Indonesia Jadi Presidensi G20, BI Ingin Perkuat Kerja Sama Pembayaran Digital

Rabu, 15 September 2021 - 07:43 WIB
loading...
Indonesia Jadi Presidensi...
Lewat G20 BI ingin memperkuat kerja sama pembayaran digital. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo mengatakan, dalam presidensi G20 yang dipegang Indonesia satu tahun ke depan, Bank Indonesia (BI) akan menguatkan kerja sama dalam hal sistem pembayaran digital .

Ada tiga faktor yang perlu dibahas terkait kerja sama ini. Pertama adalah CBDC (Central Bank Digital Currency) yang akan menjadi alat pembayaran yang sah dari suatu negara. Kedua adalah agar CBDC tetap mendukung tugas-tugas bank sentral, seperti moneter, di sektor keuangan, sistem pembayaran, dan dapat melayani ekonomi.

Baca juga: Perkuat Inovasi Teknologi, BNC Bertekad Jadi Bank Digital Terdepan

Kemudian yang ketiga adalah CBDC juga dapat mendukung inklusi ekonomi dan keuangan sehingga setiap orang bisa memanfaatkan produk ataupun layanan keuangan itu sendiri.

"Karenanya ini akan kita dorong atau yang sering kita sebut cross border payment, agar ke depan sistem pembayaran secara luas bisa mengatasi berbagai permasalahan," ujar Perry pada Konferensi Pers Presidensi Indonesia di G-20 secara daring, Selasa (14/9/2021).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BI Rate Naik Demi Menahan...
BI Rate Naik Demi Menahan Tekanan Rupiah dan Capital Outflow
Ekonom: Kebijakan BI...
Ekonom: Kebijakan BI dan Pemerintah Memperkuat Rupiah Sudah Tepat
BI Sangkal Cadangan...
BI Sangkal Cadangan Devisa Terkuras, Masih di Atas Standar IMF
Rupiah Terus Melemah,...
Rupiah Terus Melemah, BI Keluarkan Lima Jurus Tambahan
Darurat Rupiah, BI Kembali...
Darurat Rupiah, BI Kembali Kerek Suku Bunga Acuan Jadi 5,50% dan Rilis 4 Operasi Moneter
Kurs Tembus Rp18 Ribu,...
Kurs Tembus Rp18 Ribu, Gubernur BI Siapkan 2 Jurus Jaga Nilai Tukar Rupiah
BI Rate Naik dan Rupiah...
BI Rate Naik dan Rupiah (tetap) Melemah
Sinergi Pemprov DKI...
Sinergi Pemprov DKI dan BI, Inflasi Jakarta Melandai pada Mei
Kemudahan Digital Jadi...
Kemudahan Digital Jadi Bagian dari Gaya Hidup Modern
Rekomendasi
Biksu Buddha di China...
Biksu Buddha di China Dilaporkan Ditahan usai Peringati Peristiwa Tiananmen
Kasus Penipuan Hanania...
Kasus Penipuan Hanania Travel, Polda Metro Periksa 70 Saksi
Suara Ledakan Terdengar...
Suara Ledakan Terdengar di Bandar Abbas dan Pulau Qeshm, Iran Segera Balas Serangan AS
Berita Terkini
Kilau Emas Antam Kembali...
Kilau Emas Antam Kembali Meredup, Hari Ini Turun Rp20 Ribu ke Rp2.713.000 per Gram
Gencatan Senjata Gagal!...
Gencatan Senjata Gagal! Harga Minyak Dunia Terbang Tinggi Hampir 1% saat AS Kembali Gempur Iran
Tarif Trump 18% Mengancam...
Tarif Trump 18% Mengancam Komoditas Unggulan Nasional, RI Rayu AS Minta Pengecualian
Pertamax Naik Rp3.950...
Pertamax Naik Rp3.950 Jadi Rp16.250/Liter, Ini Daftar Lengkap Harga BBM di SPBU Pertamina
Harga BBM Pertamax Cs...
Harga BBM Pertamax Cs Resmi Naik per Rabu 10 Juni 2026, Pertalite dan Solar Subsidi Tetap
BI Rate Naik Demi Menahan...
BI Rate Naik Demi Menahan Tekanan Rupiah dan Capital Outflow
Infografis
Sniper Udara Paling...
'Sniper Udara' Paling Ditakuti Dunia Perkuat Pertahanan Udara Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved