Mudik Dilarang, Pengusaha Lapak Mal Putar Otak Biar Gak Babak Belur

Kamis, 15 April 2021 - 12:47 WIB
loading...
Mudik Dilarang, Pengusaha...
Ilustrasi. FOTO/Yorri Farli
A A A
JAKARTA - Pelaku usaha yang bergerak di bisnis pusat perbelanjaan beralih ke penjualan online untuk mengantisipasi kerugian di sektor ritel akibat adanya larangan mudik .

"Kita lari ke online dulu untuk meminimalkan dampak kerugian dan juga melakukan banyak aktivitas di kota besar," ujar Ketua Umum Himpunan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (Hippindo) Budihardjo Iduansjah dalam Market Review IDX Channel, Kamis (15/4/2021).

Baca Juga: Mudik Dilarang, Pengusaha Lapak Mal Gak Jadi Panen

Budi melanjutkan, pihaknya juga bekerja sama dengan pemerintah agar tetap ada peningkatan penjualan meski hanya terkonsentrasi di kota-kota besar saja. "Kami coba sikapi dalam bulan ini bersama-sama membuat event mudik di mal di Jakarta atau kota-kota besar," ungkapnya.

Menurut dia, kontribusi penjualan online saat ini masih belum maksimal, masih di bawah 10% sehingga belum mampu menggantikan omzet penjualan offline. "Tapi ini diupayakan untuk trus meningkat. Di luar negeri kontribusinya sudah 40% sampai 60%," tuturnya.

Baca Juga: Bikin Pemiliknya Tajir Gak Karuan, Simak Perjalanan Bisnis Tiktok

Budi menambahkan, saat ini sektor fesyen menduduki posisi yang merugi akibat pandemi sejak tahun lalu. Apalagi dengan adanya larangan mudik membuat orang tidak membeli baju, sepatu maupun tas baru.

"Toko fesyen menurut saya akan terdampak karena biasanya orang mudik pakai baju baru. Ini mungkin tidak jadi beli atau berkurang,"
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Puncak Belanja Lebaran...
Puncak Belanja Lebaran Diprediksi Terjadi Pekan Ini, Kunjungan ke Mall Bakal Naik 15%
Pengusaha Mal Akhirnya...
Pengusaha Mal Akhirnya Tersenyum Saat Libur Nataru 2023, Pengunjung Capai 90%
Pengusaha Jakarta Curhat:...
Pengusaha Jakarta Curhat: Jangan Jadikan Booster Kedua Syarat Masuk Mal, Kami Enggak Kuat
Gelar ISF 2022, Pengusaha...
Gelar ISF 2022, Pengusaha Mal Targetkan Raup Transaksi Rp50 Triliun
Izin Mudik Lebaran Tahun...
Izin Mudik Lebaran Tahun Ini Belum Diputuskan, Begini Kata Jubir Luhut
Tunggu Keputusan Mudik...
Tunggu Keputusan Mudik Dilarang atau Tidak? Ini Penjelasan Kemenhub
Cara dan Syarat Daftar...
Cara dan Syarat Daftar Mudik Gratis Pemprov DKI 2025
Tips Mudik untuk Ibu...
Tips Mudik untuk Ibu Hamil dari Jalur Darat, Laut dan Udara Supaya Tetap Aman
7 Tips Mudik Lebaran...
7 Tips Mudik Lebaran Sendirian bagi Perempuan, Biar Makin Aman dan Nyaman
Rekomendasi
Silmy Karim Tersangka...
Silmy Karim Tersangka Korupsi, Komisi III DPR: Usut Tuntas Tanpa Pandang Bulu
Sinifikasi Agama di...
Sinifikasi Agama di China Menguat, Gereja Katolik Patriotik Jadi Sorotan
Rayakan 10 Tahun, INDOFEST...
Rayakan 10 Tahun, INDOFEST 2026 Targetkan 60.000 Pengunjung dan Transaksi Rp60 Miliar
Berita Terkini
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp11.000 per Gram, Ini Rincian Lengkapnya
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau Sesaat, Lalu Ambruk Lebih dari 1%
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
Infografis
5 Bandara Tersibuk saat...
5 Bandara Tersibuk saat Mudik Lebaran 2026, Layani 4,41 Juta Penumpang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved