Tegas! China Larang Semua Transaksi Mata Uang Kripto, Termasuk Bitcoin

Sabtu, 25 September 2021 - 09:02 WIB
loading...
Tegas! China Larang...
Bank Sentral China secara tegas mengumumkan, bahwa semua transaksi mata uang kripto adalah tindakan ilegal. Secara resmi, China kini melarang token digital seperti Bitcoin beroperasi di negara mereka. Foto/Reuters, Dok BBC
A A A
BEIJING - Bank Sentral China secara tegas mengumumkan, bahwa semua transaksi mata uang kripto adalah tindakan ilegal. Secara resmi, China kini melarang token digital seperti Bitcoin beroperasi di negara mereka.

"Kegiatan bisnis terkait mata uang virtual adalah kegiatan keuangan ilegal," kata People's Bank of China.

Bank Sentral China juga memperingatkan bahwa "secara serius (Mata Uang Kripto) membahayakan keselamatan aset rakyat". China sendiri merupakan salah satu pasar mata uang kripto terbesar di dunia.

Baca Juga: Pengguna Twitter Kini Bisa Kirim dan Menerima Bitcoin

Fluktuasi yang terjadi di Negeri Tirai Bambu -julukan China-, sering berdampak pada harga mata uang kripto secara global. Sementara itu harga Bitcoin mengalami penurunan yakni tercatat lebih dari USD2.000 setelah pengumuman larangan China.

Kebijakan ini menjadi langkah terbaru proteksi China, dimana mereka melihat mata uang kripto sebagai investasi spekulatif yang tidak stabil – dan cara untuk mencuci uang paling buruk.

Perdagangan mata uang kripto telah secara resmi dilarang di China sejak 2019, tetapi masih tetap ada melalui valuta asing. Namun, kini bakal ada tindakan keras yang signifikan dari pemerintah pada tahun ini.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Raih Cuan Jumbo...
Trump Raih Cuan Jumbo dari Kripto, Mayoritas Dialihkan ke Saham dan Obligasi
Hadirkan Tokenized Stocks,...
Hadirkan Tokenized Stocks, Tokocrypto Perluas Akses ke Pasar Saham Global
Euforia Pesta Bola Dunia...
Euforia Pesta Bola Dunia Menular ke Aset Kripto, Trade for Glory 2026 Digelar
JPMorgan Peringatkan...
JPMorgan Peringatkan Risiko Baru MicroStrategy
Aset Kripto Rp18 Triliun...
Aset Kripto Rp18 Triliun Lenyap Diretas, AI Bisa Jadi Andalan Keamanan Baru
Fenomena Baru Investasi:...
Fenomena Baru Investasi: Tokenisasi Aset Buka Akses ke Saham AS, Minat Investor RI Melonjak
Anak Muda Bingung Pilih...
Anak Muda Bingung Pilih Kripto atau Saham? Begini Kata Para Praktisi
1 Tahun Berkuasa, Kekayaan...
1 Tahun Berkuasa, Kekayaan Trump Bertambah Rp25 Triliun
Tragedi Bitcoin: Rp72...
Tragedi Bitcoin: Rp72 Triliun Hangus Terseret Tren Terburuk Sejak Agustus!
Rekomendasi
Laporan Amplop Menhut...
Laporan Amplop Menhut Raja Juli, KPK: Yang Dilaporkan hanya Berita Acara Pengembalian, Nominalnya Tidak
Don Ritto Dilimpahkan...
Don Ritto Dilimpahkan ke Kejagung, Polisi Serahkan Barang Bukti Kasus Korupsi dan TPPU
BPOLBF dan IN-FLORES...
BPOLBF dan IN-FLORES Rumuskan Masa Depan Ekowisata Labuan Bajo
Berita Terkini
Iran Beri Ancaman Ekstrem...
Iran Beri Ancaman Ekstrem Soal Energi Global: Minyak untuk Semua atau Tidak Sama Sekali
Hadapi Dinamika Pasar...
Hadapi Dinamika Pasar Energi Global, PLN EPI Perkuat Kompetensi SDM
3 Cara Cek Emas Asli...
3 Cara Cek Emas Asli untuk Menghindari Kerugian Finansial
MNC Bank Gandeng MNC...
MNC Bank Gandeng MNC Sekuritas Dorong Literasi Keuangan Gen Z lewat Solusi Perbankan Digital
Beli Properti Lebih...
Beli Properti Lebih Ringan? KPR BRI Solusi Jawabannya!
Transformasi Digital...
Transformasi Digital dan HSSE Jadi Kunci Elnusa Petrofin Perkuat Rantai Pasok Energi
Infografis
Pentagon: China Bisa...
Pentagon: China Bisa Hancurkan Semua Kapal Induk AS dalam 20 Menit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved