Sukseskan 5M, Luhut Kerahkan 50 Ribu Penyuluh Agama
Jum'at, 23 Juli 2021 - 17:34 WIB
loading...
Foto/ilustrasi/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) sekaligus Koordinator PPKM Level 4 Jawa-Bali Luhut B. Pandjaitan mengajak masyarakat melaksanakan upaya 5M (mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, dan mengurangi mobilitas). Agar pelaksanaannya optimal, Menko Luhut mengajak beberapa tokoh agama untuk menyosialisasikannya.
Baca juga:Serangan Taliban Menggila, Tajikistan Siap Tampung 100.000 Pengungsi Afghanistan
“Saya minta menteri agama untuk memobilisasi para penyuluh agama hingga ke tingkat desa, untuk mendekati tokoh agama dengan masyarakat mengenai 5M. Dan untuk 5M ini, sesuai arahan Pak Presiden, maka mohon Kepala BNPB jadi ketuanya, dengan kampanye diprioritaskan di daerah padat penduduk di 7 wilayah aglomerasi Pulau Jawa dan Bali. Nanti kita semua juga bantu backup,” kata Luhut melalui pernyataan tertulis yang diterima MNC News Portal Indonesia, Jumat (23/7/2021).
Luhut mengaku tentang upaya penerapan dari 5M ini perlu dilakukan edukasi kepada masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan.
"Salah satunya menggunakan masker. Penggunaan masker terbukti menahan laju penyebaran kasus. Selain itu mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, dan mengurangi mobilitas," ujarnya.
Baca juga:Serangan Taliban Menggila, Tajikistan Siap Tampung 100.000 Pengungsi Afghanistan
“Saya minta menteri agama untuk memobilisasi para penyuluh agama hingga ke tingkat desa, untuk mendekati tokoh agama dengan masyarakat mengenai 5M. Dan untuk 5M ini, sesuai arahan Pak Presiden, maka mohon Kepala BNPB jadi ketuanya, dengan kampanye diprioritaskan di daerah padat penduduk di 7 wilayah aglomerasi Pulau Jawa dan Bali. Nanti kita semua juga bantu backup,” kata Luhut melalui pernyataan tertulis yang diterima MNC News Portal Indonesia, Jumat (23/7/2021).
Luhut mengaku tentang upaya penerapan dari 5M ini perlu dilakukan edukasi kepada masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan.
"Salah satunya menggunakan masker. Penggunaan masker terbukti menahan laju penyebaran kasus. Selain itu mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, dan mengurangi mobilitas," ujarnya.
Lihat Juga :