Harga Terjangkau Usai Stock Split, Saham BBCA Diramal Makin Ngacir

loading...
Harga Terjangkau Usai Stock Split, Saham BBCA Diramal Makin Ngacir
Harga saham BBCA setelah stock split diprediksi akan melanjutkan penguatan. Foto/Ist
JAKARTA - Saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) mulai hari ini diperdagangkan dengan harga baru sesuai keputusan pemecahan nilai nominal saham atau stock split. Adapun harga saham BBCA pada saat pembukaan tadi tercatat di Rp7.320 per saham atau setara dengan Rp36.600 per saham sebelum stock split.

Pada penutupan perdagangan hari ini, Rabu (13/10/2021) saham BBCA mengalami kenaikan Rp200 atau 2,73 persen ke Rp7.525 per saham dengan 210,89 juta lembar saham diperdagangkan dan transaksi perdagangan mencapai Rp1,60 triliun.

Baca juga: Perkasa Hingga Akhir Sesi, IHSG Ditutup Menguat 50 Poin ke 6.536

Analis Panin Sekuritas William Hartanto mengatakan, saham BBCA akan menjadi sangat menarik selama periode stock split, di mana para pelaku pasar khususnya investor ritel pasti akan memanfaatkan momentum ini untuk membeli saham BBCA.



"(Stock split BBCA) menarik karena selama ini BBCA banyak peminat tapi karena harganya yang cukup tinggi jadi terkesan mahal, sekarang sudah lebih terjangkau," ujarnya kepada MNC Portal Indonesia (MPI), Rabu (13/10/2021).

Dia memprediksi harga saham BBCA setelah stock split akan melanjutkan penguatan, terlebih stock split hanya memecah harga dan bukan mengubah tren.

Baca juga: Kartini Sjahrir, Adik Menko Luhut Resmi Jabat Komisaris Lippo Karawaci

"(Diprediksi) menguat lanjut karena stock split itu cuma memecah harga aja, bukan mengubah tren. Jadi tinggal lihat saja tren sebelum split, dan itu akan berlanjut setelah split," jelas dia.

Dengan adanya aksi korporasi tersebut, William menyebut terdapat keuntungan yang akan didapatkan BBCA setelah melaksanakan stock split. "Perdagangan lebih likuid dan lebih terjangkau oleh investor ritel," pungkasnya.
(ind)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top