Dorong Daya Beli Masyarakat, Pemerintah Disarankan Turunkan Harga BBM
Selasa, 21 April 2020 - 08:25 WIB
loading...
erosotnya harga minyak dunia ternyata belum membuat pemerintah bergegas menurunkan harga bahan bakar minyak (BBM). Foto: dok/SINDOphoto
A
A
A
JAKARTA - Merosotnya harga minyak dunia ternyata belum membuat pemerintah bergegas menurunkan harga bahan bakar minyak (BBM). Padahal penurunan harga BBM dapat mendorong pertumbuhan ekonomi di tengah krisis akibat Covid-19.
Pengamat energi dari Universitas Gadjah Mada Yogyakarta Fahmy Radhi menilai rendahnya harga minyak seharusnya dimanfaatkan pemerintah untuk menurunkan harga BBM. Penurunan harga BBM dapat membantu meringankan beban masyarakat di tengah pandemi corona sehingga mampu meningkatkan daya beli. Selain itu penurunan harga BBM juga akan mendorong pertumbuhan ekonomi di tengah krisis akibat pandemi.
“Penurunan harga BBM saat ini perlu menjadi perhatian serius pemerintah demi kepentingan yang jauh lebih besar di tengah Covid-19. Tidak hanya mementingkan aksi korporasi semata,” kata Fahmy di Jakarta kemarin.
Fahmy menandaskan, seharusnya Pertamax dkk serta Pertalite dapat segera diturunkan. Pihaknya menghitung dengan kondisi penurunan harga minyak saat ini BBM Pertamax bisa mencapai Rp2.000 per liter dan Premium bisa turun Rp1.000–2.000 per liter.
“Apabila harga BBM diturunkan secara serentak, hal itu bisa memberikan kontribusi terhadap daya beli dan mendongkrak pertumbuhan ekonomi,” tandas dia.
Pengamat energi dari Universitas Gadjah Mada Yogyakarta Fahmy Radhi menilai rendahnya harga minyak seharusnya dimanfaatkan pemerintah untuk menurunkan harga BBM. Penurunan harga BBM dapat membantu meringankan beban masyarakat di tengah pandemi corona sehingga mampu meningkatkan daya beli. Selain itu penurunan harga BBM juga akan mendorong pertumbuhan ekonomi di tengah krisis akibat pandemi.
“Penurunan harga BBM saat ini perlu menjadi perhatian serius pemerintah demi kepentingan yang jauh lebih besar di tengah Covid-19. Tidak hanya mementingkan aksi korporasi semata,” kata Fahmy di Jakarta kemarin.
Fahmy menandaskan, seharusnya Pertamax dkk serta Pertalite dapat segera diturunkan. Pihaknya menghitung dengan kondisi penurunan harga minyak saat ini BBM Pertamax bisa mencapai Rp2.000 per liter dan Premium bisa turun Rp1.000–2.000 per liter.
“Apabila harga BBM diturunkan secara serentak, hal itu bisa memberikan kontribusi terhadap daya beli dan mendongkrak pertumbuhan ekonomi,” tandas dia.
Lihat Juga :