Dari Banyuwangi, RI Ekspor 1 Juta Liter Reduktan Pestisida ke Malaysia

Selasa, 30 November 2021 - 14:02 WIB
loading...
Dari Banyuwangi, RI...
Penggunaan campuran reduktan diklaim bisa mengurangi penggunaan pestisida hingga 50% sehingga lebih ramah lingkungan. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Perusahaan kimia agri PT Pandawa Agri Indonesia pada hari ini melepas ekspor 1 juta liter reduktan pestisida ke Malaysia. Ini merupakan kali kedua ekspor yang dilakukan perusahaan asal Banyuwangi itu.

Hadi dalam upacara pelepasan tersebut Direktur Kerja Sama Pengembangan Ekspor Kementerian Perdagangan (Kemendag) Marolop Nainggolan beserta CEO Pandawa Agri Indonesia Kukuh Roxa Putra Hadriyono dan Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemkab Banyuwangi Dwiyanto.

"Tentunya kita bangga atas capaian PT Pandawa Agri Indonesia untuk melakukan ekspor 1 juta liter produk reduktan. Saya sebagai orang Indonesia lebih bangga lagi karena menurut informasi ini satu-satunya di dunia sekarang," ujar Marolop dalam sambutannya di Banyuwangi, Selasa (30/11/2021).

Baca juga: Ekspor Mobil Tembus Rp37,6 Triliun, Bukti Indonesia Bersaing di Kancah Global

Menurut dia, dengan produk yang berkelanjutan, PT Pandawa Agri Indonesia sudah mendapat tempat di pasar global. Marolop juga yakin ke depannya perusahaan bisa masuk ke pasar yang lebih luas lagi. "Pelepasan ekspor ini membuktikan perusahaan di dunia luar sana telah memberikan perhatian cukup besar untuk produk seperti ini," ucapnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dana Pensiun PNS Malaysia...
Dana Pensiun PNS Malaysia Jadi Korban eFishery, Kerugian Capai Rp855 Miliar
Minat Berkurang, Harga...
Minat Berkurang, Harga Patokan Ekspor Emas Turun di Periode Juli 2026
Hutan Gundul, Cadangan...
Hutan Gundul, Cadangan Devisa Menguap! Mantan Menkeu Bongkar Patgulipat Ekspor Tambang
Mantan Menkeu Ungkap...
Mantan Menkeu Ungkap 3 Gol Besar Sistem Ekspor Satu Pintu yang Dipuji S&P
Ekonomi China Kuartal...
Ekonomi China Kuartal II Tumbuh 4,3%, Terendah dalam 3 Tahun Terakhir
Perang dengan AS Kian...
Perang dengan AS Kian Memanas, Iran Ancam Hentikan Semua Ekspor Energi dari Timur Tengah
Dana Pensiun ASN Malaysia...
Dana Pensiun ASN Malaysia Rp717 Miliar Lenyap dalam Skandal eFishery, KPK Negeri Jiran Turun Tangan
Genting Highlands Segera...
Genting Highlands Segera Punya Hotel Extended Stay Terbesar, Buka Mulai 2028
5 Strategi Jitu Tingkatkan...
5 Strategi Jitu Tingkatkan Popularitas, PM Anwar Ibrahim Gunakan Kembaran ala PMX.AI
Rekomendasi
Sebelum Ditangkap KPK,...
Sebelum Ditangkap KPK, Bupati Lombok Barat Sempat Nobar Piala Dunia 2026
Setelah Sintya Marisca,...
Setelah Sintya Marisca, VISION+ Perkenalkan Jeremie Tobing di First Look My Chef in Crime
Dosen UGM Kena Doxing...
Dosen UGM Kena Doxing usai Komentari Mutasi ASN Kementerian PU, Dody Hanggodo Bersumpah Tak Tahu
Berita Terkini
Prabowo: 66,4 Juta Warga...
Prabowo: 66,4 Juta Warga RI Dapat LPG Subsidi, Lebih Banyak dari Penduduk Singapura
Menanti Peran Besar...
Menanti Peran Besar Pertamina dalam Proyek LNG Kelas Dunia Blok Masela
Purbaya Segera Temui...
Purbaya Segera Temui Kepala BGN, Bahas Pemotongan Anggaran MBG
Soal Investor PFII Bebas...
Soal Investor PFII Bebas Pajak hingga 50 Tahun, Purbaya: Masih Belum Tentu
Purbaya: Stabilitas...
Purbaya: Stabilitas Sistem Keuangan Tetap Terjaga di Semester I 2026
Enam Minggu Beroperasi,...
Enam Minggu Beroperasi, DSI Himpun Devisa USD10,5 Miliar
Infografis
Logo HUT ke-80 RI, Ini...
Logo HUT ke-80 RI, Ini Penjelasan Angka 80 Warna Merah-Putih dengan Garis Infinity
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved