Hadapi Disrupsi, Wapres Minta Daya Saing Tenaga Kerja Ditingkatkan

Selasa, 08 Juni 2021 - 12:41 WIB
loading...
Hadapi Disrupsi, Wapres...
Tenaga kerja Indonesia perlu disiapkan agar lebih produktif dan berdaya saing di era disrupsi saat ini. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) Maruf Amin menyebutkan bahwa angka pengangguran di Indonesia saat ini masih relatif tinggi. Tak hanya itu, persoalan tenaga kerja pun kini semakin kompleks.

Di sisi lain, Wapres menilai daya saing atau produktivitas tenaga kerja Indonesia juga masih rendah. Hal itu diperparah dengan pertumbuhan angkatan kerja baru yang cenderung terus meningkat setiap tahunnya. Sementara, penduduk usia angkatan kerja yang siap pakai masih minim.

Baca Juga: 1.014 BLK Komunitas Diresmikan, Wapres: Tantangan Nyata Menyiapkan SDM di Masa Depan

"Tantangan menjadi semakin berat dengan perkembangan revolusi industri 4.0 dan teknologi digital yang semakin cepat dan mendisrupsi beragam sektor kehidupan termasuk industri dan ketenagakerjaan," ujar Wapres dalam acara Rembuk Nasional Vokasi dan Kewirausahaan Balai Latihan Kerja (BLK) Komunitas Tahun 2020 di Tasikmalaya, Selasa (8/6/2021).

Maruf menegaskan, rendahnya daya saing atau produktivitas akan menyebabkan angka pengangguran semakin tinggi. Pasalnya, tenaga kerja dinilai tidak siap dalam beradaptasi terhadap perubahan yang ada.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menaker Sebut Rasa Aman...
Menaker Sebut Rasa Aman Karyawan Kunci Utama Produktivitas Kerja
Menaker Sebut Produktivitas...
Menaker Sebut Produktivitas Pekerja Indonesia Rendah, Solusinya Menghilang 25 Tahun
Wapres Akui Pembangunan...
Wapres Akui Pembangunan Infrastruktur Transportasi di Indonesia Belum Merata
Pengelolaan Sumber Daya...
Pengelolaan Sumber Daya Manusia di Era Disrupsi Kian Menantang
Memahami Tren Penggunaan...
Memahami Tren Penggunaan AI di Tempat Kerja dan Efeknya ke Karir
Bahas Energi Nuklir,...
Bahas Energi Nuklir, Wapres Ingatkan Soal Peristiwa Chernobyl di Rusia dan Fukushima Jepang
Tumbuhkan Asa Jurnalis...
Tumbuhkan Asa Jurnalis Muda di Era Disruspi Digital, IJTI Gelar Konferensi Jurnalis Kampus se-Indonesia
Hasan Nasbi Dorong Mahasiswa...
Hasan Nasbi Dorong Mahasiswa Fisip Unpas Lebih Kritis Hadapi Disrupsi Digital
Wamenkomdigi Ungkap...
Wamenkomdigi Ungkap Media Diterpa 2 Kali Disrupsi yang Bikin Sempoyongan
Rekomendasi
Kabar Bahagia, Amanda...
Kabar Bahagia, Amanda Manopo dan Kenny Austin Umumkan Kelahiran Anak Pertama
Marc Marquez Dominan...
Marc Marquez Dominan di Sprint Race MotoGP Hungaria, Veda Ega Start dari Baris Ketiga Moto3
Paus Leo Tegaskan Kriteria...
Paus Leo Tegaskan Kriteria untuk Perang yang Adil Tidak Ada dalam Serangan AS-Israel di Iran
Berita Terkini
DPR Solid Tolak Aturan...
DPR Solid Tolak Aturan Kemasan Polos Produk Tembakau dari Kemenkes
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
Infografis
Penjualan Mobil Murah...
Penjualan Mobil Murah LCGC Anjlok, Daya Beli Kelas Menengah Terancam?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved