Bos IMF Tagih Janji Negara Kaya Soal Bantuan Vaksin

Jum'at, 17 September 2021 - 10:47 WIB
loading...
Bos IMF Tagih Janji...
Direktur Pelaksana IMF Kristalina Georgiva mendesak negara maju memberikan bantuan vaksin ke negara-negara miskin. Foto/IMF
A A A
JAKARTA - Direktur Pelaksana Dana Moneter Internasional ( IMF ) Kristalina Georgiva dan para pemimpin organisasi multilateral lainnya mendesak negara-negara yang tingkat vaksinasi Covid-19 -nya tinggi untuk mengirimkan bantuan dosis ke negara-negara miskin.

Baca juga: IMF Guyur Indonesia Rp89,6 Triliun, BI: Bukan Utang, Bukan Pinjaman

Georgieva menyatakan keprihatinannya bahwa ada kesenjangan dalam tingkat vaksinasi di negara maju dan negara-negara berkembang. Menurutnya, negara yang telah memberikan lebih dari 2 miliar dosis dari yang dibutuhkan harus segera mendistribusikan bantuan dosis vaksin untuk mengatasi kesenjangan tingkat vaksinasi negara-negara miskin.

"Tidak mungkin memvaksinasi setidaknya 40% populasi dunia pada akhir tahun 2021 tanpa tindakan yang cepat," ujarnya, dilansir Reuters, Jumat (17/9/2021).

Kepada negara-negara dengan penghasilan tinggi, Georgieva dan para pemimpin organisasi dunia menagih janji bantuan dosis mereka untuk segera membuat kontrak bantuan dan dikirimkan kepada negara yang membutuhkan.

Dirinya bersama sejumlah pimpinan Bank Dunia, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), dan Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) meneken pernyataan agar percepatan vaksinasi terus dilakukan.

Tak luput, mereka juga mendesak pada produsen vaksin untuk memprioritaskan kontrak mereka dengan Covax dan Avat untuk distribusi di Afrika.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
IMF Peringatkan AI Bisa...
IMF Peringatkan AI Bisa Bobol Sistem Perbankan Dunia dalam Hitungan Detik!
Cerita Purbaya Tolak...
Cerita Purbaya Tolak Dana Segar dari IMF dan World Bank: Kita Punya Tabungan Sendiri
Dunia di Ambang Kebangkrutan?...
Dunia di Ambang Kebangkrutan? Utang AS Tembus Rp666.215 Triliun
Tekanan Fiskal Meningkat,...
Tekanan Fiskal Meningkat, IMF Wanti-wanti Ledakan Utang Publik Global
Kelas Menengah Terus...
Kelas Menengah Terus Menyusut, Mampukah RI Jadi Negara Maju di 2045?
Purbaya Tolak Sodoran...
Purbaya Tolak Sodoran Utang IMF saat Lawatan ke Amerika
Menggugat Ilusi Kapitalisme...
Menggugat Ilusi Kapitalisme Negara
Kunjungi ITB, Muhaimin:...
Kunjungi ITB, Muhaimin: Saatnya Indonesia Naik Kelas Jadi Negara Maju
Setelah Operasi Venezuela,...
Setelah Operasi Venezuela, AS Kerahkan 3 Kapal Perang ke Negara Miskin Ini, Apa Rencana Trump?
Rekomendasi
3 Fakta Penembakan Bayi...
3 Fakta Penembakan Bayi Palestina Berusia 7 Bulan oleh Tentara Israel
Selalu Jadi Target Iran,...
Selalu Jadi Target Iran, Kuwait Beli Senjata Anti-Drone Senilai Rp36 Triliun dari AS
Catat Ekspansi Signifikan,...
Catat Ekspansi Signifikan, Dyputu Studio Bekasi Jadi Subjek Penelitian Akademis
Berita Terkini
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
Infografis
10 Negara Terhebat yang...
10 Negara Terhebat yang Pernah Tercatat dalam Sejarah Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved