Antisipasi Gelombang ke-3 Covid-19, Luhut: Kami Sudah Lebih Siap !
Selasa, 21 September 2021 - 08:20 WIB
loading...
Luhut Binsar Pandjaitan mengaku pihaknya sudah lebih siap mengantisipasi soal risiko gelombang ketiga Covid-19. Sambung dia menerangkan, pihaknya akan menjaga kasus harian Covid-19 pada level 2.700 hingga 3.000 kasus. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menkomarves) sekaligus koordinator PPKM, Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan bahwa Indonesia harus mewaspadai soal risiko gelombang ketiga Covid-19 .
Baca Juga: Jokowi Ingatkan Waspadai Gelombang Ketiga Covid-19
Meski demikian, Luhut mengaku pihaknya sudah lebih siap mengantisipasi. Sambung dia menerangkan, pihaknya akan menjaga kasus harian Covid-19 pada level 2.700 hingga 3.000 kasus.
“Untuk mengantisipasi agar tidak sampai terjadi gelombang ketiga jumlah kasus disarankan ditahan pada tingkat 10 kasus per juta penduduk per hari, atau dalam kasus Indonesia berkisar 2.700 atau 3.000-an kasus. Saya rasa kami sudah lebih siap," kata Luhut melalui keterangan yang diterima MNC Portal Indonesia, Selasa (21/9/2021).
Menko Luhut pun meyakini Indonesia akan bisa mengendalikan pandemi dengan target tersebut. Kuncinya menurut dia yakni 3T, 3M, penggunaan PeduliLindungi serta vaksinasi yang masif.
Baca Juga: Jokowi Ingatkan Waspadai Gelombang Ketiga Covid-19
Meski demikian, Luhut mengaku pihaknya sudah lebih siap mengantisipasi. Sambung dia menerangkan, pihaknya akan menjaga kasus harian Covid-19 pada level 2.700 hingga 3.000 kasus.
“Untuk mengantisipasi agar tidak sampai terjadi gelombang ketiga jumlah kasus disarankan ditahan pada tingkat 10 kasus per juta penduduk per hari, atau dalam kasus Indonesia berkisar 2.700 atau 3.000-an kasus. Saya rasa kami sudah lebih siap," kata Luhut melalui keterangan yang diterima MNC Portal Indonesia, Selasa (21/9/2021).
Menko Luhut pun meyakini Indonesia akan bisa mengendalikan pandemi dengan target tersebut. Kuncinya menurut dia yakni 3T, 3M, penggunaan PeduliLindungi serta vaksinasi yang masif.
Lihat Juga :