.

Bagaimana strategi perusahaan dalam menghadapi situasi penuh tantangan ini? Berikut petikan wawancara Direktur Utama Waskita Karya Destiawan Soewardjono dengan KORAN SINDO di Jakarta, belum lama ini.

Bisa dijelaskan bagaimana kinerja perseroan pada tahun lalu?
Produktivitas Waskita pada tahun 2020, yang diukur dengan rasio order book burn rate to sales, hanya mencapai 24,6%. Capaian tersebut jauh lebih rendah dibandingkan tahun 2019 dimana rasio burn rate dapat mencapai 35%. Penurunan produktifitas secara langsung berdampak pada seluruh kinerja keuangan perusahaan.

Waskita juga mencatatkan beban operasi sebesar Rp19,87 triliun atau 123% dari capaian pendapatan usaha pada periode 2020. Hal tersebut disebabkan oleh kenaikan beban bahan baku dan beban overhead akibat pandemi, serta adanya beberapa klasifikasi ulang dalam pos laba rugi.

Seberapa besar pandemi memengaruhi kinerja Waskita?
Selama pandemi Covid-19, Waskita pun harus mengeluarkan biaya tambahan untuk implementasi protokol kesehatan di lingkungan kerja perusahaan.

Sepanjang tahun 2020 Waskita tercatat menanggung beban pinjaman mencapai Rp4,74 triliun atau meningkat 31% dibandingkan tahun 2019. Kenaikan tersebut disebabkan oleh bertambahnya jumlah ruas tol milik Waskita yang telah beroperasi.

Selain itu, proses divestasi yang telah direncanakan oleh Waskita pun tertunda pelaksanaannya akibat pandemi Covid-19. Dari 5 ruas yang ditargetkan untuk dapat dilepas, hanya divestasi 1 ruas yang dapat terealisasi.

Baca juga: Bayar Utang Rp90 Triliun, Waskita Karya Jual Jalan Tol
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
240 BUMN Tak Produktif...
240 BUMN Tak Produktif Dibubarin Prabowo: Tidak Untung, Rugi Terus
Rosan Lapor Prabowo...
Rosan Lapor Prabowo soal Perampingan 258 BUMN, 300 Pelat Merah Lain Menyusul
PLN Rombak Jajaran Direksi,...
PLN Rombak Jajaran Direksi, Darmawan Masih Dirut dan Tambah Posisi Wadirut
Ini Jenis Produk Sawit...
Ini Jenis Produk Sawit dan Batu Bara yang Ekspornya Diatur Lewat PT DSI
Perdana, Danantara Terbitkan...
Perdana, Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai USD1,5 Miliar
Pertamina Pangkas 124...
Pertamina Pangkas 124 Anak Usaha, Ada yang di Merger hingga Likuidasi
Chatib Basri di Ajang...
Chatib Basri di Ajang Perang Ideologi Ekonomi
Waskita Karya Kebut...
Waskita Karya Kebut Pembangunan LRT Jakarta Fase 1B Progres Tembus 93,07 Persen
Waskita Karya Bangun...
Waskita Karya Bangun Sejumlah Proyek di Timur Tengah, Termasuk Ma'taf Ka'bah
Rekomendasi
Minta Dasco hingga Prabowo...
Minta Dasco hingga Prabowo Beri Atensi Kasus Ijazah Palsu, Ade Darmawan: Jokowi Telah Didiskriminasi
Iran Tolak Pendapat...
Iran Tolak Pendapat Menlu AS Rubio tentang Kesepakatan Damai
Jangan Jadi Korban!...
Jangan Jadi Korban! Ini Strategi Melawan Hoaks Lowongan Kerja yang Wajib Diketahui
Berita Terkini
China Desak BRICS Berani...
China Desak BRICS Berani Melawan Barat: Akses Mineral Strategis Bakal Dikunci
Waspadai Phishing dan...
Waspadai Phishing dan CS Palsu di Platform Kripto, Begini Modusnya
EV Services: Membangun...
EV Services: Membangun Ekosistem Kendaraan Listrik yang Semakin Terintegrasi
Nasabah Mekaar Naik...
Nasabah Mekaar Naik Kelas Capai 2,5 Juta Sepanjang 2025
Jembatan Pasar Aset...
Jembatan Pasar Aset Tradisional dan Digital, ICE dan OKX Bentuk Joint Venture
Kredit Pintar dan AFPI...
Kredit Pintar dan AFPI Edukasi Mahasiswa Kelola Keuangan Digital
Infografis
KAI KF-21 Pesawat Karya...
KAI KF-21 Pesawat Karya Indonesia Korsel dengan Teknologi Siluman
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved