Masuk ke Pasar-pasar, QRIS Bakal Semakin Merakyat
Jum'at, 05 November 2021 - 22:30 WIB
loading...
Penggunaan QRIS untuk transaksi di pasar bakal kian marak. Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Bank Indonesia ( BI ) terus memperluas akses pembayaran digital melalui penggunaan QR Code Indonesian Standard ( QRIS ) di pasar-pasar dan pusat perbelanjaan. BI bersama Kementerian Perdagangan (Kemendag) meluncurkan Program Pasar dan Pusat Perbelanjaan SIAP (Sehat, Inovatif, dan Aman Pakai) QRIS, di Kabupaten Minahasa, Provinsi Sulawesi Utara, Jumat (5/11/2021).
Baca juga: Hingga September 2021, Transaksi EDC BNI Tembus Rp50 Triliun
Peluncuran ini menjadi uji coba (piloting) pasar dan pusat perbelanjaan SIAP QRIS di 51 pasar rakyat dan 45 pusat perbelanjaan di 34 provinsi seluruh Indonesia. Langkah ini diyakini akan memperkuat pencapaian QRIS yang telah menembus angka 12 juta merchant per 1 November 2021 lalu.
Deputi Gubernur BI Sugeng mengatakan, program ini dapat direplikasi di seluruh pasar rakyat dan pusat perbelanjaan. Melalui sinergi yang terjalin baik dengan Kemendag dan otoritas terkait lainnya, BI optimistis program perluasan QRIS di pasar-pasar dapat terus berlanjut.
"Peningkatan kegiatan transaksi di pasar dan pusat perbelanjaan pada akhirnya akan meningkatkan produktivitas sektor riil, seperti petani, produsen, maupun pedagang, yang akan membuat pulihnya daya beli masyarakat sehingga mempercepat pemulihan ekonomi nasional," kata Sugeng.
Baca juga: Hingga September 2021, Transaksi EDC BNI Tembus Rp50 Triliun
Peluncuran ini menjadi uji coba (piloting) pasar dan pusat perbelanjaan SIAP QRIS di 51 pasar rakyat dan 45 pusat perbelanjaan di 34 provinsi seluruh Indonesia. Langkah ini diyakini akan memperkuat pencapaian QRIS yang telah menembus angka 12 juta merchant per 1 November 2021 lalu.
Deputi Gubernur BI Sugeng mengatakan, program ini dapat direplikasi di seluruh pasar rakyat dan pusat perbelanjaan. Melalui sinergi yang terjalin baik dengan Kemendag dan otoritas terkait lainnya, BI optimistis program perluasan QRIS di pasar-pasar dapat terus berlanjut.
"Peningkatan kegiatan transaksi di pasar dan pusat perbelanjaan pada akhirnya akan meningkatkan produktivitas sektor riil, seperti petani, produsen, maupun pedagang, yang akan membuat pulihnya daya beli masyarakat sehingga mempercepat pemulihan ekonomi nasional," kata Sugeng.
Lihat Juga :