Perilaku Konsumtif Masyarakat, Jadi Pasar Seksi Pinjol Ilegal

Sabtu, 16 Oktober 2021 - 22:10 WIB
loading...
Perilaku Konsumtif Masyarakat,...
Fintech Ilegal marak karena menghadirkan keuntungan berlifat. Foto/Ilustrasi/OJK
A A A
JAKARTA - Sebagai negara yang memiliki populasi yang besar dengan tingkat literasi rendah membuat banyak masyarakat yang terjerat dalam pinjaman online ( pinjol ), khusus pinjol ilegal .

Selain itu, menurut Ketua Umum Asosiasi Fintech Syariah Indonesia Ronald Y. Wijaya, pola hidup masyarakat yang konsumtif menjadikan Indonesia sebagai pasar yang seksi untuk dana dari luar masuk ke Indonesia, salah satunya penyedia pinjol ilegal.

Baca juga: Diteror Pinjol Bodong, SWI Minta Masyarakat Tak Malu Lapor Polisi

"OJK memang sudah memberikan beberapa macam inisiatif untuk menekan angka konsumtif ini. Salah satunya adalah fintech-fintech yang sudah berizin terdaftar harus memberikan pembiayaan yang digunakan untuk produktif," ujarnya dalam MNC Trijaya, Sabtu (16/10/2021).

Ronald mengatakan, saat ini ada 106 fintech legal yang sudah menyalurkan dana. Meski demikian, dirinya menyebut masih lebih banyak jumlah fintech yang ilegal.

"Kondisi itu mengartikan bahwa pinjol ilegal ada poin plusnya. Contoh kalau yang legal, bunga yang diberikan kepada masyarakat maksimal 0,8% per hari. Kalau yang ilegal itu bisa sampai 6%," sambungnya.

Kemudian dari sisi bunga, kalau yang legal, sesuai dengan apa yang diberikan. Jadi bunga yang diberikan mentok sesuai dengan jumlah yang mereka salurkan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
MNC Sekuritas dan Politeknik...
MNC Sekuritas dan Politeknik Negeri Jakarta Bekali Keterampilan Mengelola Keuangan untuk Pelajar SMA YPHB Bogor
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung Edukasi Pasar Modal untuk Mahasiswa Universitas Budi Luhur
Easycash, OJK dan AFTECH...
Easycash, OJK dan AFTECH Perkuat Literasi Keuangan Generasi Muda di Bali
Daftar di Sini dan Simak...
Daftar di Sini dan Simak Webinar Strategi Kelola Keuangan dari MNC Asset Management dan Invesnow!
SYAFIF 2026 di Banjarmasin,...
SYAFIF 2026 di Banjarmasin, Prudential Syariah Gencarkan Literasi Keuangan
Dukung Sekolah Nyaman,...
Dukung Sekolah Nyaman, Pegadaian Praya Edukasi Siswa Siapkan Masa Depan Lewat Emas
Kasus Debt Collector...
Kasus Debt Collector dan Nasabah Digerebek di Purworejo Berakhir Damai
Sambangi MI Raudhatul...
Sambangi MI Raudhatul Azhar, KB Bank Tanamkan Literasi Keuangan Sejak Dini
Kolaborasi CLIK-Muhammadiyah...
Kolaborasi CLIK-Muhammadiyah Perkuat Literasi Data dan Keuangan untuk Dorong Kesejahteraan Masyarakat
Rekomendasi
Toyota Tegaskan AI dan...
Toyota Tegaskan AI dan Robot Tidak Akan Gantikan Manusia
Kronologi Bentrokan...
Kronologi Bentrokan Berdarah Sekelompok Pemuda dengan Warga yang Tewaskan 1 Orang di Menteng
Kisah Dakwah Nabi Muhammad...
Kisah Dakwah Nabi Muhammad di Gua Tsur, Pelajaran Besar dari Hijrah ke Madinah
Berita Terkini
Bidik Calon Kreditur,...
Bidik Calon Kreditur, CLIK Propensity Score Bantu Bank Ambil Keputusan Akurat
Babinsa Awasi Pajak...
Babinsa Awasi Pajak Bisa Picu Persepsi Negatif, DPR: Jangan Sampai Dianggap Mata-mata
Redam Perang Dagang...
Redam Perang Dagang dengan AS, China Usul Pangkas Tarif Rp535 triliun
Tarif 3 Jalan Tol Berpotensi...
Tarif 3 Jalan Tol Berpotensi Naik Tahun Ini, Semuanya di Pulau Jawa
PLN EPI Bidik Pasar...
PLN EPI Bidik Pasar Hidrogen Hijau untuk Industri dan Penerbangan
Hasil Panen Raya, Bulog...
Hasil Panen Raya, Bulog Pede Capai Target Pengadaan 4 Juta Ton Beras
Infografis
Sudaryono, Anak Petani...
Sudaryono, Anak Petani Grobogan yang Dipercaya Jadi Ketua BGN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved