Pengeboran Eksplorasi PLTP Gunung Salak Telah Sesuai Syarat
Jum'at, 17 September 2021 - 08:39 WIB
loading...
PLTP jadi andalan pemerintah untuk penuhi target bauran energi. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral ( ESDM) tengah mendorong penggunaan energi baru dan terbarukan ( EBT ) demi mencapai target bauran energi sebesar 23% pada tahun 2025. Salah satu sumber energi yang dimanfaatkan adalah sumber energi panas bumi.
Hingga saat ini, pemanfaatan panas bumi sebagai pembangkit listrik sebesar 2.175,7 megawatt (MW) atau 9,2% dari total potensi sumber daya. Pada 2035 ditargetkan kapasitas terpasang panas bumi mencapai 9,3 gigawatt (GW)
Baca juga: Masih Mahal, Serapan Produksi Panel Surya Nasional Kecil
Kepala Pusat Sumber Daya Mineral Batubara dan Panas Bumi Iman K. Sinulingga mengatakan, untuk mencapai target tersebut pemerintah mencanangkan quick wins program eksplorasi panas bumi.
"Program tersebut sebagai upaya menurunkan risiko hulu, sehingga dapat meningkatkan keekonomian proyek pembangkit listrik tenaga panas bumi (PLTP) dan menarik investasi di sektor EBT dengan harga yang kompetitif," ujar Iman dalam keterangan tertulis, Jumat (17/9/2021).
Hingga saat ini, pemanfaatan panas bumi sebagai pembangkit listrik sebesar 2.175,7 megawatt (MW) atau 9,2% dari total potensi sumber daya. Pada 2035 ditargetkan kapasitas terpasang panas bumi mencapai 9,3 gigawatt (GW)
Baca juga: Masih Mahal, Serapan Produksi Panel Surya Nasional Kecil
Kepala Pusat Sumber Daya Mineral Batubara dan Panas Bumi Iman K. Sinulingga mengatakan, untuk mencapai target tersebut pemerintah mencanangkan quick wins program eksplorasi panas bumi.
"Program tersebut sebagai upaya menurunkan risiko hulu, sehingga dapat meningkatkan keekonomian proyek pembangkit listrik tenaga panas bumi (PLTP) dan menarik investasi di sektor EBT dengan harga yang kompetitif," ujar Iman dalam keterangan tertulis, Jumat (17/9/2021).
Lihat Juga :