Gaji PNS Dipotong 3% untuk Iuran Tapera Tahun Depan, Selanjutnya BUMN dan Swasta
Jum'at, 05 Juni 2020 - 20:25 WIB
loading...
Pemerinah akan mulai menarik iuran sebesar 3% kepada para Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera) tahun depan, yang selanjutnya kepesertannya bakal meluas. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Pemerinah akan mulai menarik iuran sebesar 3% kepada para Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera). Penarikan iuran sebesar 3% tersebut akan dimulai pada 2021 mendatang.
Komisioner BP Tapera Adi Setianto mengatakan, Tapera bakal menghimpun dana para pegawai secara bertahap. Sebagai langkah awal, dia bakal membangun badan yang kredibel, serta mengawal pengalihan Taperum PNS ke BP Tapera, sebagaimana Keppres No 14/1993 dan Keppres 46/1994.
"Kami mendapat amanah sesuai UU adalah bertugas menghimpun dana murah jangka panjang yang layak dan terjangkau, dan untuk mewujudkan mimpi rumah pertama. Jadi kami bangun kredibilitas badan dan kemudian fokus ke ASN yang dulu peserta Taperum. Di 2021 kita mengawal pengalihan program FLPP bersatu ke dalam BP Tapera. Ini fokus kami 2 tahun pertama," ujarnya dalam telekonferensi, Jumat (5/6/2020).
Setelah ASN lanjut Adi, BP Tapera akan memperluas penarikan iuran menuju BUMN, BUMD serta TNI dan Polri. Rencanannya langkah ini akan dilakukan pada 2022 dan 2023 mendatang
Sementara untuk pihak swasta ditargetkan bisa mulai dilakukan paling lambat 7 tahun setelah PP diterbitkan. Namun langkah tersebut bisa dilakukan saat institusi ini sudah mendapatkan kepercayaan. "Segmentasi beralih ke BUMN BUMD BUMdes dan TNI Polri, kemudian pengembangan layanan Tapera melalui aplikasi digital platform," jelasnya.
Komisioner BP Tapera Adi Setianto mengatakan, Tapera bakal menghimpun dana para pegawai secara bertahap. Sebagai langkah awal, dia bakal membangun badan yang kredibel, serta mengawal pengalihan Taperum PNS ke BP Tapera, sebagaimana Keppres No 14/1993 dan Keppres 46/1994.
"Kami mendapat amanah sesuai UU adalah bertugas menghimpun dana murah jangka panjang yang layak dan terjangkau, dan untuk mewujudkan mimpi rumah pertama. Jadi kami bangun kredibilitas badan dan kemudian fokus ke ASN yang dulu peserta Taperum. Di 2021 kita mengawal pengalihan program FLPP bersatu ke dalam BP Tapera. Ini fokus kami 2 tahun pertama," ujarnya dalam telekonferensi, Jumat (5/6/2020).
Setelah ASN lanjut Adi, BP Tapera akan memperluas penarikan iuran menuju BUMN, BUMD serta TNI dan Polri. Rencanannya langkah ini akan dilakukan pada 2022 dan 2023 mendatang
Sementara untuk pihak swasta ditargetkan bisa mulai dilakukan paling lambat 7 tahun setelah PP diterbitkan. Namun langkah tersebut bisa dilakukan saat institusi ini sudah mendapatkan kepercayaan. "Segmentasi beralih ke BUMN BUMD BUMdes dan TNI Polri, kemudian pengembangan layanan Tapera melalui aplikasi digital platform," jelasnya.
Lihat Juga :