Tunggak Gaji Karyawan, Kantor Pusat DAMRI Digeruduk Serikat Pekerja
Senin, 01 November 2021 - 20:01 WIB
loading...
Usai menghentikan sejumlah rute di Bandung, Perum DAMRI menghadapi tunggakan gaji karyawan. Foto/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - Kepala Divisi Sekretariat Perusahaan DAMRI , Sidik Pramono, menanggapi aksi demonstrasi sejumlah buruh dari Serikat Pekerja Dirgantara, Digital dan Transportasi Federasi Serikat Metal Indonesia (SPDT FSPMI) di depan kantor pusat DAMRI.
Sidik menyampaikan pihak DAMRI akan terus berupaya untuk mendengarkan pernyataan-pernyataan yang menjadi aspirasi dari aksi massa tersebut.
Baca juga: Bus DAMRI Bandung-Ciburuy Akhirnya Kembali Beroperasi
“Benar ada kelompok yang telah melakukan aksi di depan kantor pusat Perum DAMRI tadi siang. Sudah kami tanggapi dan dengarkan,” kata Sidik saat dihubungi MNC Portal Indonesia, Senin (11/10/2021).
Sidik menyampaikan sejumlah pihak dari buruh dan serikat pekerja telah menyerukan sejumlah aspirasi kepada pihak DAMRI atas kasus yang terjadi, mulai dari penutupan operasional hingga penggelapan uang.
“Ya, pada prinsipnya mereka tentu menyampaikan aspirasi kepada kami. Mereka sebenarnya memahami. Kami pada intinya mendengarkan masukan dan poin yang disampaikan oleh para pendemo,” ujarnya.
Sidik menyampaikan pihak DAMRI akan terus berupaya untuk mendengarkan pernyataan-pernyataan yang menjadi aspirasi dari aksi massa tersebut.
Baca juga: Bus DAMRI Bandung-Ciburuy Akhirnya Kembali Beroperasi
“Benar ada kelompok yang telah melakukan aksi di depan kantor pusat Perum DAMRI tadi siang. Sudah kami tanggapi dan dengarkan,” kata Sidik saat dihubungi MNC Portal Indonesia, Senin (11/10/2021).
Sidik menyampaikan sejumlah pihak dari buruh dan serikat pekerja telah menyerukan sejumlah aspirasi kepada pihak DAMRI atas kasus yang terjadi, mulai dari penutupan operasional hingga penggelapan uang.
“Ya, pada prinsipnya mereka tentu menyampaikan aspirasi kepada kami. Mereka sebenarnya memahami. Kami pada intinya mendengarkan masukan dan poin yang disampaikan oleh para pendemo,” ujarnya.
Lihat Juga :