Ekspor Perhiasan ke 35 Negara, UBS Gold Diganjar Primaniyarta Award 2021

Selasa, 07 Desember 2021 - 22:11 WIB
loading...
Ekspor Perhiasan ke...
Wamendag Jerry Sambuaga (batik cokelat/pink dan berkacamata) saat menyerahkan Penghargaan Primaniyarta di Jakarta, Jumat (26/11/2021). Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Produk perhiasan buatan Indonesia terbukti tak kalah saing dengan produk luar. Sejumlah produsen perhiasan dalam negeri bahkan telah berhasil merambah pasar mancanegara dan secara konsisten meningkatkan ekspornya.

Salah satu pemain lama di industri perhiasan emas dan logam mulia di Tanah Air adalah PT Untung Bersama Sejahtera atau dikenal juga dengan UBS Gold yang telah beroperasi selama empat dekade. Dalam 26 tahun terakhir, UBS Gold juga konsisten mengekspor produk-produk perhiasannya dan kini telah merambah 35 negara di 5 benua.

Berkat konsistensi dalam ekspor tersebut, UBS Gold diganjar penghargaan Primaniyarta Award 2021 oleh Kementerian Perdagangan (Kemendag). Ajang penghargaan ini merupakan apresiasi pemerintah Indonesia atas kinerja baik dari perusahaan-perusahaan pelaku usaha eksportir berbagai bidang bisnis di Indonesia.



Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) Jerry Sambuaga pada acara penyerahan Penghargaan Primaniyarta di Jakarta, Jumat (26/11/2021) menyatakan, Primaniyarta Award merupakan penghargaan tertinggi yang diberikan pemerintah untuk para eksportir berprestasi dalam meningkatkan nilai ekspornya secara berkesinambungan. Artinya, produk semakin diterima dan mendapatkan akses secara berkelanjutan ke pasar mancanegara.

UBS Gold bersama 13 perusahaan lainnya mendapat kepercayaan dari pemerintah dengan menerima penghargaan Primaniyarta. Ini merupakan penghargaan kali kedua yang diterima perseroan. Sebelumnya, pada 2019 UBS Gold mendapat Penghargaan Primaniyarta Award kategori Eksportir Berkinerja dan pada tahun ini UBS Gold mendapatkan Penghargaan Primaniyarta Award Kategori Eksportir Produk Teknologi Tinggi.

Chief Marketing Officer UBS Gold Catur R. Limas mengatakan, Primaniyarta Award diharapkan bisa menjadi pendorong bagi UBS Gold untuk turut membawa industri perhiasan emas sebagai salah satu akselerator pemulihan ekonomi nasional. Menurut dia, inovasi dan kreatifitas selalu menjadi semangat UBS Gold dalam menghasilkan koleksi signature jewelry dan logam mulia berkualitas.

"UBS Gold selalu memastikan adopsi dan implementasi teknologi terkini untuk menghasilkan produk-produk perhiasan emas yang cantik dan indah, serta desainnya selalu relevan dengan perkembangan tren zaman seperti era digitalisasi ini," ujarnya, dikutip Selasa (7/12/2021).



Dia menambahkan, Indonesia merupakan salah satu negara eksportir perhiasan emas terpenting. Untuk itu, UBS Gold juga terus berkreasi agar industri perhiasan emas Indonesia dapat terus disegani di kancah Internasional.

"Kiranya Primaniyarta Award di tahun-tahun mendatang terus dapat menjadi motivator penting bagi para eksportir untuk membawa negeri ini menuju Indonesia Emas!” tuturnya.

Lebih lanjut, UBS Gold juga mengajak masyarakat untuk terus mendukung dan membeli produk-produk asli buatan anak bangsa, termasuk juga emas yang tak hanya menjadi perhiasan tapi juga salah satu instrumen investasi.

"Emas merupakan pilihan investasi jangka panjang yang tepat karena tidak hanya memiliki benefit memperindah tampilan seseorang namun juga memberikan manfaat sebagai dana darurat dalam berbagai kondisi," pungkasnya.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Ekspor Perhiasan Melonjak...
Ekspor Perhiasan Melonjak 18,66 Persen, Nilainya Tembus Rp55,8 Triliun
Sukseskan Masa Depan...
Sukseskan Masa Depan Ritel di Asia dengan Strategi Inovatif
Lindungi Barang Berharga...
Lindungi Barang Berharga Milik Perusahaan, Chubbsafes Luncurkan Brankas Canggih
Ikut Ramaikan Jakarta...
Ikut Ramaikan Jakarta International Jewellery Fair, Lotus Siap Ekspansi
Perhiasan Limbah Kaca...
Perhiasan Limbah Kaca UMKM Binaan Pertamina Tembus Pasar Ekspor
Sukses! Indonesia Ekspor...
Sukses! Indonesia Ekspor Perhiasan Emas Pertama ke UEA dalam Kerangka I-UAE CEPA
Ekspor Perhiasan Indonesia...
Ekspor Perhiasan Indonesia Kian Gemerlap, Tembus Rp34 Triliun
Mendulang Untung dari...
Mendulang Untung dari Limbah Harta Karun
Bisnis Emas Tetap Bersinar...
Bisnis Emas Tetap Bersinar Saat Pandemi, Ini Sebabnya
Rekomendasi
Ducati Desmo450 MX Mesin...
Ducati Desmo450 MX Mesin 1 Silender 449cc dengan Bobot Ringan
Arus Balik Palikanci...
Arus Balik Palikanci menuju Cipali Padat Merayap Sore Ini
Tahun 2018 Calvin Verdonk...
Tahun 2018 Calvin Verdonk Jadi Fans, Tahun 2025 Pemain Gacoan Timnas Indonesia
Berita Terkini
Ditampar Tarif Impor...
Ditampar Tarif Impor Baru Trump, IHSG Diramal Ambruk Lagi ke 6.150
1 jam yang lalu
Eropa Butuh Rp182,5...
Eropa Butuh Rp182,5 Triliun demi Mengamankan Pasokan 250 Kargo Gas Alam Cair
2 jam yang lalu
Tarif Impor Terbaru...
Tarif Impor Terbaru Trump Hantam Negara-negara Termiskin, Bagaimana Nasibnya
4 jam yang lalu
KAI Group Angkut 16,3...
KAI Group Angkut 16,3 Juta Penumpang Selama Angkutan Lebaran 2025
6 jam yang lalu
Harga Minyak Ikut Lunglai...
Harga Minyak Ikut Lunglai Terpukul Tarif Resiprokal Trump
7 jam yang lalu
Pascalebaran, Harga...
Pascalebaran, Harga Beras, Bawang, Cabai, hingga Daging Mulai Turun
8 jam yang lalu
Infografis
2 Negara NATO akan Kirim...
2 Negara NATO akan Kirim Jet Tempur dan Kapal Perang ke Ukraina
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved