Total Selama Pandemi, Garuda Indonesia Sudah PHK 287 Karyawan

Jum'at, 05 Juni 2020 - 18:21 WIB
loading...
Total Selama Pandemi,...
PT Garuda Indonesia Tbk mencatat, setidaknya telah merumahkan atau melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap 287 karyawan selama masa pandemi Covid-19. Foto/SINDO Photo
A A A
JAKARTA - PT Garuda Indonesia Tbk mencatat, setidaknya telah merumahkan atau melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap 287 karyawan selama masa pandemi Covid-19. Berdasarkan data dan penjelasannya , emiten berkode saham GIAA menyebutkan total memiliki sebanyak 7.653 karyawan baik tetap maupun tidak tetap.

Direktur Utama (Dirut) Garuda Indonesia Irfan Setiaputra menjelaskan, saat ini ada 135 pilot berstatus Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) dari total sekitar 1.400 pilot dan co-pilot di tubuh Garuda. Adapun penyelesaian diselesaikan kontrak kerjanya lebih cepat, tetapi tetap dibayar gajinya sesuai masa berakhir kontrak.

“Kami akan menyesuaikan dengan situasi memastikan survive dalam pandemi ini. Ini harap dimengerti. Harap dimengerti karena kita bukan bisnis yang unik jadi apa yang terjadi oleh maskapai di negara lain juga kami alami, makanya kita memphk karyawan agar menyelematkan bisnis," ujar Irfan di Jakarta, Jumat (5/6/2020).

Dia melanjutkan, maskapai pelat merah tersebut menyebutkan karyawan telah menyetujui program inisiatif yang ditawarkan untuk dirumahkan termasuk pekerja kontrak yang dipercepat penyelesaian kontraknya. "Garuda bisa jauh lebih kompetitif, punya cost structure yang lebih sehat, dan punya manajemen yang lebih commited," ungkapnya.

Sambung Irfan menekankan, maskapai tidak akan melakukan aksi PHK susulan kepada para pegawai dan pilot. Hal ini sekaligus membantah kabar yang beredar akan ada gelombang PHK Pilot lagi yang dilakukan Garuda Indonesia. "Ini ada pesan bahwa akan ada ratusan pilot lagi yang akan di PHK, itu tidak benar," tandasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Badai PHK Guncang Inggris...
Badai PHK Guncang Inggris di Tengah Perang AS-Iran, Tembus Rekor Tertinggi 5 Tahun
Biang Kerok PHK, Rupiah...
Biang Kerok PHK, Rupiah Loyo Bikin Ongkos Produksi Membengkak
Gelombang PHK Hantam...
Gelombang PHK Hantam Pulau Jawa, Said Iqbal Ungkap 3 Faktor Penyebabnya
Ancaman PHK 9.000 Karyawan...
Ancaman PHK 9.000 Karyawan Mengintai RI Tiga Bulan Lagi, Ratusan Sudah Diputus Kerja
Gelombang Badai PHK...
Gelombang Badai PHK Masih Marak, Klaim JHT dan JKP Naik Tajam
Larangan Bahan Tambahan...
Larangan Bahan Tambahan Rokok Dinilai Tekan Industri Kretek, Bisa Picu PHK Massal
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Antisipasi Ancaman PHK Massal di Industri Hasil Tembakau
Wanita Ini Dipecat karena...
Wanita Ini Dipecat karena Suaminya Kerja di Perusahaan Saingan, Urusannya sampai Pengadilan
Gelombang PHK di Tengah...
Gelombang PHK di Tengah Krisis Energi Ungkap Rapuhnya Fondasi Ekonomi China
Rekomendasi
Mobil Listrik Luce Picu...
Mobil Listrik Luce Picu Kontroversi, Ferrari Dijatuhkan Denda
Tak Hanya Cantik, Audisi...
Tak Hanya Cantik, Audisi Miss Indonesia 2026 Mencari Talenta Terbaik Mulai dari Manner Impressive hingga Smart Social
ByteDance Respons Soal...
ByteDance Respons Soal Kehadiran Mobil Listrik TikTok
Berita Terkini
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Mager di Rp2,73 Juta per Gram, Berikut Rinciannya
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Perkuat Ketahanan Pangan Melalui Program CID
BUMN Mulai Pangkas Anak...
BUMN Mulai Pangkas Anak Usaha, dari Pupuk Indonesia sampai PLN
WYCE Targetkan Penjualan...
WYCE Targetkan Penjualan 100.000 Boks pada Tahun Pertama
10 Negara Produsen Pertanian...
10 Negara Produsen Pertanian Terbesar di Dunia, Indonesia Urutan Berapa?
DPR Solid Tolak Aturan...
DPR Solid Tolak Aturan Kemasan Polos Produk Tembakau dari Kemenkes
Infografis
Head to Head Irak vs...
Head to Head Irak vs Indonesia, Skuad Garuda Dihantui Rekor Buruk
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved