Eropa dan Rusia Saling Tuding Penyebab Krisis Energi
Kamis, 07 Oktober 2021 - 13:12 WIB
loading...
Di tengah krisis energi yang melanda dunia, khususnya Eropa. Baik Rusia maupun Eropa saling lempar kesalahan dan menuduh biang kerok atas masalah melonjaknya harga gas alam. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Di tengah krisis energi yang melanda dunia, khususnya Eropa . Baik Rusia maupun Eropa saling lempar kesalahan dan menuduh biang kerok atas masalah melonjaknya harga gas alam .
Baru-baru ini Presiden Rusia Vladimir Putin dalam pidatonya mengatakan, bahwa krisis energi yang terjadi di Eropa saat ini adalah kesalahan dari kebijakan benua biru tersebut.Putin menilai, salah satu faktor yang mempengaruhi harga adalah kebijakan kontrak jangka panjang Eropa yang menguntungkan pasar spot.
"Mereka (Eropa) telah membuat kesalahan, dan hari ini sangat jelas, bahwa kebijakan ini salah," kata Putin dalam pertemuan dengan para pejabat departemen energi Rusia, disiarkan di televisi, dikutip dari The Moscow Times, Rabu (6/10/2021).
Baca Juga: Krisis Energi Jadi Kelemahan Kebijakan Prioritas Xi Jinping
Di tempat berbeda, Eropa justru menganggap Rusia menjadi penyebab dari krisis energi. Mereka menuduh Moskow menahan suplai gas mereka dengan dugaan tujuan politis untuk 'menekan Barat'.
Rusia yang notabene merupakan pemasok gas alam terbesar di Eropa sekitar sebesar 40% ini dituduh membatasi aliran dan memanipulasi harga.
Para pejabat Uni Eropa bahkan sempat melayangkan surat ke Rusia pada bulan lalu, menuduh perusahaan Gazprom bermain harga untuk menekan Eropa agar mengaktifkan proyek pipa gas Nord Stream 2.
Baru-baru ini Presiden Rusia Vladimir Putin dalam pidatonya mengatakan, bahwa krisis energi yang terjadi di Eropa saat ini adalah kesalahan dari kebijakan benua biru tersebut.Putin menilai, salah satu faktor yang mempengaruhi harga adalah kebijakan kontrak jangka panjang Eropa yang menguntungkan pasar spot.
"Mereka (Eropa) telah membuat kesalahan, dan hari ini sangat jelas, bahwa kebijakan ini salah," kata Putin dalam pertemuan dengan para pejabat departemen energi Rusia, disiarkan di televisi, dikutip dari The Moscow Times, Rabu (6/10/2021).
Baca Juga: Krisis Energi Jadi Kelemahan Kebijakan Prioritas Xi Jinping
Di tempat berbeda, Eropa justru menganggap Rusia menjadi penyebab dari krisis energi. Mereka menuduh Moskow menahan suplai gas mereka dengan dugaan tujuan politis untuk 'menekan Barat'.
Rusia yang notabene merupakan pemasok gas alam terbesar di Eropa sekitar sebesar 40% ini dituduh membatasi aliran dan memanipulasi harga.
Para pejabat Uni Eropa bahkan sempat melayangkan surat ke Rusia pada bulan lalu, menuduh perusahaan Gazprom bermain harga untuk menekan Eropa agar mengaktifkan proyek pipa gas Nord Stream 2.
Lihat Juga :