Banyak Pekerja Tak Sesuai Bidang Pendidikan, Kemnaker Ungkap Solusinya

Jum'at, 03 Desember 2021 - 23:30 WIB
loading...
Banyak Pekerja Tak Sesuai...
Saat ini banyak pekerja yang bekerja tak sesuai dengan bidang pendidikan. Foto/FaisalRahman/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Saat ini banyak pekerja yang bekerja tidak sesuai dengan bidang studi mereka di pendidikan formal, baik di SMK, SMA, maupun perguruan tinggi. Situasi itulah yang menjadi dasar perlunya melakukan analisa serta menyimpulkan segala permasalahan link and match.

Baca juga: Jokowi Ingatkan Varian Omicron Bisa Dibawa Bule-bule dan Pekerja Migran

"Permasalahan link and match merupakan tantangan tidak hanya bagi pemerintah, namun bagi kita semua untuk mencari solusi terbaik di sektor ketenagakerjaan," kata Sekretaris Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) Anwar Sanusi di Jakarta, Jumat (3/12/2021).

Anwar Sanusi mengatakan, analisa pasar kerja dari sektor ketenagakerjaan dapat menjadi jalan keluar menghadapi tantangan link and match tenaga kerja. Hasil analisa pasar kerja memberikan rekomendasi bagi pemerintah dalam mengambil langkah terkait ketenagakerjaan.

Menurutnya, diperlukan sinergitas dan kolaborasi antara pemerintah dengan stakeholders terkait dalam memperoleh satu data ketenagakerjaan. "Oleh karena itu diharapkan dari pusat karier yang ada di perguruan tinggi ada sinergi dan kolaborasi dengan pemerintah, khususnya Kemnaker," ucapnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Program Pendidikan Kesetaraan...
Program Pendidikan Kesetaraan MHU Cetak Ratusan Tenaga Kerja
Program Pelatihan Vokasi...
Program Pelatihan Vokasi buat Tamatan SMK/SMA Dibuka! Kuotanya 70 Ribu, Uang Saku Rp20 Ribu/Hari
150 Ribu Peserta Magang...
150 Ribu Peserta Magang Nasional 2026 Digaji UMP, Di Jakarta Dapat Rp5,7 Juta
EduCARE Journey: Saat...
EduCARE Journey: Saat CEO Turun Langsung ke Kelas untuk Anak-anak Indonesia
Kondisi Angkatan Kerja...
Kondisi Angkatan Kerja RI: 7,2 Juta Pengangguran, 98,58 Juta Bekerja Penuh Waktu, Freelance 38,35 Juta
Outsourcing Kini Dibatasi,...
Outsourcing Kini Dibatasi, Ini Daftar Profesi yang Diizinkan
Ledakan Galian Pipa...
Ledakan Galian Pipa di Fatmawati Jaksel, 2 Pekerja Terluka
7 Terdakwa Kasus Suap...
7 Terdakwa Kasus Suap Sertifikasi K3 Kemnaker Dihukum 4 hingga 6,5 Tahun Penjara
2 Pengusaha Divonis...
2 Pengusaha Divonis 1,5 Tahun Penjara, Kuasa Hukum: PT KEM Korban Sistem di Kemnaker
Rekomendasi
Meta Akui Chatbot AI...
Meta Akui Chatbot AI Menyebabkan Ribuan Akun Instagram Diretas
Eks Waka BGN Sony Sonjaya...
Eks Waka BGN Sony Sonjaya Ajukan JC, Sebut 20 Nama Besar Diduga Terlibat Korupsi
Jadi Penasihat Presiden,...
Jadi Penasihat Presiden, Said Iqbal Tegaskan Buruh Tetap Bisa Demo Sesuai Aturan
Berita Terkini
Bank Mantap Serahkan...
Bank Mantap Serahkan Santunan kepada Ahli Waris Jenderal Purn Ryamizard Ryacudu
Heboh Kabar Direksi...
Heboh Kabar Direksi PLN Dirombak, Bos BP BUMN Buka Suara
BPDP, Ditjenbun dan...
BPDP, Ditjenbun dan AKPY Latih 122 Pekebun Sawit OKI Tingkatkan Kualitas Panen
24 Negara Pembeli Minyak...
24 Negara Pembeli Minyak Terbesar AS, Cek Posisi Indonesia
Pegadaian Gelar Literasi...
Pegadaian Gelar Literasi Keuangan dan Investasi Emas di Kemendes PDT
RupiahCepat dan Bank...
RupiahCepat dan Bank DBS Kolaborasi Perluas Akses Pembiayaan
Infografis
3 Proyek Kereta Cepat...
3 Proyek Kereta Cepat Termahal di Dunia, Whoosh Tak Masuk Hitungan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved