Lebih Dari Lima Dekade, PT Vale Jaga Keberlanjutan untuk Masa Depan

Minggu, 25 Juli 2021 - 10:11 WIB
loading...
A A A
*Meningkatkan tata kelola perusahaan secara berkelanjutan

Menerapkan Good Corporate Governance (GCG) yang mengedepankan keterbukaan dan transparansi untuk menghindarkan bisnis dari risiko korupsi dan suap. Realisasinya melalui sosialisasi dan pelatihan Anti-Bribery and Corrup- tion (ABC) bagi seluruh karyawan dan kontraktor perusahaan sejak 2015. Seiring itu, perusahaan juga menyusun panduan antikorupsi yang bersifat mengikat di lingkup internal perusahaan juga rekanannya.

Sejak 1 Januari 2016, PT Vale membuka saluran pelaporan independen, Vale Whistleblower Channel (VWC), yakni layanan pelaporan yang dikelola secara mandiri dan professional oleh perusahaan penyedia layanan pelaporan pelanggaran di Indonesia. VWC terhubung langsung ke Bagian Kode Etik dan Perilaku Vale S.A. VWC menjadi kanal pelaporan dugaan terjadinya penyelewengan, kecurangan, maupun pelanggaran kebijakan perusahaan. Pelaporan dapat dilakukan melalui SMS/WhatsApp: +62-812-8040-0622, Hotline 0-800-100-2233 atau email [email protected].

*Dukungan terhadap penanggulangan COVID-19

Sejak pandemi COVID-19 menyebar di Indonesia pada Maret 2020, PT Vale sebagai entitas bisnis telah konsisten berkontribusi membantu pemerintah dalam penanggulangan COVID-19. Salah satu aktivitas tersebut diwujudkan PT Vale dengan menyalurkan alat tes cepat atau rapid test kits sebagai upaya membantu aktivitas penapisan dan pemetaan penyebaran virus corona di wilayah konsesi dan wilayah penyangga konsesi PT Vale di tiga provinsi yang berada di Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah dan Sulawesi Tenggara.

“Pada 2050 perseroan berkomitmen menuju penambangan karbon netral melalui program perubahan iklim dengan mengurangi gas rumah kaca emisi, dimana hal ini selaras dengan Perjanjian Paris dan menjadi karbon netral pada tahun 2050. Tak hanya itu, dari sisi energi nantinya 100% menghasilkan sendiri energi bersih secara global. Lalu untuk kepedulian terhadap air, perseroan mengurangi pengumpulan air baru sebesar 10%,” ungkap Febry.

Lebih Dari Lima Dekade, PT Vale Jaga Keberlanjutan untuk Masa Depan


Tak hanya itu, dari kepedulian terhadap lingkungan perseroan memulihkan dan melindungi 500.000 hektar lahan kritis di luar area Kontrak Karya. Sementara dari sisi kontribusi sosial ekonomi fokus pada perawatan kesehatan, pendidikan, dan peningkatan pendapatan masyarakat.

“Perseroan juga menghilangkan celah Land Surface Temperature (LST) utama dalam kaitannya dengan praktik terbaik,” paparnya.

Tangguh Ditengah Pandemi dan Tetap Produktif

Pandemi Covid-19 yang telah terjadi setahun lebih memberikan dampak besar terhadap seluruh sektor kehidupan. Sejumlah usaha gulung tikar, ekonomi terpuruk hingga banyak kehilangan pekerjaan.

Hal berbeda terjadi disektor tambang, justru sektor ini kian bersinar ditengah kondisi tersebut. Bisa dikatakan sektor ini terus bergerak, bahkan kehadirannya tetap memberikan dampak positif tidak saja pada kontribusi sektor ekonomi tapi juga pada sektor sosial.

Dari sisi ekspor berdasarkan data Bada Pusat Statistik (BPS) Sulsel, nikel yang notabene komoditi dari sektor tambang memberikan kontribus besar dalam ekspor Sulsel.

Pada bulan Mei, BPS merilis jika nikel menjadi salah satu penyumbang ekspor terbesar Sulsel dengan nilai ekspor sebesar US$ 75,28 juta (70,36 persen). Jika dibandingkan dengan April 2021 maka ekspor komoditas Nikel naik sebesar 7,39 persen.

Di Sulsel, PT Vale merupakan perusahaan tambang yang memproduksi nikel cukup besar, dimana pada 2018 produksi mencapai 74,806 ton (dalam matte), 2019 sebanyak 71,025 ton Matte dan pada tahun 2020 sebesar 72,237 ton matte.

PT Vale mempertahankan pertumbuhan melalui kinerja ekonomi yang positif demi keberlanjutan operasi dan usaha. Selama periode pelaporan 2020, Perseroan menerapkan kebijakan penghematan biaya, guna menjaga daya saing. Meski dihadapkan pada dampak pandemi COVID-19, Perseroan mengoptimalkan sumber daya cadangan bijih nikel, karyawan dan fasilitas produksi untuk menghasilkan 72.237 MT nikel dalam matte atau 98,95% dari target.

Realisasi penjualan nikel dalam matte mencapai 72.846 MT, atau 99,79% dari target, dengan Pendapatan Usaha sebesar AS$764,74 juta, atau 89,95% dari target. Sebagian dari nilai ekonomi yang diperoleh tahun 2020, didistribusikan kepada pemangku kepentingan sesuai kebutuhan mereka.

“Tidak ada pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap karyawan PT Vale, akibat dampak COVID-19. Perseroan tetap melakukan kegiatan operasi dan produksi, dengan protokol kesehatan ketat. Bahkan perseroan terus membuka lapangan pekerja, termasuk ke pemasok lokal yang saat ini mencapai 295 dan jumlah karyawan pada 2020 mencapai 3.006 orang,” ungkap Febry.

Lebih Dari Lima Dekade, PT Vale Jaga Keberlanjutan untuk Masa Depan


*Serap Tenaga Kerja Lokal dan Ramah Difabel

Sebagian besar karyawan merupakan penduduk lokal, yakni warga Sorowako dan daerah lain di Kabupaten Luwu Timur. Jumlah mereka ada 2.616 orang atau 87,03% dari total karyawan PT Vale. Sebanyak 5,95% dari senior staff dipegang oleh tenaga kerja lokal.

Selain karyawan PT Vale, ada pekerja lain yakni pekerja kontraktor/pemasok dengan jumlah 7.042 atau sebesar 234% dibandingkan total karyawan yang berada di wilayah operasi PT Vale. Selain itu, PT Vale tidak memiliki karyawan paruh waktu.

Menurut dia, PT Vale juga memiliki target merangkul lebih banyak karyawan dari berbagai latar belakang.

“Kami ingin menjadi perusahaan tambang yang ramah bagi pekerja perempuan dan membuka pintu bagi mereka yang menyandang disabilitas. Kami berkomitmen memperluas kesempatan kerja bagi kaum perempuan dan difabel. Perseroan telah merumuskan target aspirasi jumlah pekerja perempuan dan difabel dalam 5-10 tahun mendatang,” ujarnya.

Dijelaskannya, perseroan menargetkan secara bertahap jumlah pekerja perempuan meningkat 100%. Pada periode pelaporan jumlah pekerja perempuan ditargetkan bertambah 12%, dibanding tahun 2019.

Realisasi pertambahan jumlah karyawan perempuan adalah 11 orang atau 4,5% menjadi 257 orang pada tahun 2020. Untuk pekerja difabel, Perseroan menargetkan pertambahan hingga 500%. Namun, pada tahun 2020 realisasi jumlah karyawan difabel menurun dari 5 orang pada tahun 2019 menjadi 4 orang, karena adanya karyawan yang mengundurkan diri.

“Kesetaraan gender menjadi bagian penting dalam pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Kesetaraan ini perlu dilakukan untuk membuka sebanyak mungkin peluang, mengeluarkan potensi-potensi terbaik dari tiap individu, dan menumbuhkan generasi penerus yang punya perspektif kesetaraan,” tuturnya.

Terpisah, Kepala Dinas Transmigrasi, Tenaga Kerja dan Perindustrian Luwu Timur, Aini Endis Anrika mengungkapkan, kontribusi sektor tambang untuk menciptakan lapangan kerja di Luwu Timur cukup besar, dimana PT Vale paling dominan membuka peluang kerja tersebut dengan total serapan tenaga kerja pada 2019 mencapai 3.044 pekerja, lalu pada 2020 sebanyak 3.018 dan pada 2021 serapan pekerja di PT Vale sebanyak 2.964 pekerja. Serapan tenaga kerja tersebut belum termasuk kontraktor PT Vale yang juga ikut menyerap tenaga kerja, dimana pada tahun lalu mencapai 5.947 orang data per 30 Juni 2020.

"PT Vale cukup besar dalam menyerap tenaga kerja di Luwu Timur, itu tidak saja dari tenaga kerja yang diserap perusahaan langsung. Tapi juga tenaga kerja yang dipekerjakan oleh kontraktor mitra Vale. Kontribusi PT Vale mencapai 30% dalam menyerap tenaga kerja, jika dilihat dari sisi penerimaan sektor tambang,” jelasnya.

Dia mencontohkan, pada tahun 2019 pekerja PT Vale Indonesia Tbk mencapai 2. 798 orang, sedangkan jumlah pekerja mencapai 12.000 sehingga jika ditotalkan pekerja tambang kontribusinya dikisaran 23,33%.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Vale Gandeng Antareja...
Vale Gandeng Antareja Dorong Produksi Nikel di Bahodopi
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Gandeng PT Vale Dorong Penggunaan HVO di Sektor Tambang
Sah! Vale Resmi Dapat...
Sah! Vale Resmi Dapat Perpanjangan Izin Operasi Tambang hingga 2035
Menteri ESDM Perpanjang...
Menteri ESDM Perpanjang Izin Tambang Vale 20 Tahun
Divestasi 14% Saham...
Divestasi 14% Saham Vale Indonesia Resmi Diteken, Pemerintah Beli Rp3.050 per Saham
Divestasi Rampung, Pemerintah...
Divestasi Rampung, Pemerintah Jamin Perpanjangan Kontrak Vale
Jaga Iklim Investasi...
Jaga Iklim Investasi di Bumi Nikel
PT Vale Bantu Bangun...
PT Vale Bantu Bangun RKB Sekolah Madrasah Ibtidaiyah Al-Khairaat di Morowali
Pertandingkan Tiga Cabor,...
Pertandingkan Tiga Cabor, Vale Cup jadi Ajang Cetak Atlet Unggul
Rekomendasi
Prabowo Tinjau SRMP...
Prabowo Tinjau SRMP 17 Tabanan, Disambut Yel-yel hingga Tari Kecak dari Siswa
Momen Middleton Bertemu...
Momen Middleton Bertemu Mantan Pacarnya di Pernikahan Peter Phillips
Jonatan Christie Tak...
Jonatan Christie Tak Mau Terbebani Ekspektasi di Final Indonesia Open 2026
Berita Terkini
Dukung Industri Kreatif,...
Dukung Industri Kreatif, Joshua Khubani Siapkan Investasi USD100 Juta
Jelajahi 197 Negara,...
Jelajahi 197 Negara, Peneliti Temukan Kesederhanaan Jadi Kunci Kebahagiaan
Pasar Keuangan Ambruk...
Pasar Keuangan Ambruk Lebih Dalam, Rupiah Diramal Tembus Rp19.000 Akhir Bulan Ini
BRIN Apresiasi Program...
BRIN Apresiasi Program Konservasi Astra Agro Dukung Target Biodiversitas
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Mager di Rp2,73 Juta per Gram, Berikut Rinciannya
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Perkuat Ketahanan Pangan Melalui Program CID
Infografis
Ratusan Mahasiswa Asing...
Ratusan Mahasiswa Asing Berbakat Terancam Kehilangan Masa Depan di AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved