Waduh.. Starbucks Kekurangan Pasokan Bahan Baku, Pelanggan Kecewa!

Sabtu, 12 Juni 2021 - 21:00 WIB
loading...
Waduh.. Starbucks Kekurangan...
Ilustrasi. FOTO/REUTERS
A A A
JAKARTA - Tasha Leverette sedang ingin menikmati minuman favoritnya dari Starbucks yakni, es teh limun hijau persik. Namun, ketika memesan drive-thru di Atlanta tiga minggu lalu tidak bisa memesan minuman tersebut karena kekurangan pasokan bahan baku berupa buah persik.

Ketika pelanggan tersebut pindah ke gerai lain juga bernasib sama. Ia pun merasa kecewa karena alasannya sama tidak ada bahan baku untuk membuat minuman tersebut. "Ini mengejutkan karena Starbucks selalu memiliki apa saja yang dibutukan," kata Leveratte, seperti dikutip dari New York Time, Sabtu (12/6/2021).

Baca Juga: Siap-siap! Selain Biaya Sekolah, Melahirkan Juga Bakal Kena Pajak

Tak hanya Leverette, ternyata banyak pelanggan di AS mengeluhkan kondisi yang sama lewat media sosial. Bahkan kekurangan bahan baku tidak hanya minuman populer, seperti jus buah persik dan jambu biji, tetapi juga kurangnya kopi es dan kopi dingin, makanan sarapan dan kue, bahkan cangkir, tutup dan sedotan. Sebuah video di TikTok minggu ini menampilkan sekelompok karyawan yang berteriak frustrasi atas daftar bahan yang sudah habis di toko termasuk krim manis, moka putih, buah naga mangga, dan setiap item makanan. Sekelompok karyawan itu di TikTok memberikan judul 'dehidrasi dan ingin tetap hidup'.

Tak berhenti disitu, Starbucks juga kehabisan bahan baku Very Berry Hibiscus Refreshers dan Croissant Almond. Kekurangan bahan baku disebabkan pembeli ditempat mengalami penurunan lebih memilih pesan antar baik drive-thru atau lewat aplikasi. Padahal selama ini Starbuck menjadi tempat kerja ketiga bagi konsumen dan asyik sebagai tempat untuk mengobrol lama.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Janji Manis Investasi...
Janji Manis Investasi Rp5.323 Triliun di Balik Kesepakatan Damai AS-Iran
Tantang Dominasi Dolar...
Tantang Dominasi Dolar AS, China Perluas Penggunaan Yuan secara Global
Sambut Kabar Damai AS-Iran,...
Sambut Kabar Damai AS-Iran, Harga Bitcoin Melesat Tembus USD65.900
20 Negara Pengimpor...
20 Negara Pengimpor Terbesar Produk China, Indonesia Peringkat Berapa?
Tarif Trump 18% Mengancam...
Tarif Trump 18% Mengancam Komoditas Unggulan Nasional, RI Rayu AS Minta Pengecualian
10 Presiden Terkaya...
10 Presiden Terkaya Sepanjang Sejarah AS, Trump Jauh Lebih Unggul dari Pendahulunya
Pilot F-15 AS: Serangan...
Pilot F-15 AS: Serangan Drone Iran Membentuk Formasi Ubur-ubur
Trump Kecam Pemungutan...
Trump Kecam Pemungutan Suara Senat untuk Batasi Kewenangannya dalam Perang Iran
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Rekomendasi
Tinggalkan Karakter...
Tinggalkan Karakter Garang, Kim Mu Yeol Bertransformasi Jadi Dokter Hangat di First Doctor
Dulu Dipaksa Les Nyanyi,...
Dulu Dipaksa Les Nyanyi, Kini Arcelly Bersinar di Panggung Nasional
Sinopsis Sinetron Tobat...
Sinopsis Sinetron 'Tobat Jatuh Cinta' Eps 3: Mila Makin Yakin Berpisah, Kondisi Efendi Kian memburuk
Berita Terkini
Tips MotionTrade: Waspada...
Tips MotionTrade: Waspada Janji Keuntungan Tinggi Tanpa Risiko, Intip Ciri Umum Investasi Ilegal
Perkuat Daya Saing,...
Perkuat Daya Saing, LOTTE Chemical Indonesia Raih Tiga Sertifikasi ISO
Rupiah Jeblok Lagi,...
Rupiah Jeblok Lagi, Dolar AS Makin Dekati Level Rp18.000
TikTok Bidik Pertumbuhan...
TikTok Bidik Pertumbuhan Aplikasi Asia Tenggara lewat Inovasi AI
IHSG Ambruk 3,56% ke...
IHSG Ambruk 3,56% ke 5.883 Sore Ini, Tekanan Jual Hantam Nyaris Seluruh Sektor
Hadapi Ketidakpastian...
Hadapi Ketidakpastian Global, Gajah Tunggal Andalkan Efisiensi dan Inovasi
Infografis
Ini Alasan Banyak Tentara...
Ini Alasan Banyak Tentara Israel Mulai Kecewa Berperang di Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved