Kerek Penjualan, Kesuma Agung Selaras Bangun Jembatan ke Graha Selaras Sentul

loading...
Kerek Penjualan, Kesuma Agung Selaras Bangun Jembatan ke Graha Selaras Sentul
Pembangunan kompleks Graha Selaras Sentul. Foto/Ist
JAKARTA - PT Kesuma Agung Selaras (KAS) pada Minggu (18/4/) sore melakukan groundbreaking pembangunan jembatan Graha Laras Sentul di sisi Jl Raya Bogor KM 51, Bogor, Jawa Barat. Jembatan ini akan menjadi pintu utama perumahan Graha Laras Sentul. Sebelumnya, sejak dikembangkan dua tahun lalu perumahan ini menggunakan akses jalan yang memutar untuk menuju lokasi perumahan.

Founder yang juga Direktur Utama PT Kesuma Agung Selaras I Wayan Madik Kesuma mengatakan, pembangunan infrastruktur jalan ini akan mengerek penjualan Graha Laras Sentul.

“Konsumen akan diuntungkan, lebih mudah, lebih cepat dalam beraktifitas. Semoga penjualan juga akan meningkat pada kuartal kedua ini,” tegas Wayan saat berada di lokasi acara, dikutip, Senin (19/4/2021). ( Baca juga:Airlangga Senggol Sri Mulyani, Minta Cairkan THR PNS H-10 Lebaran 2021 )

Menurut Wayan, saat pandemi tahun lalu hingga saat ini, progres penjualan proyek Graha Laras Sentul tak terkendala. Infrastruktur itu adalah bukti dan komitmen perusahaan kepada konsumen.



Wayan menambahkan, saat beberapa proyek properti mengalami kendala karena pandemi namun PT KAS melalui Graha Laras Sentul dan juga proyek keduanya, yaitu Geriya Selaras Dramaga yang juga berlokasi di Bogor, mencatat penjualan cukup memuaskan tahun lalu.

“Pendapatan tahun 2020 lalu mencapai Rp108 miliar, naik 100% dari tahun sebelumnya yang hanya Rp50 miliaran. Jujur saya sempat tak percaya karena kondisi 2020 itu beda dari sebelumnya,” jelas Wayan.

Wayan pun bercerita, saat pasar lesu perusahaannya justru meluncurkan produk baru pada bulan November 2020 lalu, di proyek Graha Laras Sentul. Dan dari awal 2021, Graha Laras Sentul hingga awal April ini telah mencatatkan penjualan sebanyak 40-an unit. Wayan mengaku, strategi yang dilakukan saat pandemi dan hingga kini adalah dengan mereduksi harga namun tak menurunkan kualitas bangunan.

Seperti di Graha Laras Sentul, harga unit rumahnya hanya dibanderol Rp600 jutaan, sedangkan kompetitor di sekitarnya sudah di angka mendekati angka Rp1 miliar. Begitu pun dengan proyek Geriya Laras Dramaga, menyasar segmen rumah harga Rp300 jutaan namun memiliki kualitas dan konsep yang ciamik. Konsep rumah tanpa pagar membuat unit-unit rumah menjadi berkelas dan berkarakter.

“Dalam setiap proyek yang kita kembangkan dari mulai proyek perdana kita di Cibinong (Graha Selaras Cibinong) pada 2013 lalu dan hingga saat ini, PT Kesuma Angung Selaras selalu mengedepan unsur aman, nyaman dan menyenangkan. Dan ini memiliki tafsir yang luas. Sehingga dalam setiap pengembangan proyek baru atau produk baru kita selalu memberikan yang terbaik,” terangnya.

Selain konsep yang kuat, strategi dan inovasi penjualanlah yang menjadi kunci sukses PT Kesuma Agung Selaras dalam memasarkan proyek-proyeknya. Selain itu menurut Wayan, kunci dalam pemasaran saat ini adalah memberikan bukti pembangunan bukan sekedar janji. “Kita masimalkan waktu pembangunan agar tepat waktu, sesuai jadwal serah terima kunci yang sudah kita janjikan. Tak hanya itu, pembangunan infrastruktur, fasilitas pun sejalan dengan pembangunan unit rumah,” imbuhnya. ( Baca juga:Kesehatan Memburuk, Dokter Sebut Navalny Bisa Meninggal Dalam Hitungan Hari )



Komitmen-komitmen yang kuat inilah yang menjadikan PT Kesuma Agung Selaras mudah memasarkan proyeknya. “Dalam hal apa pun kami selalu mengedepankan apa yang sudah kami janjikan, sehingga konsumen senang dan puas. Ini menjadi marketing yang menarik, karena mereka akan bercerita kepada orang disekitarnya terkait rumah mereka,” tegas Wayan sambal tersenyum.

Wayan tak menampik, peran pemerintah yang memberikan stimulus dan intensif melalui Kementerian Keuangan dengan program kebijakan gratis Pajak Pertambahan Nilai (PPN) atau pajak ditanggung pemerintah 100% untuk memberikan angin segar bagi industri properti di Tanah Air.
(uka)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top