Seruan Boikot McDonald's dan Coca-Cola Menggema karena Masih Beroperasi di Rusia

Selasa, 08 Maret 2022 - 09:24 WIB
loading...
A A A
Pada tahun 2021, ia mengatakan bahwa mereka bertujuan untuk membuka sekitar 100 restoran setiap tahun di Rusia.

Dalam informasi yang baru-baru ini dipublikasikan di situs webnya, McDonald's mengungkapkan, bahwa mereka memiliki 847 toko di Rusia. Perusahaan ini juga memiliki sebagian besar outlet mereka sendiri, sedangkan di seluruh dunia sebagian besar biasanya dioperasikan oleh franchisee.

Baik McDonald's dan Pepsi telah hadir di Rusia selama beberapa dekade. Sementara itu Thomas DiNapoli, selaku pengawas keuangan dana pensiun umum negara bagian New York, menulis surat kepada perusahaan, menurut laporan Reuters.

Dimana isinya mendesak McDonald's dan Pepsi untuk meninjau bisnis mereka di Rusia karena mereka menghadapi "risiko hukum, kepatuhan, operasional, hak asasi manusia dan rusaknya reputasi yang signifikan dan jangka panjang".

Seringkali, pemilik waralaba akan dapat mengambil keputusan apakah akan menutup rantai atau tidak, tergantung pada ketentuan perjanjian yang mungkin mereka miliki dengan rantai makanan besar seperti KFC atau Starbucks.

Dalam sebuah pernyataan baru-baru ini, Bos Starbucks, Kevin Johnson menggambarkan, serangan terhadap Ukraina sebagai agresi militer yang "tidak beralasan" dan "tidak adil".

Tetapi sebagian besar tokonya di Rusia tetap terbuka, menurut situs webnya. Sebagian besar waralaba ini dijalankan oleh Alshaya Group yang berbasis di Kuwait.

Etika Bisnis

Direktur Institute for Business Ethics, Dr Ian Peters mengatakan, "Ini bukan waktunya untuk duduk di pagar.

"Dunia kemungkinan akan menilai perusahaan dengan apa yang mereka lakukan dalam keadaan seperti itu, dan penilaian etis akan sama pentingnya dengan mematuhi peraturan dan sanksi yang dipimpin pemerintah."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
Daftar Negara Pengguna...
Daftar Negara Pengguna Energi Nuklir Terbesar di Dunia, Siapa Juaranya?
10 Negara dengan Ketergantungan...
10 Negara dengan Ketergantungan Sumber Daya Alam Tertinggi di Dunia, Ada Indonesia?
BRICS Jadi Senjata Terakhir...
BRICS Jadi Senjata Terakhir Indonesia jika Impor 150 Juta Ton Barel Minyak Rusia Batal
Inggris Caplok Armada...
Inggris Caplok Armada Bayangan Rusia, Akankah Picu Perang Besar?
Perseteruan Memanas,...
Perseteruan Memanas, Jet Tempur Swedia Cegat Pesawat Militer Rusia
Jenderal Jerman Duga...
Jenderal Jerman Duga Rusia Bakal Kerahkan Senjata Nuklir ke Luar Angkasa, Bisa Picu Kiamat Satelit
Rekomendasi
Prabowo Panggil Purbaya...
Prabowo Panggil Purbaya hingga Bahlil ke Kertanegara, Ini yang Dibahas
Jerman Bantai Curacao...
Jerman Bantai Curacao 7-1, Der Panzer Meledak di Laga Perdana Piala Dunia 2026
Warga China dan Rusia...
Warga China dan Rusia Berlomba Melahirkan Bayi di AS demi Status Kewarganegaraan
Berita Terkini
Sensus Ekonomi 2026...
Sensus Ekonomi 2026 Resmi Dimulai Besok 15 Juni 2026, Usaha Nasional Didata Tanpa Terkecuali
Prabowo Perintahkan...
Prabowo Perintahkan Rosan Jelaskan Kondisi Investasi RI di Istana Merdeka Besok
Mengapa Harga Pertamax...
Mengapa Harga Pertamax Naik? Kemkomdigi: Karena Indonesia Tak Hidup Sendirian
Siap-siap! Harga Rumah...
Siap-siap! Harga Rumah Subsidi Bakal Naik, Ini Penyebabnya
Dorong Penguatan Pendidikan...
Dorong Penguatan Pendidikan Vokasi Ganda, Endress+Hauser Gelar Education Forum 2026
IHSG Besok Berpeluang...
IHSG Besok Berpeluang Lanjut Reli ke Level 6.100, Intip Faktor Pendongkraknya
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved