Jokowi Minta Industri Otomotif RI Genjot Pasar Ekspor

Kamis, 15 April 2021 - 11:39 WIB
loading...
Jokowi Minta Industri...
Presiden Joko Widodo. FOTO/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan bahwa kebangkitan industri otomotif sudah mulai terlihat. Hal ini dari tingginya angka pesanan pembelian.

“Tadi sebelum masuk ke ruangan ini, saya mendapatkan laporan dari Menteri Perindustrian. Ada kenaikan, berapa persen Pak Menteri? Untuk purchase order-nya ada 190%. Artinya harus indent. Artinya ini yang memproduksi kewalahan. Artinya lagi industri otomotif sudah bangkit kembali,” katanya dalam Peresmian Pembukaan Pameran Otomotif Indonesia International Motor Show (IIMS) Hybrid Tahun 2021 di Istana Negara, Kamis (15/4/2021).

Baca Juga: Bikin Pemiliknya Tajir Gak Karuan, Simak Perjalanan Bisnis Tiktok

Bahkan dia menyebut angka purchasing manager index (PMI) saat ini sudah melebihi keadaan normal sebelum pandemi covid-19.
“Saya tadi mendengar bahwa untuk yg PMI purchasing manager index itu sudah kalau markit sudah di angka 53. Kalau dari BI sudah di angka 55 Padahal sebelum pandemi pada keadaan normal angka kita di 51. Justru sudah melompat naik di atas kenormalan,” ungkapnya.

Jokowi mengingatkan agar momentum ini harus benar-benar dijaga. Dia mengatakan jangan sampai kebangkitan ini terganggu lagi karena pandemi covid-19. "Ini harus betul-betul kita jaga agar kebangkitan di industri otomotif ini jangan sampai terganggu lagi karena pandemi Covid naik. Ini hati-hati,” ungkapnya.

Baca Juga: Hati-hati Kena Skimming, Ini Tips Aman Gesek Kartu ATM

Lebih lanjut dia berharap agar kapasitas produksi industri otomotif dalam negeri ini bisa ditingkatkan. Dimana hal ini ditingkatkan dengan pemakaian kandungan lokal yang semakin tinggi. Jokowi juga meminta agar para pelaku industri menyasar pasar-pasar ekspor. “Dan juga bukan hanya ngurus pasar dalam negeri saja tapi bergerak menggarap pasar-pasar ekspor. Ini saya lihat peningkatannya sudah baik tapi kita ingin lebih ditingkatkan lagi,” pungkasnya.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ekonom Sarankan PT DSI...
Ekonom Sarankan PT DSI Jadi Pengawas Ekspor SDA, Bukan Eksportir Tunggal
PT DSI Jadi Perantara...
PT DSI Jadi Perantara Tunggal Ekspor 3 Komoditas, Dony Oskaria: Hingga 31 Desember 2026
Dasco Bahas Tata Kelola...
Dasco Bahas Tata Kelola PT DSI Bersama Bahlil dan Kepala BP BUMN: Ada Beberapa Perlu Diperjelas
Prabowo Resmi Rilis...
Prabowo Resmi Rilis Aturan Ekspor 3 Komoditas Lewat Satu Pintu, Ini Ketentuannya
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
DSI Dinilai Bisa Perkuat...
DSI Dinilai Bisa Perkuat Ekspor dan Transparansi Tata Kelola SDA
Industri Otomotif Jerman...
Industri Otomotif Jerman Tambah Sekarat Akibat Perang Timur Tengah
Audi Nuvolari Supercar...
Audi Nuvolari Supercar Hybrid V8 dengan 987 HP, Penerus Spiritual R8
Jokowi Buka Suara! Soal...
Jokowi Buka Suara! Soal Kasus Laptop Nadiem: Semua Kebijakan dari Presiden
Rekomendasi
Perjuangkan Nasib Dokter...
Perjuangkan Nasib Dokter Muda, PDMI Minta Pemerintah Buka Kembali Akses Ujian Kompetensi
Edukasi Holistik Nikotin...
Edukasi Holistik Nikotin Ungkap Fakta Ini
Jadi Penasihat Presiden,...
Jadi Penasihat Presiden, Said Iqbal Siap Perjuangkan Kepastian Kerja dan Upah Layak
Berita Terkini
Implementasi PP TUNAS...
Implementasi PP TUNAS Harus Bisa Jaga Daya Saing Generasi Muda di Ekonomi Digital
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
BKI dan ASDP Perkuat...
BKI dan ASDP Perkuat Sinergi Keselamatan Kerja Melalui Audit SMK3
Silmy Karim Dicopot...
Silmy Karim Dicopot dari Komisaris Telkom usai Tersangka KPK
DPR Ingatkan Potensi...
DPR Ingatkan Potensi Moral Hazard Penambahan Layer Rokok Ilegal
Merger BUMN Karya Mundur...
Merger BUMN Karya Mundur ke Kuartal IV-2026, BP BUMN Ungkap Alasannya
Infografis
Pasar di Jakarta Hasilkan...
Pasar di Jakarta Hasilkan 500 Ton Sampah Per Hari
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved