Evaluasi PPKM Jawa-Bali, Ini 5 Catatan Penting dari Luhut

loading...
Evaluasi PPKM Jawa-Bali, Ini 5 Catatan Penting dari Luhut
Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan. Foto/Ist
JAKARTA - Pemerintah terus melakukan berbagai evaluasi terkait penerapan kebijakan PPKM darurat berlevel setiap minggunya. Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan selaku koordinator PPKM Jawa-Bali pada Senin (27/9/2021) malam menyampaikan sejumlah perkembangan terkini terkait kasus Covid-19 Indonesia.

Menurut dia, angka kasus Covid-19 telah mengalami penurunan signifikan, di mana positivity rate atau rasio jumlah orang positif dengan total jumlah tes Covid-19 di Indonesia juga sudah semakin baik.

Baca juga: Luhut Kasih Peringatan Saat Mobilitas Mulai Meningkat Seiring Pelonggaran PPKM

Berikut ini lima pernyataan Luhut yang dihimpun oleh MNC Portal Indonesia (MPI) terkait evaluasi PPKM di pulau Jawa dan Bali khususnya pada sektor ekonomi:



1. Sejumlah Aktivitas Sektor Ritel Meningkat

Luhut menyebut ada peningkatan mobilitas masyarakat di sektor ritel dalam satu minggu terakhir. Adapun aktivitas ritel yang melibatkan penjualan barang atau penawaran jasa secara langsung termasuk aktivitas mobilitas di dalam pusat perbelanjaan semakin meningkat.

“Peningkatan mobilitas terutama terjadi di aktivitas ritel dan rekreasi, taman, walaupun sudah diambil langkah macam-macam, mulai dari genap-ganjil dan sebagainya, tetap saja angka itu cukup naik," ujar Luhut melalui pernyataan virtual, dikutip Selasa (28/9/2021).

2. Tempat Rekreasi dan Wisata Pantai Pangandaran Kembali Membludak

Menteri Luhut juga menyoroti ramainya pergerakan aktivitas masyarakat di kawasan tempat wisata Pantai Pangandaran pada pekan lalu. Padahal, dia mengatakan telah ada pengaturan kunjungan masyarakat ke destinasi wisata di Jawa Barat tersebut.
halaman ke-1
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top