Top Dah! Usai Amerika, Startup Ojek Payung Gratis Ini Siap Rambah Eropa

Kamis, 27 Januari 2022 - 09:53 WIB
loading...
Top Dah! Usai Amerika,...
Rentbrella siap ekspansi Eropa. Foto/New York Post
A A A
JAKARTA - Keren! Setelah sukses di negaranya, sebuah aplikasi berbagi payung bersiap untuk memperluas bisnisnya ke Eropa. Sebelumnya, perusahaan asal Brasil ini baru saja menjajaki pasar New York, Amerika Serikat .

Baca juga: AS Tolak Tuntutan Rusia Larang Ukraina Gabung NATO, Ketegangan Kian Memanas

Rentbrella, nama perusahaan pembuat aplikasi ojek payung, diluncurkan pada 2018 di Sao Paulo, Brasil, sebuah kota yang terkenal dengan hujan musim di sore hari yang sangat deras. Startup ini menawarkan aplikasi yang memungkinkan pelanggan untuk meminjam payung dari kios otomatis dan menggunakannya secara gratis selama 24 jam.

Penggunaan kios otomatis tempat memulangkan payung inilah yang membedakan dengan "ojek payung" lainnya yang telah lebih dahulu ada di negara lain. Sebut saja misalnya E Umbrella yang ada di China.

Selain adanya kios, pengguna yang tidak mengembalikan payung dalam 24 jam akan dikenakan biaya USD2 (Rp28.600/kurs Rp14.300) untuk hari kedua berdasarkan paket harga. Selanjutnya USD2 lagi untuk hari ketiga. Ketika biaya harian mencapai USD16 (228 ribu), pengguna dianggap membeli payung itu dan boleh menyimpannya.

Prinsip ojek payung online ini mirip-mirip dengan penyewaan sepeda yang ada di beberapa kota besar di dunia. Termasuk Bike Sharing yang ada di Jakarta.

Pengguna Rentbrella cukup menggunakan aplikasi di ponsel pintar untuk memindai kode yang memungkinkan mereka membuka kunci dan mengembalikan payung di kios yang berbeda. Lewat aplikasi juga terdata siapa-siapa saja yang belum, sudah mengembalikan atau tidak mengembalikannya sama sekali.



Freddy Marcos, salah satu dari tiga pendiri perusahaan, mengatakan bahwa Rentbrella bertujuan untuk memperluas setidaknya 10 negara lain di Eropa dalam dua tahun ke depan.

Di New York sendiri perusahaan ini sudah menghadirkan 35 kios, yang masing-masing memiliki 100 payung. Bekerja sama dengan sejumlah perusahaan real estate di sana, Rentbrella berencana menambah 100 kios lagi di seluruh Amerika Serikat tahun ini.

"Hal terbaik tentang itu adalah gratis," kata salah satu pendiri Ary Krivopisk, seperti dikutip dari Reuters, Kamis (27/1/2022).

Ary juga menambahkan bahwa Rentbrella akan melebarkan sayap bisnis ke London awal tahun ini. Selain dari biaya sewa dan jualan payung, perusahaan juga berencana mendulang pendapatan dari iklan yang dicetak di payung.

Startup yang sejauh ini telah mengumpulkan USD7 juta (Rp100 miliar) dari investor yang dirahasiakan ini memiliki sekitar 40.000 payung yang tersedia di Sao Paulo. Peluang pengembangan bisnis ini membuat Rentbrella menargetkan untuk menjual sahamnya di bursa (IPO).

Baca juga: Ghozali Everyday Bayar Pajak di KPP Pratama Semarang, Netizen: Mukanya Melas

"Kami memiliki ekspansi besar yang harus dilakukan di lusinan negara, tetapi IPO adalah sesuatu yang ada di radar kami di masa depan," jelas Ary.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Indonesia Negara Kaya...
Indonesia Negara Kaya Batu Bara, Mengapa Justru Impor dari AS?
Iran Gunakan Selat Hormuz...
Iran Gunakan Selat Hormuz Jegal Tekanan AS, Pasar Minyak Dunia Ketar-ketir
Cadangan Energi AS Ternyata...
Cadangan Energi AS Ternyata Keropos: Stok Minyak Dikuras Habis, Stok Terendah Sejak 1983!
Amran Klaim Teknologi...
Amran Klaim Teknologi Pertanian Papua Setara dengan Jepang dan AS
Krisis Keuangan, PBB...
Krisis Keuangan, PBB Terancam Bangkrut
MPIX Tunjuk Nurfaizi...
MPIX Tunjuk Nurfaizi Suwandi jadi Komisaris Independen, Pertegas Ekspansi ke Remitansi Pekerja Migran
Trump Bela Intervensinya...
Trump Bela Intervensinya yang Batalkan Kartu Merah Striker AS di Piala Dunia
AS Ketar-ketir dengan...
AS Ketar-ketir dengan Senjata Nuklir China usai Kapal Selam Beijing Tembakkan Rudal Antarbenua
Iran Merudal Kapal Tanker...
Iran Merudal Kapal Tanker Minyak di Selat Hormuz, Situasi Memanas Lagi
Rekomendasi
Padukan Sport Science...
Padukan Sport Science dan Karakter, Alumni S2 IKESOR FK Unair Tembus Sepak Bola Internasional
Inovasi AI Sampah Semarang...
Inovasi AI Sampah Semarang Raih Guangzhou Award 2026
Tips Redakan Nyeri Kepala...
Tips Redakan Nyeri Kepala Nyut-nyutan dari Dokter, Sederhana Pakai Bola Tenis
Berita Terkini
Genera-Z Berbakti BCA...
Genera-Z Berbakti BCA Siapkan Mahasiswa Implementasikan Solusi bagi Desa Wisata
Kapal Tanker Kembali...
Kapal Tanker Kembali Diserang di Selat Hormuz, Harga Minyak Langsung Terbang
Pertamina Evaluasi Insiden...
Pertamina Evaluasi Insiden Mobil Tangki di Cianjur, Pasokan BBM Dipastikan Aman
Bertemu PM Modi, Prabowo...
Bertemu PM Modi, Prabowo Minta QRIS Segera Bisa Dipakai di India
Setelah 24 Tahun Vakum,...
Setelah 24 Tahun Vakum, Sumur LLA-5 PHE ONWJ Hasilkan Minyak 780 Barel per Hari
Pulihkan Harapan, Brantas...
Pulihkan Harapan, Brantas Abipraya Bersama PU Hadir dalam Penanganan Pascabencana di Sumatera
Infografis
Amerika Serikat Siap...
Amerika Serikat Siap Membangun Jalur Kereta di Permukaan Bulan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved