Pengguna Twitter Kini Bisa Kirim dan Menerima Bitcoin

loading...
Pengguna Twitter Kini Bisa Kirim dan Menerima Bitcoin
Aplikasi Twitter mengumumkan sebuah fitur yang memungkinkan pengguna untuk mengirimkan tip terhadap pembuat konten-konten favorit dengan menggunakan Bitcoin. Foto/Dok
JAKARTA - Aplikasi Twitter mengumumkan sebuah fitur yang memungkinkan pengguna untuk mengirimkan tip terhadap pembuat konten -konten favorit dengan menggunakan Bitcoin . Untuk sementara, fitur tip ini akan tersedia bagi pengguna iOS, dan untuk Android bakal tersedia dalam beberapa pekan ke depan.

"Kami ingin semua pengguna di Twitter memiliki akses ke ruang untuk mendapatkan bayaran. Mata uang digital (kami) dorong agar untuk menambah lebih banyak partisipasi ekonomi serta mempermudah pengiriman uang lintas-batas negara dengan risiko seminimal mungkin," tulis Twitter dalam pernyataan tertulisnya, dilansir AA, Jumat (24/9/2021).

Baca Juga: Pakar Kripto Bilang Sekarang Saatnya Beli Bitcoin, Ada Apa Nih?

Nantinya, pengguna dapat memberikan tip terhadap pembuat konten favoritnya dengan menggunakan mata uang kripto, dalam hal ini Bitcoin. Hal ini dilakukan melalui Strike, sebuah aplikasi pembayaran digital dalam jaringan Bitcoin.



Melalui Strike, memungkinkan pengguna untuk mengirim dan menerima Bitcoin, serta dapat digunakan untuk alat pembayaran instan secara global.

Baca Juga: Bagaimana Cara Investasi Bitcoin dan Kapan Waktu yang Tepat?

Lebih jauh, pemberian tip ini juga dapat dilakukan oleh sejumlah platform transaksi digital lain seperti Bandcamp, Cash App, Chipper, Patreon, Razorpay, Wealthsimple Cash, dan Venmo.

Sebelumnya Twitter telah memperkenalkan fitur tip ini dalam versi beta pada Mei 2021 lalu, melalui Tip Jar, yang memungkinkan pengguna untuk mengirimkan uang ke pembuat konten dengan menghubungkan akun mereka.

Langkah ini dilakukan setelah raksasa media sosial tersebut mengumumkan pada Februari lalu bahwa mereka ingin meningkatkan pengguna aktif harian mereka menjadi 315 juta dan mengejar target pendapatan hingga USD7,5 miliar pada 2023.
(akr)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top