Bikin Industri Tekstil Lokal Sakit, Ini Besaran Tarif Produk Impor

Selasa, 27 April 2021 - 10:52 WIB
loading...
Bikin Industri Tekstil...
Penetapan safeguard untuk produk-produk garmen impor karena telah membuat injury industri tekstil dan produk tekstil (TPT) nasional khususnya industri kecil dan menengah (IKM). Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) tengah mengusulkan sejumlah tarif safeguard untuk produk-produk garmen impor . Penetapan safeguard ini dilakukan karena kehadiran produk impor telah membuat injury industri tekstil dan produk tekstil (TPT) nasional khususnya industri kecil dan menengah (IKM).

Direktur Industri Tekstil, Kulit, dan Alas Kaki Kemenperin, Elis Masitoh mengatakan, bahwa pihaknya mengusulkan berbagai tarif safeguard pada produk-produk garmen. Tarif yang dikeluarkan nanti akan bervariasi tergantung dari produknya.

Baca Juga: Kemenperin Siap Terapkan Safeguard Buat Lindungi Industri Garmen Nasional

Contohnya saja untuk produk T-shirt, diusulkan tarif yang dikenakan sebesar Rp27.000 pada setiap produk impor. Dengan adanya tarif tersebut, maka harga produk T-shirt yang ada dipasaran bisa bersaing dengan produk nasional

"Ketika ada atasan casual impor dari China misalnya, masuk dengan harga Rp20.000, dikenakan safeguard Rp27.000, harga yang masuk ke Indonesia menjadi Rp47.000. Produsen dalam negeri pasti bisa membuat harga baju segitu, sehingga bisa bersaing," kata Elis di Jakarta, Selasa (27/4/2021)

Tak hanya itu, ada produk lainnya yang dikenakan tarif cukup besar. Misalnya saja produk outer seperti jaket. Kemenperin mengusulkan tarif safeguard sebesar Rp63.000 per buah.

"Kami sebenarnya mengusulkan lebih tinggi lagi yaitu Rp79.000 untuk outer. Tapi kemudian di revisi," Terangnya

Selain itu, tarif safeguard juga dikenakan untuk busana muslim. Menurut Elis, banyak ditemukan produk impor busana muslim dengan harga sangat murah di pasar Tanah Air.

Baca Juga: Mengikuti Jejak 100 Tahun Pendidikan Tekstil Indonesia

Untuk produk headwear atau hijab, tarif yang diusulkan adalah Rp19.800. Sementara untuk produk gamis, sebesar Rp59.000.

"Untuk harga dari impor hijab itu Rp2.000, sementara produk hijab IKM di Zoya atau El Zatta kan Rp78.000. Jadi, bagaimana IKM bisa bersaing kalau produk impornya saja harganya dijual Rp3.000 sampai Rp6.000," ungkapnya

Elis menambahkan, perlindungan terhadap produk busana muslim sebagai upaya untuk mewujudkan cita-cita Indonesia sebagai kiblat pakaian Muslim dunia. Apalagi busana muslim banyak dibuat oleh IKM.

"Gamis dan terusan itu banyak yang diproduksi oleh IKM dalam negeri, jadi harus kita lindungi," tukas Elis.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Imbas Perang AS-Israel...
Imbas Perang AS-Israel Vs Iran, Perusahaan Tekstil dan Garmen Terancam Tutup
Industri Tekstil Kena...
Industri Tekstil Kena Efek Perang, Harga Bahan Baku Melonjak 40%
Upah Minimum Sektoral...
Upah Minimum Sektoral di Industri Garmen dan Tekstil Disebut Hanya Menambah Beban
Peresmian Kawasan Berikat...
Peresmian Kawasan Berikat SIOEN Semarang Asia, Dorong Ekspansi Ekspor Garmen Asal Kendal
Indonesia Resmi Kena...
Indonesia Resmi Kena Tarif Trump 32%, Industri Padat Karya Terpukul Paling Keras
Diproduksi di Solo,...
Diproduksi di Solo, GSP Siap Pasok Kain American Drill ke Pasar Domestik dan Global
Wastra Nusantara Juntai...
Wastra Nusantara Juntai Persit Chandra Kirana Bawa Kain Tradisional ke Panggung Dunia
Pabrik Garmen Beroperasi...
Pabrik Garmen Beroperasi di Pemalang, Serap Ribuan Tenaga Kerja Lokal
API Minta Pemerintah...
API Minta Pemerintah Ambil Tindakan untuk Pulihkan TPT Nasional
Rekomendasi
Disdik Depok Dukung...
Disdik Depok Dukung Penuh Liga Bintang Juara GTV, Jadi Wadah Prestasi Siswa SD
Kajari Serdang Bedagai...
Kajari Serdang Bedagai Diamankan Kejagung, Diduga Tak Profesional
Breaking News! Polisi...
Breaking News! Polisi Tangkap Taufik Hidayat Penyekap dan Penganiaya Sadis Wanita selama 3 Tahun di Kosan
Berita Terkini
Damessa Perluas Layanan...
Damessa Perluas Layanan lewat Cabang Baru di Cileungsi
Membangun Revolusi Pembiayaan...
Membangun Revolusi Pembiayaan Sosial Nasional Tanpa Membebani APBN
SIG Sulap 60 Ton Sampah...
SIG Sulap 60 Ton Sampah Kelapa Jadi Pakan Ternak, Peternak di Aceh Hemat 60%
Kemenko PM Gelar Global...
Kemenko PM Gelar Global Talent Day, Buka Akses Kerja ke Jepang-Jerman
Selamatkan Petani, Peran...
Selamatkan Petani, Peran DSI dalam Tata Niaga Sawit Disebut Perlu Evaluasi Ulang
Purbaya Santai Tanggapi...
Purbaya Santai Tanggapi Risiko Pencucian Uang di Patriot Bond: Bisa Dipakai Bangun Ekonomi
Infografis
Balas Dendam ke AS,...
Balas Dendam ke AS, China Naikkan Tarif Impor Jadi 125%
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved